7.000 Barang mulai HP hingga Tumbler Tertinggal di LRT Selama 2025, Total Nyaris Rp800 Juta

Rabu, 07 Januari 2026 - 15:41 WIB
loading...
7.000 Barang mulai HP...
Sepanjang 2025 sebanyak 7.000 barang aneka jenis milik penumpang tertinggal di rangkaian kereta dan area Stasiun LRT Jabodebek. Nilai totalnya ditaksir hampir Rp800 juta. Foto: Mei Sada Sirait
A A A
JAKARTA - Sepanjang 2025 sebanyak 7.000 barang aneka jenis milik penumpang tertinggal di rangkaian kereta dan area Stasiun LRT Jabodebek . Nilai totalnya ditaksir hampir Rp800 juta. Handphone atau HP dan Tumbler mendominasi jenis barang yang tertinggal.

Jenis barang elektronik lainnya yang banyak tertinggal di LRT yakni laptop, smartwatch, dan tempat earphone nirkabel atau TWS. Sementara, barang-barang nonelektronik yang banyak tertinggal selain Tumbler adalah tempat makanan, payung, topi, kacamata, kartu uang elektronik, jam, dan beragam aksesoris.

Baca juga: Rincian Jam Operasional LRT Jabodebek Berikut Tarifnya

Menurut Manager Public Relations LRT Jabodebek Radhitya Mardika, hampir 50 persen barang yang tertinggal berhasil dikembalikan kepada pemiliknya, sementara sisanya masih dalam pengelolaan petugas.

”Ada 6.995 barang yang tertinggal dengan estimasi nilai mencapai Rp797,7 juta. Sebanyak 3.399 barang berhasil dikembalikan kepada pemiliknya,” ujar Radhitya di Jakarta, Rabu (7/1/2026).

Di tengah kepadatan dan ritme perjalanan harian, pengelolaan barang bawaan menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan bersama. Transportasi publik merupakan ruang bersama yang menuntut kesadaran kolektif antarpengguna. “Ketika barang bawaan ditempatkan secara tepat, ruang perjalanan dapat tetap berfungsi optimal bagi semua pengguna,” katanya.

Untuk mendukung kenyamanan perjalanan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyediakan layanan penitipan barang di Stasiun Halim yang beroperasi setiap hari pukul 05.00–23.00 WIB. Durasi penitipan maksimal 72 jam. Layanan ini memberikan fleksibilitas bagi penumpang yang melanjutkan perjalanan dengan moda lain tanpa harus membawa seluruh barang ke dalam kereta.

Layanan penitipan barang dan lost and found merupakan bagian dari upaya menghadirkan sistem transportasi publik yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat urban. “Pengaturan bagasi, penitipan barang, hingga layanan barang temuan menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, tertib, dan berkelanjutan,” ujar Radhitya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Libur Panjang, Jumlah...
Libur Panjang, Jumlah Penumpang LRT Jabodebek Melonjak
Hari Kedua Long Weekend,...
Hari Kedua Long Weekend, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Pasar Senen
Viral Kasus Tumbler,...
Viral Kasus Tumbler, KAI Jamin Argi Hari Ini Kembali Bekerja
Asdo Artriviyanto Dicopot...
Asdo Artriviyanto Dicopot dari Jabatan Dirut KCI Imbas Tumbler Hilang?
Libur Panjang Maulid...
Libur Panjang Maulid Nabi, Penumpang Whoosh Melonjak hingga 20 persen
2 Calon Penumpang di...
2 Calon Penumpang di Bandara Pekanbaru Tertangkap Bawa 2 Kg Sabu, Diselipkan di Dekat Kemaluan
AS Bakal Batasi Penerbangan...
AS Bakal Batasi Penerbangan Internasional, Picu Kekacuan Jutaan Penumpang Global
Joy Air Bangkrut, Ribuan...
Joy Air Bangkrut, Ribuan Penumpang di China Telantar
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Penumpang Whoosh Tembus 53.000
Rekomendasi
Bulog Buka Gudang untuk...
Bulog Buka Gudang untuk Mahasiswa UGM, Dirut: Lihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras
Dipercaya 23,3 Juta...
Dipercaya 23,3 Juta Pelaku Usaha Ultra Mikro, PNM Ungkap Pentingnya Integritas
Mau Beli Mobil Baru...
Mau Beli Mobil Baru atau Bekas? OLX Kini Sediakan Keduanya dalam Satu Platform
Berita Terkini
Keterbatasan SDM Jadi...
Keterbatasan SDM Jadi Tantangan di Papua, Talius Tabuni Dukung Penguatan Program Beasiswa Puncak Cerdas
Helaran Mapag Pajajaran...
Helaran Mapag Pajajaran Anyar, Cetak Rekor Muri 2000 Pemain Karinding
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Ringankan Beban Warga Kendari
Roy Suryo Siapkan Saksi...
Roy Suryo Siapkan Saksi Buktikan Penangkapannya Tidak Sesuai Aturan
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Sultra Diserbu Warga
BMKG Perkirakan Fenomena...
BMKG Perkirakan Fenomena El Nino Berlangsung 9-12 Bulan
Infografis
Mulai Januari 2025 Gaji...
Mulai Januari 2025 Gaji Guru Non-ASN Bakal Naik Rp2 Juta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved