Gus Yasin Apresiasi DPW PPP Jateng Mampu Jaga Kondusivitas Organisasi
Selasa, 06 Januari 2026 - 10:23 WIB
loading...
Sekjen DPP PPP Gus Yasin Maimoen memuji kepemimpinan DPW PPP Jawa Tengah yang mampu menjaga kekompakan. Foto/istimewa
A
A
A
JATENG - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Gus Yasin Maimoen memuji kepemimpinan DPW PPP Jawa Tengah yang mampu menjaga kekompakan dan suasana kondusif di tengah persoalan internal partai yang belum tuntas pasca Muktamar PPP di Jakarta.
“Kami mengapresiasi DPW PPP Jawa Tengah yang tetap solid dan mampu menjaga kondusivitas organisasi, meskipun dinamika internal di tingkat pusat belum sepenuhnya selesai,” ujar Gus Yasin saat menghadiri Tasyakuran Harlah ke-53 PPP Jawa Tengah, Selasa (6/1/2026).
Gus Yasin menyoroti belum adanya kejelasan konstitusional di tubuh kepengurusan DPP PPP. Menurutnya, AD/ART merupakan dasar hidup dan arah perjalanan partai yang tidak boleh diabaikan.
Baca juga: Mardiono: Muswil PPP Aceh Harus Lahirkan Program Konkret Pemulihan Pascabencana
“Kepemimpinan di tingkat pusat harus segera memiliki kejelasan. Kalau DPP bergerak, harus ada dasar hukumnya, sehingga seluruh produk keputusan menjadi legal dan dapat dipatuhi oleh pengurus partai di semua tingkatan,” tegasnya.
Ketua DPW PPP Jawa Tengah Masruhan Samsurie optimistis kegaduhan yang menimpa Muktamar PPP tahun lalu tidak menjalar ke tingkat wilayah maupun ke bawah.
“Kami di daerah ini cukup dewasa menyikapi keadaan. Ada rasa sungkan untuk membuat keributan, sehingga dinamika di pusat tidak berdampak pada soliditas struktur wilayah,” katanya.
Baca juga: 63 Brigjen TNI Dimutasi pada Desember 2025, Ini Daftar Namanya
Terkait instruksi pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) dari DPP PPP yang dikeluarkan melalui kebijakan sepihak Ketua Umum DPP PPP Mardiono, Masruhan menegaskan DPW PPP Jawa Tengah menyikapinya secara arif dengan mengajukan penundaan.
“Kami meminta Muswil ditunda karena tidak ada dasar hukum yang sah. Jika dipaksakan, justru bisa menimbulkan gesekan dan mengancam kekompakan kader,” jelasnya.
Masruhan menambahkan, DPW PPP Jawa Tengah menuntut agar DPP PPP segera memenuhi tiga hal mendasar.“Pertama harus ada AD/ART sebagai dasar organisasi, kedua program kerja lima tahun ke depan, dan ketiga kepengurusan DPP yang lengkap. Saya optimistis semua itu akan segera terwujud,” ujarnya.
Tasyakuran Harlah ke-53 PPP Jawa Tengah ini dihadiri para masyayikh, pengurus wilayah, serta kader partai. Acara digelar di Kantor Rumah Besar Umat Islam, Tambakaji, Semarang, dan dimeriahkan dengan senandung shalawat dari Laela Majnun.
“Kami mengapresiasi DPW PPP Jawa Tengah yang tetap solid dan mampu menjaga kondusivitas organisasi, meskipun dinamika internal di tingkat pusat belum sepenuhnya selesai,” ujar Gus Yasin saat menghadiri Tasyakuran Harlah ke-53 PPP Jawa Tengah, Selasa (6/1/2026).
Gus Yasin menyoroti belum adanya kejelasan konstitusional di tubuh kepengurusan DPP PPP. Menurutnya, AD/ART merupakan dasar hidup dan arah perjalanan partai yang tidak boleh diabaikan.
Baca juga: Mardiono: Muswil PPP Aceh Harus Lahirkan Program Konkret Pemulihan Pascabencana
“Kepemimpinan di tingkat pusat harus segera memiliki kejelasan. Kalau DPP bergerak, harus ada dasar hukumnya, sehingga seluruh produk keputusan menjadi legal dan dapat dipatuhi oleh pengurus partai di semua tingkatan,” tegasnya.
Ketua DPW PPP Jawa Tengah Masruhan Samsurie optimistis kegaduhan yang menimpa Muktamar PPP tahun lalu tidak menjalar ke tingkat wilayah maupun ke bawah.
“Kami di daerah ini cukup dewasa menyikapi keadaan. Ada rasa sungkan untuk membuat keributan, sehingga dinamika di pusat tidak berdampak pada soliditas struktur wilayah,” katanya.
Baca juga: 63 Brigjen TNI Dimutasi pada Desember 2025, Ini Daftar Namanya
Terkait instruksi pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) dari DPP PPP yang dikeluarkan melalui kebijakan sepihak Ketua Umum DPP PPP Mardiono, Masruhan menegaskan DPW PPP Jawa Tengah menyikapinya secara arif dengan mengajukan penundaan.
“Kami meminta Muswil ditunda karena tidak ada dasar hukum yang sah. Jika dipaksakan, justru bisa menimbulkan gesekan dan mengancam kekompakan kader,” jelasnya.
Masruhan menambahkan, DPW PPP Jawa Tengah menuntut agar DPP PPP segera memenuhi tiga hal mendasar.“Pertama harus ada AD/ART sebagai dasar organisasi, kedua program kerja lima tahun ke depan, dan ketiga kepengurusan DPP yang lengkap. Saya optimistis semua itu akan segera terwujud,” ujarnya.
Tasyakuran Harlah ke-53 PPP Jawa Tengah ini dihadiri para masyayikh, pengurus wilayah, serta kader partai. Acara digelar di Kantor Rumah Besar Umat Islam, Tambakaji, Semarang, dan dimeriahkan dengan senandung shalawat dari Laela Majnun.
(cip)
Lihat Juga :