Banjir Bandang Sitaro, Korban Meninggal Dunia Bertambah Menjadi 11 Orang
Senin, 05 Januari 2026 - 22:21 WIB
loading...
Material batu memenuhi jalanan pascabanjir bandang yang menerjang tiga kecamatan di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Senin (5/1/2026). Foto/BPBD Kepulauan Sitaro
A
A
A
JAKARTA - Korban meninggal dunia dalam peristiwa bencana banjir bandang yang menerjang Kabupaten Kepulauan Sitaro , Sulawesi Utara, Senin (5/1/2026) bertambah. Data terkini pada pukul 19.00 WIB, korban meninggal dunia menjadi sebelas orang.
Menurut Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari , dari kesebelas korban meninggal dunia, enam jenazah telah terindentifikasi, sementara lima jenazah masih dalam pendataan. Kepada keluarga korban meninggal dunia, BPBD Kabupaten Sitaro memberikan fasilitas pemakaman korban.
"Hingga malam ini, lima orang masih dinyatakan hilang atau dalam pencarian. Operasi search and rescue atau SAR belum dilanjutkan karena terhalang cuaca buruk berupa hujan lebat yang berpotensi banjir dan longsor susulan pada lokasi bencana. Operasi SAR akan segera dilanjutkan keesokan hari," ujar Abdul Muhari dalam keterangannya.
Baca Juga: Banjir Bandang Terjang Kepulauan Sitaro Sulut, BNPB: 9 Meninggal
Selain korban meninggal dunia, kejadian ini turut berdampak pada 143 Kepala Keluarga atau 444 jiwa yang harus mengungsi. Pemerintah daerah setempat membuka pos pengungsian sementara di Gedung GMIST Bethbara dan menyiapkan alat tidur, kids ware, dan makanan siap saji di pengungsian.
"Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, wilayah terdampak meluas menjadi empat kecamatan meliputi Kecamatan Siau Timur, Siau Timur Selatan, Siau Barat, dan Siau Barat Selatan."
Merespons keadaan darurat ini, Bupati Kepulauan Sitaro menetapkan status tanggap darurat bencana hidrometeorologi di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro melalui SK Nomor 1 Tahun 2026 selama 14 (empat belas) hari terhitung mulai tanggal 5 Januari sampai dengan 18 Januari 2026.
"Untuk keperluan pembukaan akses jalan yang putus BPBD Kabupaten Sitaro bekerja sama dengan Dinas PU dan Dinas Lingkungan Hidup memobilisasi alat berat (excavator dan wheel loader) ke lokasi bencana dengan target kerja ketika cuaca telah memungkinkan," pungkas Aam, sapaan Abdul Muhari.
Menurut Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari , dari kesebelas korban meninggal dunia, enam jenazah telah terindentifikasi, sementara lima jenazah masih dalam pendataan. Kepada keluarga korban meninggal dunia, BPBD Kabupaten Sitaro memberikan fasilitas pemakaman korban.
"Hingga malam ini, lima orang masih dinyatakan hilang atau dalam pencarian. Operasi search and rescue atau SAR belum dilanjutkan karena terhalang cuaca buruk berupa hujan lebat yang berpotensi banjir dan longsor susulan pada lokasi bencana. Operasi SAR akan segera dilanjutkan keesokan hari," ujar Abdul Muhari dalam keterangannya.
Baca Juga: Banjir Bandang Terjang Kepulauan Sitaro Sulut, BNPB: 9 Meninggal
Selain korban meninggal dunia, kejadian ini turut berdampak pada 143 Kepala Keluarga atau 444 jiwa yang harus mengungsi. Pemerintah daerah setempat membuka pos pengungsian sementara di Gedung GMIST Bethbara dan menyiapkan alat tidur, kids ware, dan makanan siap saji di pengungsian.
"Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, wilayah terdampak meluas menjadi empat kecamatan meliputi Kecamatan Siau Timur, Siau Timur Selatan, Siau Barat, dan Siau Barat Selatan."
Merespons keadaan darurat ini, Bupati Kepulauan Sitaro menetapkan status tanggap darurat bencana hidrometeorologi di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro melalui SK Nomor 1 Tahun 2026 selama 14 (empat belas) hari terhitung mulai tanggal 5 Januari sampai dengan 18 Januari 2026.
"Untuk keperluan pembukaan akses jalan yang putus BPBD Kabupaten Sitaro bekerja sama dengan Dinas PU dan Dinas Lingkungan Hidup memobilisasi alat berat (excavator dan wheel loader) ke lokasi bencana dengan target kerja ketika cuaca telah memungkinkan," pungkas Aam, sapaan Abdul Muhari.
(zik)
Lihat Juga :