Ada 2 Hal yang Membuat Perasaan Warga Jadi Ambyar Terhadap Pemko Medan, Apa Itu?

Rabu, 16 September 2020 - 13:44 WIB
loading...
Ada 2 Hal yang Membuat...
Dalam sejumlah survei, kinerja Pemko Medan senantiasa mendapatkan nilai minus dari warga Medan. (Foto/SINDOnews/Dok)
A A A
MEDAN - Dalam sejumlah survei, kinerja Pemko Medan senantiasa mendapatkan nilai minus dari warga Medan.Ini mengartikan tingkat kepuasan masyarakat akan kinerja Pemko Medan masih relatif sangat rendah.

Ada dua survei yang belakangan muncul ke permukaan. Pertama survei yang dikeluarkan Partai Gerindra .

Informasi dari Ketua DPD Gerindra Sumut Gus Irawan Pasaribu, didapati tingkat kepuasan masyarakat Kota Medan terhadap kinerja Pemko Medan sangat rendah, hanya 14%. Artinya ada 86% responden yang tak puas dengan pelayanan Pemko Medan.

Terbaru, survei dari City Research Center (CRC) yang juga menunjukkan ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerja Pemko Medan. Hasil survei yang dirilis pada September 2020 ini menunjukkan sebanyak 64,25 % warga tidak puas dengan kinerja Pemko Medan. (BACA JUGA: Jokowi Ingatkan Kepala Daerah Tak Buru-buru Tutup Wilayahnya)

Membaca hasil survei itu, pengamat ekonomi perkotaan, Benjamin Gunawan angkat bicara. “Coba tanya saja langsung kepada masyarakat Medan, bagaimana keaadan di sekitar mereka?” ujar Benjamin kepada wartawan di Medan, Rabu (16/9/2020).

Benjamin pun menyoroti hal-hal yang tampaknya kecil di masyarakat, namun berefek besar terhadap penilaian kinerja Pemko Medan.

Di antaranya, persoalan banjir yang tak teratasi hingga hari ini. Muaranya, hujan yang menyebabkan banjir berefek pada melemahnya aktivitas ekonomi masyarakat.

“Pasar tradisional yang dikelola Pemko Medan buruk, berbanding terbalik sekali yang dikelola swasta. Saya punya data, jika hujan turun di Medan, maka omset pedagang langsung turun drastis,” terangnya.

Belum lagi banjir yang senantiasa jadi momok bagi Warga Medan di sejumlah kawasan. “Infrastruktur masih jadi PR yang harus segera diselesaikan. Banjir melanda, birokrasi ribet. Masyarakat melihat hal itu langsung. Makanya, kepuasan mereka kepada Pemko Medan rendah,” lanjut Benjamin.

Kondisi itu, menurutnya merupakan kegagalan Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution yang saat ini akan maju lagi di kontestasi Pilkada Medan.

“Akhyar memang punya pengalaman. Itu bisa dilihat dari sisi usia maupun kesempatan yang dimilikinya sekarang. Namun, itu justru menunjukkan sisi lemahnya dia. Sebab, Kota Medan ini bermasalah di banyak sektor,” ungkap pria jangkung ini.

Sederet persoalan di Kota Medan dipaparkan oleh fakta di lapangan yang bisa dilihat siapa saja. Tidak hanya persoalan banjir dari kondisi pasar tradisional, tetapi menurutnya birokrasi juga masih merepotkan masyarakat. (BACA JUGA: Pangdam Jaya Pimpin Gelar Pasukan Penegakan PSBB Total DKI Jakarta)

Sampah, sungai yang tercemar, infrastruktur berupa jalan yang penuh lubang dan tergenang.

“Satu hal yang belum terlihat ada upaya untuk mengatasinya adalah minimnya jumlah jembatan di Medan. Padahal, jumlah sungai yang mengalir di Kota Medan banyak,” tambahnya.

Selanjutnya, dia juga mengungkap betapa premanisme menguasai lini kegiatan ekonomi, hingga hal baru yang sedang dialami, yakni penanganan pandemi Covid-19.

“Penyaluran bansos oleh Pemko Medan sampai saat ini masih jadi kendala yang tak bisa diterima masyarakat Medan,”tandasnya.
(vit)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dudung Sidak Pasar Induk...
Dudung Sidak Pasar Induk Kramat Jati, Ini Hasilnya
Minimalisasi Banjir...
Minimalisasi Banjir Tangsel, FPSC Susur Sungai Ciputat
Cuaca Ekstrem Picu Banjir...
Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah dalam 2 Hari
Cuaca Ekstrem Masih...
Cuaca Ekstrem Masih Mengancam, Banjir dan Angin Kencang Landa Bogor hingga Pati
Cegah Banjir, 39,7 Ton...
Cegah Banjir, 39,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Sabi Kota Tangerang
3.517 Warga Terdampak...
3.517 Warga Terdampak Banjir di Kota Kendari, 2 Orang Meninggal Dunia
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Rumah Katon Bagaskara...
Rumah Katon Bagaskara Terendam Banjir, Desak Pramono Anung Bertindak
Rekomendasi
Menhan Jepang Temui...
Menhan Jepang Temui Presiden Prabowo di Kertanegara, Penguatan Kerja Sama Pertahanan Dibahas
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
Adu Kuat SUV Pintar:...
Adu Kuat SUV Pintar: Jetour T1 Hybrid Tantang Dominasi Merek Jepang
Berita Terkini
Malam Ini, Lampu Jalan...
Malam Ini, Lampu Jalan Protokol Jakarta hingga Monas Bakal Dipadamkan Sejam
Bawa Molotov saat Demo...
Bawa Molotov saat Demo Mahasiswa, Satu Pengunjuk Rasa Jadi Tersangka
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
Gudang di Pluit Karang...
Gudang di Pluit Karang Karya Barat Kebakaran, 14 Unit Damkar Dikerahkan
Warga Jakarta Bisa Liburan...
Warga Jakarta Bisa Liburan Gratis ke Ancol Akhir Juni, Kuota Terbatas!
Gulkarmat Jakarta Evakuasi...
Gulkarmat Jakarta Evakuasi 26 Penumpang Kapal di Perairan Kepulauan Seribu
Infografis
5 Stadion Ternama yang...
5 Stadion Ternama yang Telah Dihancurkan, Ada yang Jadi Apartemen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved