Hari Kelima Pencarian KM Putri Sakinah Tenggelam di Labuan Bajo, 1 Korban Ditemukan
Selasa, 30 Desember 2025 - 11:59 WIB
loading...
A
A
A
Fathur menjelaskan, Tim SAR Gabungan hari ini mengerahkan alat-alat seabob dan sonar milik Ditpolair Polda NTT di lokasi tenggelam guna untuk mendapatkan bangkai kapal KM Putri Sakinah yang diduga tenggelam didasar laut lokasi kejadian.
Baca juga: 4 Turis Asal Spanyol Hilang usai Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo
Selain itu, 12 Ulunit Kapal yang dikerahkan pada hari ini melakukan penyisiran berfokus di pulau-pulau terdekat dari Utara Pulau Padar serta pengerahan drone thermal.
Diberitakan sebelumnya, Kapal wisata KM Putri Sakinah dilaporkan tenggelam di Selat Pulau Padar, kawasan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat, 26 Desember 2025 malam. Insiden ini diduga terjadi akibat kapal mengalami mati mesin saat berlayar, hingga akhirnya tenggelam.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Fathur Rahman, menjelaskan kapal tersebut mengalami gangguan mesin sekitar pukul 20.30 WITA saat dalam perjalanan wisata. “Sekitar pukul 20.30 WITA kapal mengalami mati mesin dan kemudian tenggelam,” ujar Fathur, Sabtu, 27 Desember 2025.
Menurutnya, KM Putri Sakinah bertolak dari Pulau Komodo menuju Pulau Padar sekitar pukul 20.00 WITA untuk melanjutkan agenda wisata. Namun, belum lama berlayar, kapal mengalami kendala teknis pada mesin yang menyebabkan kapal tidak dapat bermanuver dan akhirnya tenggelam di perairan Selat Pulau Padar.
Baca juga: 4 Turis Asal Spanyol Hilang usai Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo
Selain itu, 12 Ulunit Kapal yang dikerahkan pada hari ini melakukan penyisiran berfokus di pulau-pulau terdekat dari Utara Pulau Padar serta pengerahan drone thermal.
Diberitakan sebelumnya, Kapal wisata KM Putri Sakinah dilaporkan tenggelam di Selat Pulau Padar, kawasan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat, 26 Desember 2025 malam. Insiden ini diduga terjadi akibat kapal mengalami mati mesin saat berlayar, hingga akhirnya tenggelam.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Fathur Rahman, menjelaskan kapal tersebut mengalami gangguan mesin sekitar pukul 20.30 WITA saat dalam perjalanan wisata. “Sekitar pukul 20.30 WITA kapal mengalami mati mesin dan kemudian tenggelam,” ujar Fathur, Sabtu, 27 Desember 2025.
Menurutnya, KM Putri Sakinah bertolak dari Pulau Komodo menuju Pulau Padar sekitar pukul 20.00 WITA untuk melanjutkan agenda wisata. Namun, belum lama berlayar, kapal mengalami kendala teknis pada mesin yang menyebabkan kapal tidak dapat bermanuver dan akhirnya tenggelam di perairan Selat Pulau Padar.
Lihat Juga :