Kapolda NTT: Gangguan Keamanan Turun, Pengungkapan Perkara Naik Sepanjang 2025

Senin, 29 Desember 2025 - 20:53 WIB
loading...
Kapolda NTT: Gangguan...
Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko mengatakan, 2025 menjadi tahun emas bagi Polda NTT. Foto/istimewa
A A A
NTT - Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat terjadi penurunan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat sepanjang 2025. Di sisi lain, ada peningkatan signifikan dalam penyelesaian perkara.

Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko mengatakan, 2025 menjadi tahun emas bagi Polda NTT. Sebab sepanjang 2025, pihaknya berhasil mengungkap dan menuntaskan sejumlah perkara strategis berdampak luas yang menyita perhatian publik.

Mulai dari pengungkapan pembunuhan berencana, penyalahgunaan BBM bersubsidi, pelanggaran perlindungan konsumen, hingga tindak pidana di sektor kelautan dan perikanan.

Baca juga: Pimpin Penanganan Banjir di Nagekeo, Kapolda NTT: Berikan Rasa Aman bagi Masyarakat

“Khusus di wilayah perairan, penanganan perkara illegal fishing berhasil diselesaikan 100%. Ini menegaskan komitmen Polri dalam menjaga kedaulatan sumber daya alam serta melindungi ekonomi masyarakat pesisir,” katanya, Senin (29/12/2025).

Rudi Darmoko menegaskan setiap perkara yang ditangani bukan sekadar data statistik, melainkan amanah untuk menjaga rasa aman masyarakat, menegakkan keadilan, dan memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri.

”Sepanjang 2025, kami juga mencatat peningkatan signifikan dalam pengungkapan dan penyelesaian Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), sebagai bentuk komitmen melindungi kelompok rentan,” ujarnya.

Selain itu, Polda NTT memberikan apresiasi kepada 794 penerima penghargaan, yang terdiri dari personel Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), masyarakat, hingga mitra media, atas kontribusi dan dedikasi nyata dalam mendukung tugas kepolisian.

Baca juga: 15 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dimutasi Kapolri pada Desember 2025, Ini Nama-namanya

Rudi Darmoko, menambahkan, keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan dan kepercayaan seluruh masyarakat NTT. Sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman, kondusif, dan harmonis di wilayah Nusa Tenggara Timur.

“Tak hanya fokus pada penegakan hukum, Polda NTT juga aktif menjalankan peran kemanusiaan dan pembangunan sosial. Berbagai bantuan kemanusiaan disalurkan, mulai dari paket sembako, makanan siap saji, hingga penyediaan sumur bor air bersih bagi masyarakat terdampak bencana dan kekeringan,” katanya.

Di bidang ketahanan pangan, Polda NTT turut menggerakkan program Penguatan Ketahanan Pangan melalui penanaman jagung, serta mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

“Atas konsistensi dalam pengarusutamaan kesetaraan dan perlindungan perempuan, Polda NTT juga berhasil meraih penghargaan She for HER, sebagai pengakuan atas komitmen institusi dalam menciptakan lingkungan yang inklusif dan berkeadilan,” ucapnya.

Transformasi digital menjadi salah satu pilar penting capaian kinerja Polda NTT sepanjang 2025. Melalui layanan SKCK Online, Polisi 110, serta layanan pengaduan masyarakat di bawah pengawasan Divisi Propam, masyarakat memperoleh akses pelayanan kepolisian yang lebih cepat, transparan, dan dapat dipertanggung jawabkan.

“Komitmen tersebut diperkuat dengan diraihnya predikat Menuju Informatif dalam ajang Keterbukaan Informasi Publik,” katanya.

Rudi Darmoko menambahkan, Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan penggerak kesejahteraan masyarakat. Dengan landasan integritas, kerja keras, dan kolaborasi lintas elemen.

“Polda NTT siap melangkah menghadapi tantangan ke depan demi mewujudkan NTT yang semakin aman, sejahtera, dan berkeadilan,” ujarnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Polda NTT Perkuat Kesehatan Mental Personel lewat USEFT
Dari Penyidik KPK hingga...
Dari Penyidik KPK hingga Dirreskrimum Polda NTT, Jejak Karier Kombes Sigit Haryono
Polda NTT Ungkap 27...
Polda NTT Ungkap 27 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 2 Oknum Polisi Jadi Tersangka
Diduga Peras Pengedar...
Diduga Peras Pengedar Obat Keras Rp375 Juta, Dirresnarkoba Polda NTT Dinonaktifkan
Perkuat Pelayanan hingga...
Perkuat Pelayanan hingga Pelosok, Kapolda NTT Bagikan 20 Motor untuk Bhabinkamtibmas
Bantu Masyarakat Dapatkan...
Bantu Masyarakat Dapatkan Air Bersih, Kapolda NTT Resmikan 9 Sumur Bor
Pemerintah Evaluasi...
Pemerintah Evaluasi Program Prioritas, Bakom RI: Waspadai Disinformasi
10.151 WNI Eks Pekerja...
10.151 WNI Eks Pekerja Online Scam di Kamboja Minta Pulang ke Indonesia
Komisi XIII DPR Dorong...
Komisi XIII DPR Dorong Penguatan Regulasi dan Koordinasi Penanganan TPPO
Rekomendasi
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak...
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak Kapal Ikan Hilang di Perairan Busan Korsel
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
Kisah Jenderal Hoegeng...
Kisah Jenderal Hoegeng Menyamar Jadi Hippies, Turun Langsung Bongkar Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved