Teh Imas Dorong Warga Garut Jadi Pelaku Ekonomi Digital, Bukan Sekadar Penonton

Jum'at, 26 Desember 2025 - 21:22 WIB
loading...
Teh Imas Dorong Warga...
Sosialisasi Go Digital, Go Financial: Wujudkan Kemandirian dan Kesejahteraan Ekonomi Keluarga di Garut, Jumat (26/12/2025). FOTO/IST
A A A
GARUT - Seiring percepatan digitalisasi di berbagai sektor kehidupan, literasi finansial menjadi faktor krusial dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Tanpa literasi keuangan yang memadai, kemudahan teknologi justru berpotensi menjadi bumerang.

Berangkat dari kegelisahan itu, Anggota Komisi VI DPR, Imas Aan Ubudiah turun langsung ke daerah pemilihannya untuk memastikan masyarakat siap menghadapi tantangan ekonomi digital. Melalui kegiatan sosialisasi bertajuk 'Go Digital, Go Financial: Wujudkan Kemandirian dan Kesejahteraan Ekonomi Keluarga', di Garut, Jawa Barat, Jumat (26/12/2025), Teh Imas, sapaan akrabnya, mengajak warga Garut naik kelas dalam mengelola keuangan berbasis digital.

Berbeda dari sosialisasi seremonial, forum hasil kolaborasi Komisi VI DPR dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk ini dirancang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat akar rumput. Pesertanya datang dari beragam latar belakang: pelaku usaha mikro, tokoh pemuda, hingga ibu rumah tangga yang sehari-hari bergelut dengan ekonomi keluarga.

Dalam acara yang didukung Yayasan Ubudiah Ma’soem (YUMA) sebagai pelaksana, Teh Imas menegaskan perannya sebagai penghubung antara kebijakan pusat dan kebutuhan masyarakat daerah. Menurutnya, inklusi keuangan bukan sekadar jargon, melainkan hak warga negara yang harus diiringi pemahaman literasi.

"Tugas konstitusional saya tidak hanya mengawasi kinerja korporasi negara, tetapi juga memastikan program-program pro-rakyat dari BUMN, seperti Bank Mandiri ini, benar-benar 'mendarat' di masyarakat. Saya ingin warga Garut tidak hanya menjadi penonton di era digital, tetapi menjadi pelaku aktif yang memiliki kemandirian ekonomi tangguh," kata Teh Imas dalam keterangannya, Jumat (26/12/2025).

Ia menjelaskan, konsep 'Go Digital' berarti kemampuan memanfaatkan teknologi untuk memperluas pasar usaha, sementara 'Go Financial' menekankan kecakapan mengakses layanan perbankan yang aman, mulai dari tabungan hingga permodalan seperti KUR, agar masyarakat terhindar dari jeratan rentenir dan pinjaman online ilegal.

Acara ini tidak hanya membahas peluang, tetapi juga mitigasi risiko. Mengingat maraknya kejahatan perbankan di dunia maya, panitia menghadirkan narasumber ahli di bidang siber untuk memberikan wawasan teknis.

Pakar siber tersebut mengupas tuntas modus-modus kejahatan digital terkini, seperti social engineering dan phising. Peserta diberikan tips praktis tentang pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi (OTP, PIN, Password) saat menggunakan layanan mobile banking atau dompet digital. Hal ini dinilai krusial agar kemudahan transaksi tidak berujung pada kerugian finansial keluarga.

"Masyarakat harus cerdas. Kita ingin mencetak warga yang tidak hanya bankable (layak akses bank), tetapi juga digitally savvy (cakap digital). Keamanan aset digital adalah bagian vital dari kesejahteraan keluarga di masa kini," kata narasumber dalam sesi diskusi.

Sesi tanya jawab berlangsung dinamis, di mana banyak peserta berkonsultasi mengenai cara mengembangkan usaha rumahan dengan dukungan perbankan digital. Yayasan Ubudiah Ma'soem (YUMA) mengapresiasi antusiasme warga Garut yang tinggi terhadap isu ekonomi ini.

Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta multiplier effect (efek berganda), di mana para peserta dapat menularkan ilmu literasi keuangan ini kepada lingkungan sekitarnya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dasco Terima Audiensi...
Dasco Terima Audiensi Massa Mahasiswa di Gedung DPR
Massa HMI MPO Datangi...
Massa HMI MPO Datangi Gedung DPR, Sampaikan Tuntutan Ini
Polda Metro Jaya Larang...
Polda Metro Jaya Larang Massa Demo Mahasiwa Masuk Jalur VIP Presiden Jerman
Anggota TNI Bakal Sikat...
Anggota TNI Bakal Sikat Begal di Jakarta, DPR: Harus Atas Permintaan Polri
Prihatin Harga Telur...
Prihatin Harga Telur Anjlok, Sarifah DPR Dorong Kemendag Gandeng BGN
Anak-anak Kian Rentan...
Anak-anak Kian Rentan di Dunia Digital, Pemkot Tangerang Dukung Optimalisasi PP Tunas
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Rekomendasi
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Bidik Pasar Renovasi...
Bidik Pasar Renovasi Rumah, SIG Perluas Jangkauan Beton Siap Pakai di Perkotaan
Jelang Kontra Inggris,...
Jelang Kontra Inggris, Harry Kane Masuk Daftar Sihir Dukun Ghana
Berita Terkini
119 Pekebun Morowali...
119 Pekebun Morowali Ikuti Pelatihan Sawit di Palu, Fokus ISPO hingga Pemetaan Kebun
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Rusak Ruko hingga Pamer...
Rusak Ruko hingga Pamer Airsoft Gun di Jakut, Selebgram Adam Deni Ditangkap Polisi
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
Infografis
Jadi Pemicu Insomnia,...
Jadi Pemicu Insomnia, Berikut Bahaya Minum Obat dengan Teh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved