Banyak Wilayah Sulit Dijangkau, BLT Kesra di Palembang Diantar hingga Rumah

Rabu, 24 Desember 2025 - 19:22 WIB
loading...
Banyak Wilayah Sulit...
Kantorpos Palembang menyiapkan tiga skema penyaluran BLT Kesra karena kondisi penerima beragam. Di Kantorpos, melalui jadwal komunitas, dan pengantaran langsung ke rumah penerima. Foto/Dok. SindoNews
A A A
PALEMBANG - Di sebuah rumah sederhana di Palembang, seorang nenek terbaring lemah. Matanya tak lagi merespons, makan melalui selang, tubuhnya tak berdaya sejak dua bulan terakhir. Di tengah kondisi itu, bantuan negara datang. Bukan lewat antrean panjang, melainkan dengan ketukan pintu.

Inilah potret penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan (BLT Kesra) di Kota Palembang, yang dijalankan PT Pos Indonesia (Persero) dengan pendekatan kemanusiaan. Mendatangi langsung warga yang tak mampu datang sendiri.

Deputi Executive General Manager KCU Palembang, Andi Johan menyebut penyaluran BLT Kesra bukan sekadar distribusi dana. Ini juga merupakan upaya memastikan bantuan benar-benar sampai kepada mereka yang paling membutuhkan, termasuk warga sakit, lansia, dan masyarakat di wilayah perairan. Baca juga: Pencairan BLT Kesra Rp900 Ribu Jadi Harapan Warga di Akhir Tahun 2025

“Kami diberikan amanah untuk menyalurkan BLT Kesra di Kota Palembang. Karena kondisi penerima beragam, kami menyiapkan tiga skema penyaluran: di Kantorpos , melalui jadwal komunitas, dan pengantaran langsung ke rumah penerima,” katanya, Rabu (24/12/2025).

Pendekatan ini menjadi krusial di Palembang, kota dengan wilayah perairan yang tidak sedikit. Andi mengungkapkan, terdapat lima Kantorpos Sabang yang melayani daerah perairan, namun itu belum cukup.

“Dari Kantorpos terdekat, kami masih masuk lagi ke desa-desa perairan yang belum ada Kantorpos. Kami ingin memastikan jarak dan kondisi geografis tidak menjadi penghalang masyarakat menerima haknya,” ujarnya.

Di balik upaya itu, tantangan alam tak bisa dihindari. Curah hujan tinggi dan risiko penyeberangan air memaksa PT Pos Indonesia mengubah pola kerja yang lebih adaptif.

“Kami mendirikan tenda di setiap titik penyaluran, dan melakukan penjadwalan ulang jika kondisi cuaca berbahaya. Keselamatan masyarakat dan petugas menjadi prioritas,” tuturnya.

Di lapangan, tugas berat itu dijalankan para juru bayar. Nanda, petugas Kantorpos Merdeka Palembang, menjadi salah satu wajah terdepan yang mengetuk pintu rumah warga penerima BLT Kesra.

“Kami door-to-door, didampingi ketua RT. Banyak yang tidak bisa datang ke Kantorpos karena sakit, dan mereka sangat terharu karena bantuannya diantar langsung,” katanya.

Tak semua kunjungan berjalan mudah. Nanda mengisahkan tantangan saat harus memastikan bantuan diterima oleh warga dengan gangguan kejiwaan. “ODGJ sering tidak tahu identitasnya, KTP-nya tidak tahu di mana. Di sinilah peran RT sangat penting untuk memastikan bantuan tetap tepat sasaran,” ujarnya.

Namun satu hal yang selalu menguatkan langkah mereka adalah keyakinan bahwa penerima memang benar-benar membutuhkan. “Kalau melihat kondisi rumah dan penghasilannya, mereka memang layak. Karena itu kami berharap BLT Kesra bisa terus berlanjut,” ucapnya.

Harapan itu datang dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Kartini, anak dari nenek Ninggo, mengaku BLT Kesra menjadi penopang hidup di tengah kondisi keluarga yang sulit. “Nenek sudah dua bulan ini tidak bisa apa-apa. Bantuan Rp900 ribu ini kami gunakan untuk beli susu, popok, dan obat-obatan,” tuturnya.

Bagi Kartini, bukan hanya nilai bantuan yang berarti, tetapi juga cara negara hadir di depan pintu rumahnya. “Walaupun sempat terkendala administrasi, tetap dibantu melalui door-to-door. Uang ini sangat dibutuhkan untuk pengobatan nenek,” katanya.

Ia berharap bantuan serupa terus hadir bagi masyarakat kecil. “Saya berharap bantuan ini terus ada di tahun-tahun mendatang. Terima kasih untuk pemerintah dan Kantorpos yang sudah datang langsung ke rumah kami,” ujarnya.

Dari sudut pandang pendamping KPM, Suhartati, yang bertanggung jawab untuk KPM di RT 10 RW 03 Kelurahan 20 Ilir 2 Kecamatan Kemuning, ia memandang BLT Kesra sebagai penyelamat bagi warga yang hidup dari pekerjaan tidak tetap.

“Ada warga yang sehari-harinya pemulung dan tinggal sendiri. Bantuan BLT ini memang harus didapat karena sangat membantu untuk kebutuhan pangan,” katanya. Baca juga: Distribusi BLT Kesra di Kaltim dan Kaltara Memasuki Tahap Akhir

Ia menilai proses pendataan hingga penyaluran berjalan transparan dan cepat. “Data kami ajukan dari RT ke kelurahan. Warga dapat barcode, dan untuk yang tidak bisa datang, pencairan dilakukan di rumah dengan pendampingan RT,” jelasnya.

Bagi Suhartati, BLT Kesra bukan sekadar bantuan tunai, melainkan bentuk nyata kehadiran negara. “Dengan bantuan ini, warga bisa lebih tenang, makanannya terpenuhi. Harapan kami, program seperti ini terus berlanjut,” ucapnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
FIA UI Gelar Pengabdian...
FIA UI Gelar Pengabdian Masyarakat untuk Lansia di Sijuk Belitung
Pembangunan Transportasi...
Pembangunan Transportasi Publik Mampu Sejahterakan Warga Daerah
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Konser Slank Bersama...
Konser Slank Bersama HS di Palembang Momen Romantisme Owner Haji Suryo
Hadapi Kemarau 2026,...
Hadapi Kemarau 2026, Polda Sumsel Gandeng APHI Perkuat Pencegahan Karhutla
16 Jenazah Kecelakaan...
16 Jenazah Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk Tangki Dibawa ke RS Bhayangkara Palembang
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Sambut Hari Jadi ke-1343,...
Sambut Hari Jadi ke-1343, Pemkot Palembang Percantik Kawasan Bantaran Musi
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Rekomendasi
Din Syamsuddin Sebut...
Din Syamsuddin Sebut Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipaksakan: Kezaliman yang Nyata
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Berita Terkini
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pramono Bakal Resmikan Ruang Publik di Rasuna Said dan Stasiun KRL JIS
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi...
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi saat Sidak Lapas Kelas IIA Cibinong
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Bidik Penguatan Basis...
Bidik Penguatan Basis Distrik, Wakil Bupati Yan Kiraklak Resmi Pimpin DPD Partai Perindo Yalimo
3 Kendaraan Kecelakaan...
3 Kendaraan Kecelakaan di Tol Becakayu, 8 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
Tahfidz 11 Juz, Alhazen...
Tahfidz 11 Juz, Alhazen Nufail Dapat Beasiswa Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved