16 Korban Tewas Kecelakaan Bus Cahaya Trans di Tol Krapyak Teridentifikasi, Ini Daftar Namanya
Selasa, 23 Desember 2025 - 10:18 WIB
loading...
Tim DVI Polda Jateng dan Forensik RSUP dr Kariadi Semarang menyampaikan keterangan pers kepada wartawan. Foto/Dok Polda Jateng
A
A
A
SEMARANG - Polda Jawa Tengah (Jateng) menyebut sebanyak 16 korban tewas kecelakaan Bus PO Cahaya Trans telah teridentifikasi secara akurat. Bus itu mengalami kecelakaan di Simpang Susun Tol Krapyak Semarang pada Senin (22/12/2025) dini hari.
Proses identifikasi dilakukan DVI Polda Jateng dan Tim Inafis Sat Reskrim Polrestabes Semarang. Perpaduan data ante-mortem (sebelum kematian) dan post-mortem (setelah kematian), identifikasi visual serta alat khusus bernama Mobile Automated Multi - Biometric Identification System (MAMBIS) mempercepat proses identifikasi.
MAMBIS ini bekerja dengan cek sidik jari korban, terkoneksi dengan data kependudukan. Sehingga para korban yang telah melakukan perekaman data kependudukan datanya akan muncul. Data ini kemudian dibandingkan dengan identifikasi DVI untuk bisa teridentifikasi akurat sebelum diserahterimakan jenazahnya ke pihak keluarga.
Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Bus di Exit Tol Krapyak yang Tewaskan 15 Orang
"Sebagai wujud keseriusan mengungkap identitas para korban, tim gabungan dari Tim DVI Polda Jateng, Tim Forensi RSUD Kariadi dan Tim Inafis Polrestabes Semarang telah bekerja tanpa henti sejak pukul 04.00 WIB pagi (Senin)," kata Kabid Dokkes Polda Jateng Kombes Pol drg. Agustinus didampingi Kepala Forensik RSUP dr Kariadi Semarang dr. Uva dan Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol. Artanto dalam keterangan tertulis, Selasa (23/12/2026).
Proses identifikasi dilakukan DVI Polda Jateng dan Tim Inafis Sat Reskrim Polrestabes Semarang. Perpaduan data ante-mortem (sebelum kematian) dan post-mortem (setelah kematian), identifikasi visual serta alat khusus bernama Mobile Automated Multi - Biometric Identification System (MAMBIS) mempercepat proses identifikasi.
MAMBIS ini bekerja dengan cek sidik jari korban, terkoneksi dengan data kependudukan. Sehingga para korban yang telah melakukan perekaman data kependudukan datanya akan muncul. Data ini kemudian dibandingkan dengan identifikasi DVI untuk bisa teridentifikasi akurat sebelum diserahterimakan jenazahnya ke pihak keluarga.
Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Bus di Exit Tol Krapyak yang Tewaskan 15 Orang
"Sebagai wujud keseriusan mengungkap identitas para korban, tim gabungan dari Tim DVI Polda Jateng, Tim Forensi RSUD Kariadi dan Tim Inafis Polrestabes Semarang telah bekerja tanpa henti sejak pukul 04.00 WIB pagi (Senin)," kata Kabid Dokkes Polda Jateng Kombes Pol drg. Agustinus didampingi Kepala Forensik RSUP dr Kariadi Semarang dr. Uva dan Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol. Artanto dalam keterangan tertulis, Selasa (23/12/2026).
Lihat Juga :