FKMPI Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir dan Longsor di Aceh Tamiang

Minggu, 21 Desember 2025 - 14:41 WIB
loading...
FKMPI Salurkan Bantuan...
FKMPI menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di Desa Babo, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (20/12/2025). Foto/Dok. SindoNews
A A A
ACEH TAMIANG - Forum Komunikasi Masyarakat Perhutanan Indonesia (FKMPI) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di Desa Babo, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (20/12/2025). Kegiatan ini sebagai bagian dari Program Tanggap Bencana Sektor Kehutanan yang diinisiasi untuk merespons bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatera.

Kegiatan ini bertujuan meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus memperkuat sinergi lintas pemangku kepentingan dalam penanganan bencana secara terkoordinasi. FKMPI merupakan forum kolaboratif yang beranggotakan APHI, APKI, APKINDO, ISWA, ASMINDO, ILWA, dan HIMKI.

Bantuan diserahkan langsung Ketua Umum APHI Soewarso kepada Anggota DPRD Aceh Tamiang Muhammad Yunus. Soewarso didampingi Sekjen APHI Purwadi Soeprihanto, Wakil Komite Humas dan Kerjasama Trisia Megawati, dan Wakil Ketua 1 Komisariat Daerah (KOMDA) Aceh dan Sumatera Utara Mawardi Nasution beserta jajaran KOMDA Aceh dan Sumatera Utara. Baca juga: Warga Aceh Tamiang: Akses Terputus Sempat Hambat Bantuan, Kondisi Mulai Membaik

Program Tanggap Bencana ini bekerjasama dan berkolaborasi dengan organisasi mahasiswa kehutanan (Sylva Indonesia), Universitas Sumatera Utara (USU) dan International Forestry Student Association (IFSA) Indonesia. Perwakilan mahasiswa dari kedua organisasi ini dilibatkan sebagai relawan lapangan untuk membantu distribusi bantuan kepada masyarakat serta mempercepat penyaluran di lokasi terdampak.

Bantuan yang disalurkan kepada masyarakat Desa Babo meliputi genset 3.000 watt untuk mendukung kebutuhan listrik darurat, paket sembako, selimut, karpet, dan perlengkapan khusus perempuan. Seluruh bantuan disiapkan berdasarkan hasil koordinasi dengan pengurus daerah dan mempertimbangkan kebutuhan riil masyarakat pascabanjir, khususnya bagi kelompok rentan. Sebelumnya, anggota APHI juga memberikan bantuan berupa paket sembako dan pengerahan alat-alat berat untuk membantu penanganan bencana.

Ketua Umum APHI Soewarso menegaskan aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial sektor kehutanan. “Musibah banjir yang dialami masyarakat Aceh Tamiang adalah panggilan bagi kami untuk hadir dan membantu secara langsung. Bantuan ini tidak hanya dimaksudkan sebagai dukungan logistik, tetapi juga sebagai bentuk empati dan solidaritas,” ujarnya.

Soewarso menambahkan kepedulian sosial merupakan bagian dari pengelolaan hutan berkelanjutan. “Keberlanjutan tidak hanya diukur dari aspek lingkungan dan ekonomi, tetapi juga dari sejauh mana sektor ini hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, terutama saat menghadapi krisis,” katanya.

Anggota DPRD Aceh Tamiang Muhammad Yunus mengapresiasi bantuan FKMPI dan APHI yang dinilai sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat terdampak. “Desa Babo yang sebelumnya sebagai pusat perekonomian sekarang tidak bersisa, habis diterjang banjir dan longsor. Kehadiran bantuan yang sesuai kebutuhan lapangan sangat berarti bagi masyarakat dalam masa pemulihan,” ujarnya.

Muhammad Yunus juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam penanganan bencana. “Penanganan bencana tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja. Kolaborasi masyarakat dan asosiasi seperti ini harus terus diperkuat sebagai bagian dari gotong royong nasional,” katanya.

Wakil Ketua 1 KOMDA Aceh dan Sumatera Utara Mawardi Nasution mengatakan, pengurus daerah berperan aktif dalam memastikan distribusi bantuan berjalan efektif dan tepat sasaran. “Kami bekerjas ama dengan FKMPI dan Dewan Pengurus Pusat APHI untuk mengawal proses penyaluran sejak awal agar bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan, dengan tetap menjaga ketertiban dan transparansi,” jelasnya.

Mewakili mahasiswa kehutanan, Adil Hakim Ritonga dari Sylva Indonesia dan Muhammad Pasha dari IFSA, menyatakan dukungan mahasiswa kehutanan untuk aksi tanggap bencana yang diselenggarakan FKMPI. " Program ini memperkuat kebersamaan stakeholder kehutanan untuk peduli pada bencana banjir di Sumatera," kata Pasha. Baca juga: Bendera Putih Berkibar di Aceh, Mendagri: Kami Minta Maaf karena Terkendala Medan yang Cukup Berat

Penyaluran bantuan di Desa Babo merupakan bagian dari Program Tanggap Bencana Sektor Kehutanan yang dilaksanakan secara bertahap di wilayah terdampak banjir dan longsor di Aceh dan Sumatra Utara. Program ini dirancang untuk mendukung fase tanggap darurat dan pemulihan awal, melalui penyediaan logistik dasar, dukungan listrik darurat, serta penguatan koordinasi dengan pemangku kepentingan daerah.

Melalui Program Tanggap Bencana ini, FKMPI menegaskan komitmen sektor kehutanan untuk hadir tidak hanya pada fase darurat, tetapi juga mendukung proses pemulihan sosial masyarakat. Aksi kemanusiaan di Desa Babo diharapkan dapat memperkuat ketahanan masyarakat sekaligus membangun kolaborasi berkelanjutan antara sektor kehutanan, pemerintah, dan masyarakat di masa mendatang.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Kemenhut Bangun Perekonomian...
Kemenhut Bangun Perekonomian Kehutanan Inklusif, Berkelanjutan, dan Kompetitif
Kembangkan Agroforestri,...
Kembangkan Agroforestri, MANU Perkuat Hilirisasi Hasil Hutan di Jatim
Rekomendasi
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
WOSPAC Paparkan Solusi...
WOSPAC Paparkan Solusi Menuju Piala Dunia dan Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Hijaukan Kaltim! Aksi...
Hijaukan Kaltim! Aksi Nyata Pegadaian Tanam 2.000 Pohon Demi Masa Depan
Berita Terkini
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved