Satgas Yonif 142/Ksatria Jaya Berhasil Ajak 7 Anggota OPM Kembali Kepangkuan NKRI
Sabtu, 20 Desember 2025 - 22:39 WIB
loading...
Tujuh mantan anggota TPNPB Organisasi Papua Merdeka (OPM) menyatakan ikrar setia kepada NKRI. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Tujuh mantan anggota TPNPB Organisasi Papua Merdeka (OPM) menyatakan ikrar setia kepada NKRI. Kegiatan teresbut dilaksanakan di Pos Sinak BNPB Satgas Yonif 142/KJ.
Prosesi Ikrar Setia ini disaksikan langsung aparat keamanan dan para tokoh masyarakat di Distrik Sinak. Dalam pernyataan ikrarnya, ketujuh eks TPNPB OPM yang pernah terlibat pembakaran SMA Distrik Sinak dan Penyanderaan pegawai Puskesmas Sinak Barat pada 2024 dengan tegas menyatakan akan selalu setia kepada NKRI.
Mereka menolak segala bentuk gerakan separatis, serta berkomitmen untuk mendukung keamanan, ketertiban, dan pembangunan di wilayah Papua, khususnya di Distrik Sinak.
Baca juga: 14 OPM Tewas Ditembak, TNI Beberkan 12 Serangan Separatis Papua Sepanjang 2025
Salah satu perwakilan eks OPM atas nama Tenius Tabuni menyampaikan keputusan kembali ke pangkuan NKRI diambil atas kesadaran penuh. Tenius Tabuni menegaskan jalan kekerasan dan perpecahan tidak membawa manfaat bagi masyarakat, melainkan hanya menimbulkan penderitaan dan menghambat kemajuan Papua.
Dansatgas Yonif 142/Ksatria Jaya, Letkol Inf Dicky Sakti Maulana, menegaskan bahwa kembalinya eks TPNPB OPM ke pangkuan NKRI merupakan bukti nyata keberhasilan operasi soft power dengan pendekatan humanis yang selama ini dikedepankan.
Baca juga: Kisah Mantan Ajudan Pentolan OPM Papua Pilih Kembali ke NKRI dan Jadi Petani
“Kepada saudara-saudara kita yang hari ini telah kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Kami berharap ikrar yang diucapkan hari ini dapat membawa perubahan dan pemahaman, serta menjadi contoh bagi pihak lain yang masih tergabung dengan kelompok TPNPB OPM agar tidak kembali ke jalan tersebut,” tegasnya, Sabtu (20/12/2025).
Tokoh masyarakat Distrik Sinak yang diwakilkan oleh Tinus Talenggeng juga memberikan apresiasi atas langkah tegas yang diambil oleh tujuh eks TPNPB OPM tersebut. Mereka berharap ikrar setia ini dapat menjadi contoh nyata bagi pihak lain yang masih bertahan di jalan separatisme agar segera kembali dan bersama-sama membangun Papua yang kondusif, sejahtera dan damai.
“Sehingga masyarakat melaksanakan aktivitas kegiatan sehari-hari tidak merasa takut dan trauma dengan adanya ganguan dan ancaman dari pihak TPNPB OPM,” ucapnya.
Prosesi Ikrar Setia ini disaksikan langsung aparat keamanan dan para tokoh masyarakat di Distrik Sinak. Dalam pernyataan ikrarnya, ketujuh eks TPNPB OPM yang pernah terlibat pembakaran SMA Distrik Sinak dan Penyanderaan pegawai Puskesmas Sinak Barat pada 2024 dengan tegas menyatakan akan selalu setia kepada NKRI.
Mereka menolak segala bentuk gerakan separatis, serta berkomitmen untuk mendukung keamanan, ketertiban, dan pembangunan di wilayah Papua, khususnya di Distrik Sinak.
Baca juga: 14 OPM Tewas Ditembak, TNI Beberkan 12 Serangan Separatis Papua Sepanjang 2025
Salah satu perwakilan eks OPM atas nama Tenius Tabuni menyampaikan keputusan kembali ke pangkuan NKRI diambil atas kesadaran penuh. Tenius Tabuni menegaskan jalan kekerasan dan perpecahan tidak membawa manfaat bagi masyarakat, melainkan hanya menimbulkan penderitaan dan menghambat kemajuan Papua.
Dansatgas Yonif 142/Ksatria Jaya, Letkol Inf Dicky Sakti Maulana, menegaskan bahwa kembalinya eks TPNPB OPM ke pangkuan NKRI merupakan bukti nyata keberhasilan operasi soft power dengan pendekatan humanis yang selama ini dikedepankan.
Baca juga: Kisah Mantan Ajudan Pentolan OPM Papua Pilih Kembali ke NKRI dan Jadi Petani
“Kepada saudara-saudara kita yang hari ini telah kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Kami berharap ikrar yang diucapkan hari ini dapat membawa perubahan dan pemahaman, serta menjadi contoh bagi pihak lain yang masih tergabung dengan kelompok TPNPB OPM agar tidak kembali ke jalan tersebut,” tegasnya, Sabtu (20/12/2025).
Tokoh masyarakat Distrik Sinak yang diwakilkan oleh Tinus Talenggeng juga memberikan apresiasi atas langkah tegas yang diambil oleh tujuh eks TPNPB OPM tersebut. Mereka berharap ikrar setia ini dapat menjadi contoh nyata bagi pihak lain yang masih bertahan di jalan separatisme agar segera kembali dan bersama-sama membangun Papua yang kondusif, sejahtera dan damai.
“Sehingga masyarakat melaksanakan aktivitas kegiatan sehari-hari tidak merasa takut dan trauma dengan adanya ganguan dan ancaman dari pihak TPNPB OPM,” ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :