5 Komponen Kapal Lokal Kantongi Sertifikat Klas Biro Klasifikasi Indonesia

Jum'at, 19 Desember 2025 - 17:23 WIB
loading...
5 Komponen Kapal Lokal...
Penyerahan sertifikat komponen kapal kepada salah satu peserta oleh Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (18/12/2025). Foto/Ist
A A A
BEKASI - Upaya menekan ketergantungan terhadap impor komponen (suku cadang) pembuatan kapal yang saat ini diperkirakan masih mencapai 80% lebih terus dilakukan pemerintah dan kalangan industri perkapalan nasional. Di antaranya berupa sertifikasi komponen kapal lokal.

Salah satu langkah nyata untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor komponen kapal itu hadir dari kolaborasi antara Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) dan Perkumpulan Industri Komponen Kapal Indonesia (PIKKI) serta Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Sebanyak lima komponen kapal nasional saat ini telah resmi mengantongi sertifikat dari BKI.

Baca juga: 17.238 Tiket Kapal Gratis Tersebar di 55 Ruas Pelayaran, Catat Cara Daftarnya

Proses penyerahan sertifikat produk Klas BKI tersebut dilakukan di Bekasi, Jawa Barat (Jabar), Kamis (18/12/2025).



Direktur Operasi Bisnis Klasifikasi BKI, Arief Budi Permana mengatakan penyerahan sertifikat kali ini tidak hanya merupakan simbol pengakuan atas pencapaian teknis dan komitmen mutu, tapi juga menandai langkah nyata dalam memperkuat kemandirian industri komponen kapal dalam negeri.

“Kita menyadari betapa strategisnya peran sektor maritim dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, laut bukan hanya pemisah, melainkan juga penghubung dan sumber kekuatan bangsa. Di sini peran vital BKI dan PIKKI bersinergi,” ujar Arief dalam keterangannya, dikutip Jumat (19/12/2025).

Arief menambahkan, pihaknya selalu mendukung dan mendorong keberlanjutan industri material dan komponen kapal nasional. Terlebih upaya mendukung keberlangsungan industri nasional bukan hanya dengan regulasi dan inspeksi, tapi juga dengan membangun kompetensi nasional berupa upaya sertifikasi.

Baca juga: BMKG: Waspadai Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Perairan Indonesia

Ketua Umum PIKKI, Eki Komaruddin menjelaskan program TJSL ini dikhususkan bagi perusahaan skala kecil dan menengah (IKM). Anggota PIKKI sampai saat ini telah berjumlah 70 perusahaan yang berbasis industri manufaktur dengan klasifikasi 10% perusahaan besar dan 35% perusahaan menengah serta 55% perusahaan kecil.

“Kami melihat program ini sangat bermanfaat untuk diikuti oleh para anggotanya baik secara kualitas maupun kuantitas,” urai Eki.

Sementara itu,m Ketua Tim Pokja Industri Maritim dan Alat Pertahanan Kemenperin, Sungkono menyatakan Indonesia saat ini memiliki kebutuhan komponen kapal yang sangat besar dan beragam. Namun sebagian besar kebutuhan tersebut masih dipenuhi melalui impor, sehingga menimbulkan biaya produksi kapal yang tinggi dan berdampak pada rendahnya Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN).

“Kondisi itu menjadi tantangan sekeluarga peluang bagi industri komponen kapal untuk memperkuat mutu produksi, meningkatkan kapasitas serta berperan lebih besar dalam rantai pasok nasional,” ujarnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
Gulkarmat Jakarta Evakuasi...
Gulkarmat Jakarta Evakuasi 26 Penumpang Kapal di Perairan Kepulauan Seribu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
Masyarakat Diimbau Jaga...
Masyarakat Diimbau Jaga Jarak Aman 3 Meter dari Jaringan dan Instalasi Listrik
Hasil Autopsi Ungkap...
Hasil Autopsi Ungkap Balita di Bekasi Tewas dengan 32 Tusukan
Pejalan Kaki Tewas Tertemper...
Pejalan Kaki Tewas Tertemper KA Cikarang-Kampung Bandan di Bekasi
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Pemerintah Kawal Penanganan...
Pemerintah Kawal Penanganan Insiden Kapal yang Libatkan WNI di Perairan Perak Malaysia
Pertahankan Standart...
Pertahankan Standart Mutu Pelayanan Kapal, SLM Berikan Penghargaan The Best Vessel Quarter 1 2026
Rekomendasi
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Ketat! Hanya 17 Sekolah...
Ketat! Hanya 17 Sekolah dari Depok yang Lolos ke Babak Jakarta Liga Bintang Juara GTV
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved