KPID DKI Jakarta: Perubahan Lembaga Penyiaran ke Digital Jadi Tantangan yang Harus Dihadapi
Rabu, 17 Desember 2025 - 11:51 WIB
loading...
Komisioner KPID DKI Jakarta periode 2025-2028 Ahmad Sulhy menilai transformasi lembaga penyiaran dari konvensionel menjadi digital menjadi tantangan yang harus dihadapi. Foto/Achmad Al Fiqri
A
A
A
JAKARTA - Komisioner KPID DKI Jakarta periode 2025-2028 Ahmad Sulhy menilai transformasi lembaga penyiaran dari konvensionel menjadi digital menjadi tantangan yang harus dihadapi. Ia juga menilai ekosistem media perlu dibenahi kembali.
Hal itu disampaikan Sulhy usai dilantik menjadi Komisioner KPID DKI Jakarta periode 2025-2028 oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balaiurung, Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (18/12/2025). "Seiring yang kita ketahui ya, ada perubahan dari konvensional, lembaga penyiaran konvensional menjadi digital, ya. Tentu ini tantangan yang harus kita hadapi," kata Sulhy.
Sulhy menilai, ekosistem media perlu dibenahi kembali. Pasalnya, kata dia, mayoritas penonton beralih ke media sosial. Untuk itu, ia berharap, masyarakat dapat aktif kembali menonton media konvensional.
Baca juga: Pramono Lantik 7 Komisioner KPID DKI Jakarta: Mari Bersama Kita Rawat Ruang Siar Jakarta
"Kita berharap masyarakat dapat kembali untuk aktif, ya, baik sebagai penonton maupun sebagai pengamat, begitu ya. Karena kita berharap lembaga penyiaran kita ini lebih, lebih bagus lagi dengan cara menjaga kualitas, ya, memperbaiki konten penyiaran," ujar Sulhy.
Ia pun mewanti-wanti agar lembaga penyiaran tidak dianggap tak substansi oleh publik dan membodohi warga. "Ya, jangan, jangan sampai apa ya, memprioritaskan kepentingan komersial, ya, kepentingan komersial ketimbang edukasi terhadap warga," ucap Sulhy.
"Nah, inilah yang menjadi, apa, tugas kita untuk bisa berjalan. Semua masyarakat berbondong-bondong kembali untuk menonton TV, mendengarkan radio, tetapi di satu sisi, lembaga penyiaran juga harus memperbaiki kualitas dari siaran, isi siaran," pungkasnya.
Sekadar informasi, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi melantik tujuh Komisioner KPID DKI Jakarta 2025-2028 di Balaiurung, Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (17/12/2025). Tujuh Komisioner KPID DKI Jakarta 2025-2028 yang dilantik sebagai berikut:
1. Ahmad Sulhy
2. Luli Barlini
3. Very Opra Ferdinalsyah
4. Ananda Ismail
5. Arri Wahyudi Edimar
6. Didik Suyuthi
7. Sona Sofyan Permana.
Hal itu disampaikan Sulhy usai dilantik menjadi Komisioner KPID DKI Jakarta periode 2025-2028 oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balaiurung, Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (18/12/2025). "Seiring yang kita ketahui ya, ada perubahan dari konvensional, lembaga penyiaran konvensional menjadi digital, ya. Tentu ini tantangan yang harus kita hadapi," kata Sulhy.
Sulhy menilai, ekosistem media perlu dibenahi kembali. Pasalnya, kata dia, mayoritas penonton beralih ke media sosial. Untuk itu, ia berharap, masyarakat dapat aktif kembali menonton media konvensional.
Baca juga: Pramono Lantik 7 Komisioner KPID DKI Jakarta: Mari Bersama Kita Rawat Ruang Siar Jakarta
"Kita berharap masyarakat dapat kembali untuk aktif, ya, baik sebagai penonton maupun sebagai pengamat, begitu ya. Karena kita berharap lembaga penyiaran kita ini lebih, lebih bagus lagi dengan cara menjaga kualitas, ya, memperbaiki konten penyiaran," ujar Sulhy.
Ia pun mewanti-wanti agar lembaga penyiaran tidak dianggap tak substansi oleh publik dan membodohi warga. "Ya, jangan, jangan sampai apa ya, memprioritaskan kepentingan komersial, ya, kepentingan komersial ketimbang edukasi terhadap warga," ucap Sulhy.
"Nah, inilah yang menjadi, apa, tugas kita untuk bisa berjalan. Semua masyarakat berbondong-bondong kembali untuk menonton TV, mendengarkan radio, tetapi di satu sisi, lembaga penyiaran juga harus memperbaiki kualitas dari siaran, isi siaran," pungkasnya.
Sekadar informasi, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi melantik tujuh Komisioner KPID DKI Jakarta 2025-2028 di Balaiurung, Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (17/12/2025). Tujuh Komisioner KPID DKI Jakarta 2025-2028 yang dilantik sebagai berikut:
1. Ahmad Sulhy
2. Luli Barlini
3. Very Opra Ferdinalsyah
4. Ananda Ismail
5. Arri Wahyudi Edimar
6. Didik Suyuthi
7. Sona Sofyan Permana.
(rca)
Lihat Juga :