Pramono Anung Minta Renovasi Pasar Induk Kramat Jati Pascakebakaran Dipercepat
Selasa, 16 Desember 2025 - 12:57 WIB
loading...
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung lokasi pascakebakaran di Pasar Induk Kramat Jati hari ini. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung lokasi pascakebakaran di Pasar Induk Kramat Jati hari ini. Dalam kunjungannya Pramono meminta pihak pengelola pasar mempercepat renovasi.
Dalam kesempatan itu, Pramono yang didampingi Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Agus Himawan, sempat berdialog dengan para pedagang yang kehilangan kiosnya.
Pramono kemudian meminta pihak pengelola pasar untuk mempercepat renovasi Gedung C2 Sub Grosir Pasae Induk Kramat Jati selama lima hari ke depan.
Baca juga: Pramono Beri Bantuan Total Rp600 Juta ke Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Korban Kebakaran
"Seperti yang dilaporkan Dirut Pasar Jaya kepada saya, tempat ini diasuransikan sehingga berikutnya agar ditangani asuransinya untuk renovasinya. Agar para pedagang segera bisa berjualan, maka ditempatkan di tempat ini yang kurang lebih berjarak 100 meter dari tempat ini," ucap Pramono Anung dalam jumpa persnya di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Selasa (16/12/2025).
"Diperkirakan paling lama lima hari sudah selesai, sehingga para pedagang bisa berjualan dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru," sambungnya.
Pramono dalam tinjauannya juga memberikan bantuan dana dengan total Rp600 juta ke 121 pedagang. Rinciannya, tiap pedagang mendapat Rp5 juta dana bantuan.
Baca juga: Pasar Induk Kramat Jati Terbakar, 16 Unit dan 80 Personel Pemadam Kebakaran Dikerahkan
Selain itu, Pramono juga meminta Bank DKI untuk mempermudah para pedagang dalam mengajukan kredit modal belanja barang dagangannya. Sebab, stok buah sekitar puluhan ton ikut ludes terbakar akibat insiden ini.
"Saya baru tahu ternyata perputaran per hari itu sampai dengan Rp100 juta. Sehingga para pedagang meminta kemudahan mengambil kredit dari Bank DKI. Ketika saya tanya berapa yang akan diambil, Rp500 juta," ucap Pramono Anung.
"Jadi artinya memang Kramat Jati ini betul-betul menjadi sentra buahnya Jakarta. Makanya saya minta untuk cepat selesai supaya tidak mengganggu suplai Natal dan Tahun Baru," ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Pramono yang didampingi Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Agus Himawan, sempat berdialog dengan para pedagang yang kehilangan kiosnya.
Pramono kemudian meminta pihak pengelola pasar untuk mempercepat renovasi Gedung C2 Sub Grosir Pasae Induk Kramat Jati selama lima hari ke depan.
Baca juga: Pramono Beri Bantuan Total Rp600 Juta ke Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Korban Kebakaran
"Seperti yang dilaporkan Dirut Pasar Jaya kepada saya, tempat ini diasuransikan sehingga berikutnya agar ditangani asuransinya untuk renovasinya. Agar para pedagang segera bisa berjualan, maka ditempatkan di tempat ini yang kurang lebih berjarak 100 meter dari tempat ini," ucap Pramono Anung dalam jumpa persnya di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Selasa (16/12/2025).
"Diperkirakan paling lama lima hari sudah selesai, sehingga para pedagang bisa berjualan dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru," sambungnya.
Pramono dalam tinjauannya juga memberikan bantuan dana dengan total Rp600 juta ke 121 pedagang. Rinciannya, tiap pedagang mendapat Rp5 juta dana bantuan.
Baca juga: Pasar Induk Kramat Jati Terbakar, 16 Unit dan 80 Personel Pemadam Kebakaran Dikerahkan
Selain itu, Pramono juga meminta Bank DKI untuk mempermudah para pedagang dalam mengajukan kredit modal belanja barang dagangannya. Sebab, stok buah sekitar puluhan ton ikut ludes terbakar akibat insiden ini.
"Saya baru tahu ternyata perputaran per hari itu sampai dengan Rp100 juta. Sehingga para pedagang meminta kemudahan mengambil kredit dari Bank DKI. Ketika saya tanya berapa yang akan diambil, Rp500 juta," ucap Pramono Anung.
"Jadi artinya memang Kramat Jati ini betul-betul menjadi sentra buahnya Jakarta. Makanya saya minta untuk cepat selesai supaya tidak mengganggu suplai Natal dan Tahun Baru," ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :