Anggota DPD RI Ini Dukung Status Bencana Nasional di Aceh-Sumut-Sumbar, Ini Alasannya
Senin, 15 Desember 2025 - 18:05 WIB
loading...
Anggota DPD RI, Paul Finsen Mayor mendukung penerapan status bencana nasional di Aceh, Sumut dan Sumbar pascaditerjang bencana banjir bandang dan longsor. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Anggota DPD RI, Paul Finsen Mayor mendukung penerapan status bencana nasional di Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar) pascaditerjang bencana banjir bandang dan longsor. Alasannya, ruang bantuan kemanusiaan yang lebih luas hingga dunia internasional diperlukan untuk mempercepat penanganan bencana alam tersebut.
"Penderitaan rakyat sangat luar biasa. Demi mereka sebaiknya kesampingkan dahulu rasa ego bangsa ini. Kita memerlukan uluran tangan banyak pihak termasuk dunia internasional, karena kerusakan yang terjadi sedemikian parah. Kita perlu mempercepat penanganan korban, perbaikan infrastruktur dan pemulihan sosial-ekonomi lainnya," tutur Senator Paul Finsen Mayor (PFM), Senin (15/12/2025).
Baca juga: Prabowo Sindir Ada Elite-elite Cari Kambing Hitam saat Bencana Sumatera, Siapa Itu?
Hal terpenting, lanjut PFM, bantuan yang masuk ke tanah air sesuai ketentuan perundang-undangan, tanpa tendensi tertentu dan bisa dipertanggungjawabkan secara akuntabel.
"Waktu semakin mendesak, langkah-langkah penanganan di lapangan perlu semakin cepat, namun harus secara menyeluruh, terukur, dan berkelanjutan. Semoga pemerintahan Presiden Prabowo mempertimbangkan masukan-masukan dari masyarakat. Pada intinya, kita semua ingin yang terbaik untuk saudara-saudara kita di Aceh-Sumatra," tegas dia.
Di sisi lain, PFM yang konsen dalam perlindungan alam mengingatkan agar aparat penegak hukum mengusut secara serius para pelaku perusakan lingkungan yang menjadi penyebab utama bencana. Tanpa pandang bulu, mereka harus ditindak tegas, sesuai hukum yang berlaku.
Baca juga: Prabowo Akan Tinjau Wilayah Terdampak Bencana Sumatera Seminggu Sekali
"Tak bisa dipungkiri, faktor utama penyebab bencana adalah eksploitasi yang berlebihan. Makanya penegakan hukum tidak boleh diabaikan. Lakukan investigasi menyeluruh bagaimana kelalaian tata kelola yang terjadi, dan pastikan pelakunya diproses secara hukum," tandas PFM.
"Penderitaan rakyat sangat luar biasa. Demi mereka sebaiknya kesampingkan dahulu rasa ego bangsa ini. Kita memerlukan uluran tangan banyak pihak termasuk dunia internasional, karena kerusakan yang terjadi sedemikian parah. Kita perlu mempercepat penanganan korban, perbaikan infrastruktur dan pemulihan sosial-ekonomi lainnya," tutur Senator Paul Finsen Mayor (PFM), Senin (15/12/2025).
Baca juga: Prabowo Sindir Ada Elite-elite Cari Kambing Hitam saat Bencana Sumatera, Siapa Itu?
Hal terpenting, lanjut PFM, bantuan yang masuk ke tanah air sesuai ketentuan perundang-undangan, tanpa tendensi tertentu dan bisa dipertanggungjawabkan secara akuntabel.
"Waktu semakin mendesak, langkah-langkah penanganan di lapangan perlu semakin cepat, namun harus secara menyeluruh, terukur, dan berkelanjutan. Semoga pemerintahan Presiden Prabowo mempertimbangkan masukan-masukan dari masyarakat. Pada intinya, kita semua ingin yang terbaik untuk saudara-saudara kita di Aceh-Sumatra," tegas dia.
Di sisi lain, PFM yang konsen dalam perlindungan alam mengingatkan agar aparat penegak hukum mengusut secara serius para pelaku perusakan lingkungan yang menjadi penyebab utama bencana. Tanpa pandang bulu, mereka harus ditindak tegas, sesuai hukum yang berlaku.
Baca juga: Prabowo Akan Tinjau Wilayah Terdampak Bencana Sumatera Seminggu Sekali
"Tak bisa dipungkiri, faktor utama penyebab bencana adalah eksploitasi yang berlebihan. Makanya penegakan hukum tidak boleh diabaikan. Lakukan investigasi menyeluruh bagaimana kelalaian tata kelola yang terjadi, dan pastikan pelakunya diproses secara hukum," tandas PFM.
(shf)
Lihat Juga :