Jembatan Penghubung Pidie Jaya-Bireuen Difungsikan Lagi usai Hancur Diterjang Banjir Bandang

Senin, 15 Desember 2025 - 06:11 WIB
loading...
Jembatan Penghubung...
Pemerintah membangun jembatan yang rusak diterjang banjir bandang. Di antaranya jembatan bailey pada Jembatan Teupin Mane, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh. Foto/BNPB
A A A
PIDIE JAYA - Jembatan Krueng Meureudu yang sebelumnya hancur akibat bencana alam banjir bandang kini telah bisa digunakan secara terbatas. Perbaikan jembatan penghubung Pidie Jaya-Bireuen ini dikebut pemerintah agar pendistribusian bantuan ke wilayah terdampak bisa berjalan efektif.

"Jembatan Krueng Meureudu yang menghubungkan wilayah Pidie Jaya-Bireuen sudah berfungsi secara terbatas pada Jumat (12/12/2025)," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, dikutip Senin (15/12/2025).

Baca juga: Update Korban Bencana Sumatera, 1.016 Korban Meninggal Dunia dan 212 Masih Hilang

Dia mengatakan pemerintah daerah masih melakukan perbaikan pada jembatan yang menghubungkan jalan ini. Jalan nasional lain yang menghubungkan jalan kecamatan terus dikebut penyelesaiannya.



Di sisi lain, Jalan Pidie-Aceh Tengah melalui Geumpang-Pameu-Simpang Uning yang merupakan jalan nasional masih putus. Namun, akses Gumpang-Pameu sudah dapat ditembus kendaraan roda 4 sampai Kecamatan Rusip Antara.

"Percabangan jalan nasional hingga Takengan belum dapat diakses. Pada kawasan ini sebanyak tiga jembatan putus dan pembersihan besar masih dilakukan antara Kabupaten Pidie hingga menuju Aceh Tengah," ujar Abdul Muhari.

Sedangkan akses Aceh Tengah-Nagan Raya via Lhok Seumot-Jeuram yang merupakan jalan nasional sudah dapat dilalui dengan kendaraan roda dua. Ini termasuk akses dari ujung jembatan Krueng Beutong ke Lhok Seumot-Jeuran.

Baca juga: Prabowo Pastikan Penanganan Bencana Sumatera Dipercepat, TNI-Polri Jadi Garda Terdepan

Proses penimbunan pada bagian ujung jembatan dan badan jalan terus dilakukan agar fungsional. Pemerintah menargetkan perbaikan selesai pada 17 Desember 2025.

Sementara itu akses dari Gayo Lues menuju Aceh Tenggara melalui Kutacane, jalan nasional, masih terputus. Dua jembatan putus dan terdapat longsoran atau amblas pada badan jalan.

"Penimbunan pada ujung jembatan dan pemasangan jembatan bailey masih berjalan untuk membuka akses penuh Gayo Lues – Aceh Tenggara. Satu titik jalan yang sempat terputus pada ruas di STA14+400 sudah terhubung dan berfungsi dilalui kendaraan roda dua dan empat pada Sabtu (13/12)," katanya.

Terkait dengan perbaikan jembatan, pemerintah daerah yang didukung Pospenas memfokuskan pada empat jembatan bailey. Tiga jembatan yang rusak berada di wilayah Kabupaten Bireuen.

Pertama, jembatan Teupin Reudeup di Kabupaten Bireuen, yang perkembangannya pada hari ini (13/12) mencapai 90 persen. Jembatan ini menghubungkan Bireuen menuju Lhokseumawe.

Kedua, perbaikan jembatan Kutablang, yang juga di wilayah Bireuen, mencapai 40,7 persen. Sehari sebelumnya pekerjaan infrastruktur darurat ini berjalan 28 persen.

Berikutnya jembatan Teupin Mane yang menghubungkan kabupaten ini menuju Takengon. Pekerjaan ini hampir berfungsi 100 persen. Hari ini, perkembangan perbaikan mencapai 92 persen.

Terakhir jembatan Jeurata di Kabupaten Aceh Tengah. Jembatan ini menghubungkan Pidie-Takengon. Jembatan bailey yang dibangun dengan bentang 48 meter masih berkisar 1 persen. Hal tersebut disebabkan jalan menuju jembatan belum dapat dilalui kendaraan besar.

Selain akses jalan, faktor curah hujan berpotensi memperlambat penyelesaian perbaikan jembatan bailey. Namun demikian, para personel di lapangan telah bekerja keras untuk menghubungkan setiap jalan sehingga ini akan membantu pendistribusian logistik dan mobilisasi warga setempat .
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Gempa M4,9 Guncang Lampung,...
Gempa M4,9 Guncang Lampung, BMKG: Akibat Sesar Aktif
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Satgas PRR dan DPR Tegaskan...
Satgas PRR dan DPR Tegaskan 37 Lokasi di Aceh Tamiang Siap Dibangun Huntap
Dasco Panggil Satgas...
Dasco Panggil Satgas Percepatan Penanganan Bencana Sumatera
Rekomendasi
Tok, Pemerintah Resmi...
Tok, Pemerintah Resmi Turunkan Harga Gas Industri Jadi USD13/MMBTU
Suporter Ikonik DR Kongo...
Suporter Ikonik DR Kongo Gagal Masuk AS Gara-gara Visa Ditolak
BTS Bakal Gelar The...
BTS Bakal Gelar The City, London Eye hingga Sungai Thames Disulap Jadi Pusat Perayaan ARMY
Berita Terkini
Jro Bima, Memperluas...
Jro Bima, Memperluas Pengabdian untuk Bali lewat Jalur Politik
Polisi Amankan Sopir...
Polisi Amankan Sopir Truk Kecelakaan Maut di Bekasi
Kronologi Kecelakaan...
Kronologi Kecelakaan Maut Truk Rem Blong di Bekasi Timur, 1 Orang Tewas dan 5 Luka
Kecelakaan Maut Truk...
Kecelakaan Maut Truk Tabrak Sejumlah Motor di Bekasi, Polisi Periksa Saksi dan CCTV
Truk Tabrak Motor di...
Truk Tabrak Motor di Bekasi Timur: 1 Orang Tewas, 5 Luka-luka
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
Infografis
Atasi Banjir Jakarta,...
Atasi Banjir Jakarta, Pramono Instruksikan Normalisasi Tiga Sungai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved