Mensesneg Pastikan Rehabilitasi Bencana di Sumatera Secepatnya: Mungkin Hitungan Bulan

Sabtu, 13 Desember 2025 - 17:07 WIB
loading...
Mensesneg Pastikan Rehabilitasi...
Mensesneg Prasetyo Hadi memastikan pemerintah akan percepat dan menargetkan waktu hitungan bulan proses rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak bencana di Sumatera. Foto/BPMI Setpres
A A A
LANGKAT - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan pemerintah akan percepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak bencana alam banjir bandang dan longsor di tiga daerah Sumatera. Bahkan, pemerintah menargetkan waktu hingga hitungan bulan.

"Mungkin hitungan bulan, ya. Jadi beberapa proses secara paralel dilakukan. Penanganan tanggap darurat dilakukan, kemudian juga sudah mulai dipikirkan untuk melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi," ujar Prasetyo usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau posko pengungsi di Langkat, Sumatera Utara, Sabtu (13/12/2025).

Baca juga: Momen Haru Prabowo di Pengungsian Langkat, Peluk Ibu-ibu hingga Lap Anak Sakit

Prasetyo menjelaskan, pemerintah tidak hanya fokus pada fase tanggap darurat, tetapi secara bersamaan telah mulai melakukan pendataan dan perencanaan rehabilitasi. Proses tersebut mencakup penghitungan jumlah rumah warga yang terdampak, baik dengan tingkat kerusakan berat, sedang, maupun ringan.



“Termasuk menghitung berapa rumah yang terdampak, baik yang skala berat, menengah, maupun skala ringan,” katanya.

Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan langkah antisipatif terkait kemungkinan relokasi warga. Hal ini dilakukan apabila kondisi wilayah asal tidak memungkinkan lagi untuk dihuni secara aman.

“Kemudian juga sudah kita koordinasikan untuk disiapkan lokasi-lokasi bilamana masyarakat memang secara kondisi tidak memungkinkan kembali ke tempat tinggalnya yang lama, dan berkenan untuk dilakukan relokasi,” jelas Prasetyo.

Baca juga: Cairkan Suasana, Prabowo Kenalkan Seskab Teddy ke Pengungsi Langkat: Udah Letkol Sekarang

Menurutnya, koordinasi lintas kementerian dan lembaga telah dilakukan untuk mendukung proses tersebut. Dari total 52 kabupaten/kota yang terdampak bencana, pemerintah telah menginventarisasi berbagai aset tanah yang berpotensi digunakan sebagai lokasi relokasi.

“Pemerintah, kami sudah berkoordinasi. Jadi dari 52 kabupaten/kota yang terdampak, sudah kita inventarisir tanah-tanah negara maupun tanah-tanah yang saat ini pengelolaannya diserahkan kepada pihak-pihak tertentu, untuk nantinya juga akan dialokasikan sebagai titik-titik relokasi dari saudara-saudara kita yang kemarin terdampak,” ungkapnya.

Saat ditanya mengenai pernyataan Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) yang menyebut rehabilitasi bisa memakan waktu hingga lima tahun, Prasetyo menegaskan pemerintah tetap berupaya mempercepat proses pemulihan.

“Ya... ya kita berusaha secepatnya. Berusaha secepatnya,” pungkasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Banjir Tapanuli Tengah...
Banjir Tapanuli Tengah Jadi Alarm, YSSC Desak Gerakan Nyata Pulihkan Hutan
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Gempa M4,9 Guncang Lampung,...
Gempa M4,9 Guncang Lampung, BMKG: Akibat Sesar Aktif
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
Mensesneg Ungkap Pemicu...
Mensesneg Ungkap Pemicu Maraknya PHK di Indonesia
Kenaikan Harga Gas Industri...
Kenaikan Harga Gas Industri Picu Gelombang PHK, Mensesneg: Satu-Dua Hari Akan Ambil Keputusan
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Rekomendasi
RSM Indonesia Umumkan...
RSM Indonesia Umumkan Bergabungnya Mahendra Siregar sebagai Senior Advisor
PN Jaktim Izinkan Siaran...
PN Jaktim Izinkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa kecuali Tahap Pembuktian
Maroko Jadi Sorotan...
Maroko Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026, Ternyata Negeri Ini Melahirkan 6 Tarekat Besar Dunia
Berita Terkini
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
TMII: Temuan Benda di...
TMII: Temuan Benda di Anjungan Sumbar Bukan Bom Tapi Mortir Peninggalan Lama
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Palembang
Perkuat Kerja Sama Perbatasan...
Perkuat Kerja Sama Perbatasan RI-Malaysia, Ditjen Bina Adwil Kenalkan Bridge System
Ratusan Peserta Ramaikan...
Ratusan Peserta Ramaikan AllPack Surabaya dan East Beauty Pack Expo 2026
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved