Update Korban Bencana Sumatera: 995 Orang Meninggal Dunia
Jum'at, 12 Desember 2025 - 20:17 WIB
loading...
Kondisi pascabanjir di Sumatera. Foto/Dok BNPB
A
A
A
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) kembali meng-update jumlah korban bencana Sumatera. Hingga Jumat (12/12/2025), jumlah korban meninggal dunia di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sebanyak 995 jiwa.
Menurut Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari , jumlah total korban meninggal dunia bertambah lima orang dibandingkan data kemarin. "Innalillahi wa innailaihirojiun, dari 990 jiwa meninggal dunia per kemarin 11 Desember 2025, saat ini rekapitulasi kami menunjukkan angka 995 jiwa total meninggal dunia di tiga provinsi," ujarnya, Jumat (12/12/2025).
Aam, sapaan akrab Abdul Muhari, mengatakan bahwa saat ini di tingkat kecamatan sudah dilakukan verifikasi dan sinkronisasi ulang data menurut data Catatan Sipil by name by address.
Baca Juga: Gun Gun Heryanto: Pemerintah Harus Punya Protokol Komunikasi Bencana
"Implikasinya nanti mungkin terjadi pengurangan. Kenapa terjadi pengurangan? Karena dari jasad yang ditemukan kita tahu bahwa cakupan daerah terdampak sangat besar, dan di beberapa tempat itu berdampak di area pemakaman, dia area pekuburan," ujarnya.
Kata Aam, pihaknya sudah menerima informasi dari tiga kabupaten bahwa ada jumlah jasad yang sebelumnya dihitung sebagai jasad yang ditemukan pascabencana, ketika dikonfirmasi menurut Catatan Sipil, jasad tersebut merupakan orang yang sudah meninggal sebelum terjadinya bencana banjir bandang dan tanah longsor.
"Jadi ini proses verifikasi sudah berlangsung, jadi kami sudah memberitahukan proses ini sehingga bisa saja mulai besok di beberapa kabupaten, sesudah diverifikasi datanya, itu akan memberikan data yang sudah merupakan merupakan validasi dari Catatan Sipil dan data korban yang sudah by name dan by address," jelasnya.
Aam menambahkan jumlah korban hilang per hari ini 226 orang. "Di Aceh bertambah orang yang masih dilaporkan hilang," katanya.
Sementara, jumlah pengungsi 884.889 jiwa. "Ini terus kita dorong logistik dan pemenuhan kebutuhan dasar lainnya," ujarnya.
Menurut Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari , jumlah total korban meninggal dunia bertambah lima orang dibandingkan data kemarin. "Innalillahi wa innailaihirojiun, dari 990 jiwa meninggal dunia per kemarin 11 Desember 2025, saat ini rekapitulasi kami menunjukkan angka 995 jiwa total meninggal dunia di tiga provinsi," ujarnya, Jumat (12/12/2025).
Aam, sapaan akrab Abdul Muhari, mengatakan bahwa saat ini di tingkat kecamatan sudah dilakukan verifikasi dan sinkronisasi ulang data menurut data Catatan Sipil by name by address.
Baca Juga: Gun Gun Heryanto: Pemerintah Harus Punya Protokol Komunikasi Bencana
"Implikasinya nanti mungkin terjadi pengurangan. Kenapa terjadi pengurangan? Karena dari jasad yang ditemukan kita tahu bahwa cakupan daerah terdampak sangat besar, dan di beberapa tempat itu berdampak di area pemakaman, dia area pekuburan," ujarnya.
Kata Aam, pihaknya sudah menerima informasi dari tiga kabupaten bahwa ada jumlah jasad yang sebelumnya dihitung sebagai jasad yang ditemukan pascabencana, ketika dikonfirmasi menurut Catatan Sipil, jasad tersebut merupakan orang yang sudah meninggal sebelum terjadinya bencana banjir bandang dan tanah longsor.
"Jadi ini proses verifikasi sudah berlangsung, jadi kami sudah memberitahukan proses ini sehingga bisa saja mulai besok di beberapa kabupaten, sesudah diverifikasi datanya, itu akan memberikan data yang sudah merupakan merupakan validasi dari Catatan Sipil dan data korban yang sudah by name dan by address," jelasnya.
Aam menambahkan jumlah korban hilang per hari ini 226 orang. "Di Aceh bertambah orang yang masih dilaporkan hilang," katanya.
Sementara, jumlah pengungsi 884.889 jiwa. "Ini terus kita dorong logistik dan pemenuhan kebutuhan dasar lainnya," ujarnya.
(zik)
Lihat Juga :