Update Kasus Pengeroyokan di Kalibata, 1 Debt Collector yang Sempat Kritis Akhirnya Meninggal

Jum'at, 12 Desember 2025 - 10:07 WIB
loading...
Update Kasus Pengeroyokan...
Polisi menyatakan bahwa satu orang debt collector atau mata elang yang sempat kritis akibat dikeroyok di Kalibata, Jakarta Selatan, akhirnya meninggal dunia. Foto/Dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Polisi menyatakan bahwa satu orang debt collector atau mata elang yang sempat kritis akibat dikeroyok di Kalibata, Jakarta Selatan, kini dinyatakan meninggal dunia. Sebelumnya, dia mendapatkan perawatan di rumah sakit (rs) terdekat.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly menyebut dengan begitu, total ada 2 debt collector yang meninggal usai dikeroyok oleh orang tak dikenal (OTK). Keduanya yang tewas berinisial MET dan NAT.

Baca juga: Kawasan TMP Kalibata Mencekam, Massa Membakar Warung dan Kendaraan

"Kedua orang yang bertugas sebagai mata elang ini dianiaya dan dikeroyok sampai satu meninggal dunia di tempat dan satu lagi meninggal di rumah sakit," kata Nicolas dikutip Jumat (12/12/2025).



Di sisi lain, Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur membeberkan kronologis tewasnya matel hingga berujung aksi perusakan dan pembakaran warung hingga kendaraan di kawasan TMP Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan.

"Insiden ini awal mulanya ada seorang pengendara motor saat melintas diberhentikan oleh DC, tiba-tiba ada pengguna mobill di belakangnya membantu pengendara motor. Dengan sporadis pengguna mobil itu langsung memukul DC ini," ujarnya pada wartawan, Kamis, 11 Desember 2025.

Menurutnya, pengemudi mobil itu ada sekitar 4-5 orang yang melakukan pengeroyokan terhadap 2 orang debt collector. Pengemudi mobil itu melaju di arah yang sama dengan pengemudi motor yang diberhentikan debt collector.

Baca juga: Satu Debt Collector Tewas Dikeroyok di Kalibata

"Sampai dengan saat ini kami belum bisa memastikan (identitas para pengemudi mobil), masih proses penyelidikan," tuturnya.

Dia menerangkan, pasca peristiwa itu terjadi, datanglah puluhan masa ke lokasi kejadian melakukan perusakan dan pembakaran. Polisi belum bisa memastikan darimana kelompok masa tersebut berasal.

"Karena ada korban dari DC ini meninggal 1, 1 luka dirawat di RS, mungkin ada rasa tidak terima. Imbasnya ke lingkungan sini yang tidak tahu menahu karena kejadiannya di jalan dan menurut saksi hanya spontanitas, enggak tahu dari mana, masih dalam penyelidikan," katanya.

Dia menjabarkan, hingga kini polisi belum mengamankan orang yang mengeroyok debt collector itu hingga tewas, begitu juga pelaku perusakan dan pembakaran. Namun, dipastikan polisi akan menyelidiki dua perkara tersebut dan mengungkapnya.

"Sampai sekarang belum ada (diamankan), masih proses penyelidikan karena kejadiannya begitu cepat. Keterangan saksi menyampaikan seperti itu, hanya hitungan beberapa menit," paparnya.

Dia menambahkan, tak ada aksi tembak-menembak dalam dua peristiwa tersebut, saat terjadinya perusakan dan pembakaran pun tak ada korban jiwa, hanya kerugian materiil saja. Adapun korban hanya terjadi pada peristiwa awal saja, yakni 2 debt collector yang dikeroyok 5 pengemudi mobil.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Identitas Pengeroyok...
Identitas Pengeroyok yang Lempar Korban dari Lantai 2 Jakbar Dikantongi Polisi
Debt Collector dan Warga...
Debt Collector dan Warga di Jaktim Bentrok, Kapolsek Cakung: Sudah Kondusif
Terungkap, Kehadiran...
Terungkap, Kehadiran Ranny Fahd di Polda Metro Jaya Bukan sebagai Anggota DPR
Sikapi Dugaan Pengeroyokan...
Sikapi Dugaan Pengeroyokan Fahd El Fouz A Rafiq di Polda Metro, Bapera: Tidak Benar
2 Debt Collector Jadi...
2 Debt Collector Jadi Buronan Kasus Penusukan Advokat, Polda Metro Ungkap Perannya
Polda Metro Jaya Tangkap...
Polda Metro Jaya Tangkap Debt Collector yang Tusuk Advokat di Tangsel
Diduga Jual Data Nasabah...
Diduga Jual Data Nasabah Leasing, 8 Aplikasi Mata Elang Dihapus dari Google
Ternyata Hoax! Pria...
Ternyata Hoax! Pria Ngaku Anak Propam Bohong Demi Hindari Debt Collector | Sindo Today
Didatangi Debt Collector,...
Didatangi Debt Collector, Sarwendah Akui Trauma hingga Konsultasi ke Psikolog
Rekomendasi
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Pacu Sektor Pariwisata,...
Pacu Sektor Pariwisata, TikTok GO Integrasikan Konten Kreator dengan Sistem Pemesanan Tiket
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved