Toleransi Jadi Kunci Utama Mewujudkan Jakarta Kota Global

Rabu, 10 Desember 2025 - 16:17 WIB
loading...
Toleransi Jadi Kunci...
Perayaan Natal Pelajar perdana di Jakarta Utara yang diselenggarakan oleh Laskar Garuda Pancasila (LGP) DKI Jakarta di Auditorium GJU, Selasa (9/12/2025). Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik Cyril Raoul Hakim alias Chico Hakim mengungkapkan bahwa toleransi adalah kunci utama untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota global. Hal tersebut dikatakannya saat menghadiri Perayaan Natal Pelajar perdana di Jakarta Utara yang diselenggarakan oleh Laskar Garuda Pancasila (LGP) DKI Jakarta di Auditorium GJU, Selasa (9/12/2025).

Diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan ibu kota negara menjadi kota global dengan mengedepankan toleransi antarumat beragama sebagai fondasi utama. Langkah strategis ini merupakan prioritas utama Gubernur Pramono Anung dalam membangun Jakarta yang inklusif. Semangat toleransi dan kebersamaan ini terefleksi dalam Perayaan Natal Pelajar perdana di Jakarta Utara yang diselenggarakan oleh Laskar Garuda Pancasila (LGP) DKI Jakarta.

"Jakarta sebagai kota metropolitan adalah kota yang isinya dari segala macam suku, agama, ras maupun golongan. Kita sudah menjadi kota terbesar di Indonesia, bahkan nanti ke depan Pak Pramono Anung sebagai Gubernur mencanangkan kita sebagai kota global. Salah satu yang memang harus dijaga terus adalah tingkat toleransi di antara kita semua," kata Chico.

Toleransi Jadi Kunci Utama Mewujudkan Jakarta Kota Global


Baca juga: 119 Juta Orang Diprediksi Lakukan Perjalanan Saat Libur Nataru, Terbanyak dari Jabar

Dia menegaskan bahwa keberagaman di Jakarta bukanlah hambatan, melainkan kekuatan yang harus dipelihara. Dia mengaku bersyukur dengan pengalaman pendidikannya di sekolah Katolik sejak SD hingga SMP, yang membuatnya memahami betul pentingnya toleransi antarumat beragama.

Toleransi Jadi Kunci Utama Mewujudkan Jakarta Kota Global


"Saya Alhamdulillah bersyukur walaupun saya beragama Islam, saya SD-nya itu SD Katolik, SMP-nya juga sekolah Katolik. Jadi bukan hal yang baru bagi saya untuk bisa melihat perayaan-perayaan seperti ini dan mengikuti perayaan-perayaan seperti ini. Tentunya selalu membahagiakan," ujarnya.

Dia menekankan bahwa cultural experience atau pengalaman berbudaya melalui perayaan keagamaan harus terus dilakukan. "Ini terus harus dilakukan demi mengingatkan kita bahwa kita ini hidup tidak sendirian di Jakarta Utara. Khususnya ada umat Kristiani, ada umat Islam, ada umat Hindu, Buddha, dan kepercayaan yang lain yang tentunya terus harus saling memahami, saling mengerti, saling membantu, bergotong royong," imbuhnya.

Dia juga menyoroti pentingnya iman dan keyakinan dalam kehidupan generasi muda. "Apa yang kita capai di sekolah, kepandaian, kecerdasan, dan lain-lain tidak ada artinya kalau kita tidak punya iman, kalau kita tidak punya keyakinan pada Tuhan yang Maha Kuasa, Tuhan yang memberi kehidupan, Tuhan yang melancarkan segala urusan kita," jelasnya.

Dia menyampaikan salam hangat dari Gubernur Pramono Anung, berharap perayaan Natal dapat dimaknai dengan hal-hal positif. "Bapak Pramono Anung yang tentunya selalu saya laporkan kegiatan saya sehari-harinya, menyampaikan salam yang terhangat dari beliau untuk adik-adik sekalian dan juga Bapak Ibu yang hadir. Semoga perayaan Natal ini bisa kita maknai dengan hal-hal yang positif terkait dengan menjaga persatuan, kesatuan dan kebersamaan khususnya di kota Jakarta Utara yang tercinta ini," pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Laskar Garuda Pancasila (LGP) DKI Jakarta mencetak sejarah dengan menyelenggarakan perayaan Natal pelajar untuk pertama kalinya di Jakarta Utara. Acara ini berhasil mengumpulkan perwakilan dari 25 sekolah, mengangkat tema "Kebersamaan Melebihi Segalanya" sebagai semangat persatuan di tengah keberagaman.

Ketua Laskar Garuda Pancasila DKI Jakarta Andreas Bolang menjelaskan, acara ini diselenggarakan dengan penuh iman dan hanya membutuhkan satu kali rapat koordinasi. "Acara ini betul-betul dengan iman saya laksanakan. Rapat hanya sekali dengan Pak Seko dan Pak Kabak. Sesuai dengan temanya, kebersamaan melebihi dari segalanya," ujar Andreas.

Dia juga mengakui mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Naremax Premium Event Partner untuk kebutuhan digital dan Andrew dari BP Hipmi untuk konsumsi. "Saya juga pikir harus ada snack dan konsumsi, dari mana itu? Saya punya link jaringan. Terima kasih Bapak Andrew dari BP Hipmi. Saya melaksanakan kegiatan ini sesuai dengan temanya, kebersamaan melebihi dari segalanya," ungkapnya.

Dia menjelaskan, Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 dan 2 menindaklanjuti permintaannya untuk menghadirkan pelajar dari berbagai sekolah dengan mengeluarkan surat untuk mengumpulkan pelajar Nasrani se-Jakarta Utara. Ia menekankan bahwa tema kebersamaan harus diwujudkan dalam tindakan nyata.

"Kita harus bersama-sama, bergandengan tangan. Mau dari mana pun itu SMK-nya. Namanya kita di Bangsa Indonesia ini harus kita sama-sama kita jaga kota Jakarta, yaitu Jakarta Utara," jelasnya.

Sementara itu, Plt Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Freddy Setiawan memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif LGP. "Hari ini sungguh luar biasa. Saya yang pertama mewakili Bapak Wali Kota Jakarta Utara menyampaikan ucapan terima kasih, penghargaan, apresiasi yang sebesar-besarnya, khususnya kepada Laskar Garuda Pancasila yang memprakarsai perayaan Natal Pelajar pertama di Jakarta Utara," ujar Freddy.

Dia menegaskan bahwa tema kebersamaan melebihi segalanya sejalan dengan kondisi masyarakat Jakarta Utara yang majemuk. "Dengan tema yang sudah disampaikan, kebersamaan melebihi segalanya. Ini tentunya memang sejalan juga dengan kondisi masyarakat yang ada di Jakarta Utara. Karena memang keberagaman suku agama adalah keberkahan bagi kita semua untuk bisa belajar, bisa tumbuh, dan melayani bersama sebagai keluarga besar di Jakarta Utara," tegasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri dan Deretan...
Menteri dan Deretan Tokoh Daerah Bedah Transisi Ekonomi Jakarta
FKPPI Siap Bersinergi...
FKPPI Siap Bersinergi Dukung Program Pemprov DKI Menuju Kota Global
Pemerhati Jakarta Sebut...
Pemerhati Jakarta Sebut Biaya Bongkar Tiang Monorel Hanya Rp300 Juta
IAPI Gelar Perayaan...
IAPI Gelar Perayaan Natal, Akuntan Publik Diharapkan Semakin Kompak
Permudah Layanan Kesehatan...
Permudah Layanan Kesehatan bagi Masyarakat di Daerah, Astra Serahkan 35 Unit Ambulans
Hujan Deras, Misa Natal...
Hujan Deras, Misa Natal di Gereja Katedral Jakarta Tetap Berlangsung Khidmat
Stafsus Menag Tegaskan...
Stafsus Menag Tegaskan Visi Presiden Prabowo Jaga Kerukunan Umat Beragama
PDIP Gelar Natal Nasional...
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana di Tapteng
Terbuka Dikritik, Prabowo:...
Terbuka Dikritik, Prabowo: Justru Terbantu, Itu Menyelamatkan Saya
Rekomendasi
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
Spesial, Investor Patriot...
Spesial, Investor Patriot Bond Dilindungi dari Tuntutan Pidana hingga Pajak
5.000 Jembatan Gantung...
5.000 Jembatan Gantung Dibangun, Prabowo Ingin Percepat Konektivitas Pelosok
Berita Terkini
Polda Metro: Penangguhan...
Polda Metro: Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tanggung Jawab Jaksa
Gelar Upacara HUT ke-499...
Gelar Upacara HUT ke-499 di Monas, Pemprov DKI Jakarta Tampilkan Tarian dan Defile OPD
Meriahkan HUT ke-499...
Meriahkan HUT ke-499 Jakarta, 2.000 Anak Ikuti Khitanan Massal Gratis
50 Tokoh Jamin Roy Suryo...
50 Tokoh Jamin Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Kabur, Penangguhan Penahanan Diajukan
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa Pertanyakan Penahanan: Razman Saja Tak Ditahan
Roy Suryo Kenakan Batik...
Roy Suryo Kenakan Batik Motif Garuda dan Kepalkan Tangan saat Tiba di Rutan Polda Metro
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved