Pramono Panggil Dirut TransJakarta soal Kecelakaan yang Menewaskan Pejabat SKK Migas
Rabu, 10 Desember 2025 - 13:50 WIB
loading...
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memanggil Direktur Utama TransJakarta Welfizon Yusa. Foto/Dok SindoNews/Nur Khabibi
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memanggil Direktur Utama TransJakarta Welfizon Yusa. Pemanggilan itu terkait kecelakaan lalu lintas yang menewaskan Vice President (VP) Sekretaris SKK Migas Hudi Dananjoyo Suryodiputro (48) saat naik sepeda di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta.
"Jadi kalau yang sepeda, saya nggak mau menyalahkan siapa pun. Tetapi kejadian, tadi kebetulan saya panggil Dirut Transjakarta," ujar Pramono di Hotel Mulia, Jakarta, Rabu (10/12/2025).
Pramono menyampaikan bahwa kecelakaan terjadi pada pukul 06.20 WIB, pada waktu itu menurutnya jam untuk bersepeda telah selesai. Meski demikian, ia enggan menyalahkan siapa pun di balik kecelakaan ini.
Baca juga: Profil VP Sekretaris SKK Migas yang Meninggal Akibat Kecelakaan Sepeda di Sudirman
"Bagi para pesepeda itu jam 6.30, jam 6.20, itu sudah selesai. Ini kan kejadian 6.20. Mungkin almarhum capek, menabrak dari belakang busnya. Kejadiannya itu. Jadi saya nggak mau menyalahkan siapa pun. Tapi yang kejadian sebenarnya itu," ujarnya.
Dia menegaskan bahwa kejadian ini bukan disebabkan karena jalur yang dianggap tidak aman atau steril. "Persoalannya sebenarnya bukan di jalur sepeda, persoalannya adalah ini kan udah bukan jam bersepeda," kata Pramono.
Sekadar informasi, Hudi mengalami kecelakaan pada Selasa (9/12). Saat kejadian ia mengendarai sepeda menabrak bagian belakang bus listrik Transjakarta dengan nomor polisi B 7058 SGX yang sedang menunggu penumpang di Halte Karet Sudirman.
Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) ini mengakibatkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
"Jadi kalau yang sepeda, saya nggak mau menyalahkan siapa pun. Tetapi kejadian, tadi kebetulan saya panggil Dirut Transjakarta," ujar Pramono di Hotel Mulia, Jakarta, Rabu (10/12/2025).
Pramono menyampaikan bahwa kecelakaan terjadi pada pukul 06.20 WIB, pada waktu itu menurutnya jam untuk bersepeda telah selesai. Meski demikian, ia enggan menyalahkan siapa pun di balik kecelakaan ini.
Baca juga: Profil VP Sekretaris SKK Migas yang Meninggal Akibat Kecelakaan Sepeda di Sudirman
"Bagi para pesepeda itu jam 6.30, jam 6.20, itu sudah selesai. Ini kan kejadian 6.20. Mungkin almarhum capek, menabrak dari belakang busnya. Kejadiannya itu. Jadi saya nggak mau menyalahkan siapa pun. Tapi yang kejadian sebenarnya itu," ujarnya.
Dia menegaskan bahwa kejadian ini bukan disebabkan karena jalur yang dianggap tidak aman atau steril. "Persoalannya sebenarnya bukan di jalur sepeda, persoalannya adalah ini kan udah bukan jam bersepeda," kata Pramono.
Sekadar informasi, Hudi mengalami kecelakaan pada Selasa (9/12). Saat kejadian ia mengendarai sepeda menabrak bagian belakang bus listrik Transjakarta dengan nomor polisi B 7058 SGX yang sedang menunggu penumpang di Halte Karet Sudirman.
Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) ini mengakibatkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
(rca)
Lihat Juga :