Community Gateway Perkuat Infrastruktur Digital di Merauke
Minggu, 07 Desember 2025 - 19:16 WIB
loading...
Community Gateway hadir di Stasiun Bumi Merauke, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Jumat (5/12/2025). Fasilitas ini yang pertama di Indonesia dan Asia Tenggara serta menjadi bagian dari jaringan global ke-10 di dunia. Foto: Ist
A
A
A
MERAUKE - PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) menghadirkan Community Gateway di Stasiun Bumi Merauke , Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Jumat (5/12/2025). Fasilitas ini sekaligus menjadi Community Gateway pertama di Indonesia dan Asia Tenggara serta menjadi bagian dari jaringan global ke-10 di dunia.
Pemerintah Provinsi Papua Selatan yang diwakili Asisten 1 Sekda Papua Selatan Agustinus Joko Guritno mengatakan, Community Gateway di Merauke menjadi fase penting bagi daerah yang semakin memasuki era digitalisasi. Pasalnya, layanan komunikasi yang andal sangat dibutuhkan oleh lebih dari 225 ribu penduduk dan berbagai sektor usaha maupun pemerintahan.
Baca juga: Cegah Distorsi Informasi Papua di Medsos, Publik Diimbau Perkuat Literasi Digital
“Langkah Telkom memperkuat infrastruktur konektivitas, termasuk backup bagi jaringan fiber optik akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Merauke,” ujar Agustinus, Minggu (7/12/2025).
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menuturkan fasilitas Community Gateway di Merauke menjadi momentum penting dalam penguatan infrastruktur digital nasional, terutama bagi Papua Selatan dan kawasan Indonesia Timur yang membutuhkan akses jaringan lebih tangguh. “Pelayanan pelanggan dan masyarakat adalah faktor yang paling utama,” katanya.
Kebutuhan akan fasilitas ini terbukti dari rentannya gangguan jaringan yang menyebabkan terputusnya akses telekomunikasi digital di sejumlah wilayah Papua. Situasi tersebut menunjukkan dengan kondisi geografis yang menantang membutuhkan langkah strategis untuk menjaga konektivitas masyarakat tetap stabil dan terjaga dengan infrastruktur konektivitas yang lebih resilien.
“Infrastruktur ini adalah wujud nyata upaya kami menyediakan layanan digital yang inklusif di wilayah Papua sekaligus memperkuat ketahanan jaringan nasional di wilayah yang memiliki tantangan geografis tinggi,” ujarnya.
Dengan Community Gateway koneksi bisa didistribusikan ke jaringan lokal, mulai dari fiber optik, jaringan wireless, hingga seluler, sehingga masyarakat dapat menikmati akses komunikasi yang lebih luas, stabil, serta merata.
Dengan pendekatan ini, layanan komunikasi tidak hanya kembali pulih, tetapi juga memiliki fondasi yang lebih kuat untuk mendukung kebutuhan konektivitas harian warga serta layanan publik di Merauke dan wilayah sekitarnya.
Direktur Utama Telkomsat Lukman Hakim Abd Rauf menambahkan kehadiran gateway merupakan bagian dari komitmen Telkomsat sebagai bagian dari Telkom Group dalam mendukung langkah transformasi dan pemerataan akses digital di Indonesia.
“Teknologi satelit saat ini sudah sedemikian majunya sehingga sudah bisa sejajar dan mampu mendukung penuh teknologi telekomunikasi yang sudah ada dengan kapasitas dan kualitas tinggi,” katanya.
Pemerintah Provinsi Papua Selatan yang diwakili Asisten 1 Sekda Papua Selatan Agustinus Joko Guritno mengatakan, Community Gateway di Merauke menjadi fase penting bagi daerah yang semakin memasuki era digitalisasi. Pasalnya, layanan komunikasi yang andal sangat dibutuhkan oleh lebih dari 225 ribu penduduk dan berbagai sektor usaha maupun pemerintahan.
Baca juga: Cegah Distorsi Informasi Papua di Medsos, Publik Diimbau Perkuat Literasi Digital
“Langkah Telkom memperkuat infrastruktur konektivitas, termasuk backup bagi jaringan fiber optik akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Merauke,” ujar Agustinus, Minggu (7/12/2025).
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menuturkan fasilitas Community Gateway di Merauke menjadi momentum penting dalam penguatan infrastruktur digital nasional, terutama bagi Papua Selatan dan kawasan Indonesia Timur yang membutuhkan akses jaringan lebih tangguh. “Pelayanan pelanggan dan masyarakat adalah faktor yang paling utama,” katanya.
Kebutuhan akan fasilitas ini terbukti dari rentannya gangguan jaringan yang menyebabkan terputusnya akses telekomunikasi digital di sejumlah wilayah Papua. Situasi tersebut menunjukkan dengan kondisi geografis yang menantang membutuhkan langkah strategis untuk menjaga konektivitas masyarakat tetap stabil dan terjaga dengan infrastruktur konektivitas yang lebih resilien.
“Infrastruktur ini adalah wujud nyata upaya kami menyediakan layanan digital yang inklusif di wilayah Papua sekaligus memperkuat ketahanan jaringan nasional di wilayah yang memiliki tantangan geografis tinggi,” ujarnya.
Dengan Community Gateway koneksi bisa didistribusikan ke jaringan lokal, mulai dari fiber optik, jaringan wireless, hingga seluler, sehingga masyarakat dapat menikmati akses komunikasi yang lebih luas, stabil, serta merata.
Dengan pendekatan ini, layanan komunikasi tidak hanya kembali pulih, tetapi juga memiliki fondasi yang lebih kuat untuk mendukung kebutuhan konektivitas harian warga serta layanan publik di Merauke dan wilayah sekitarnya.
Direktur Utama Telkomsat Lukman Hakim Abd Rauf menambahkan kehadiran gateway merupakan bagian dari komitmen Telkomsat sebagai bagian dari Telkom Group dalam mendukung langkah transformasi dan pemerataan akses digital di Indonesia.
“Teknologi satelit saat ini sudah sedemikian majunya sehingga sudah bisa sejajar dan mampu mendukung penuh teknologi telekomunikasi yang sudah ada dengan kapasitas dan kualitas tinggi,” katanya.
(jon)
Lihat Juga :