Kebut Penyaluran BLT Kesra 2025 di Mataram, Pos Indonesia Lakukan Ini
Sabtu, 06 Desember 2025 - 20:38 WIB
loading...
Pos Indonesia selaku salah satu mitra penyalur pemerintah menyalurkan BLT Kesra di Mataram, Nusa Tenggara Barat. Proses penyaluran di wilayah tersebut berlangsung lancar. Foto/Dok. SindoNews
A
A
A
MATARAM - Program Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan (BLT Kesra) terus dikebut penyalurannya hingga akhir Desember 2025. PT Pos Indonesia (Persero) selaku salah satu mitra penyalur pemerintah menyalurkan BLT Kesra di Mataram, Nusa Tenggara Barat. Proses penyaluran di wilayah tersebut berlangsung lancar.
Proses penyaluran BLT Kesra ini berjalan lancar berkat proses pendataan, verifikasi, hingga pencairan bantuan.
Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Pejeruk, Eni Suaryati, menjelaskan pendataan penerima BLT Kesra dilakukan dengan mengacu pada tingkat kesejahteraan masyarakat. "Kategorinya dilihat dari desilnya, dari desil 1 sampai 5, dan juga kesejahteraan masyarakat," katanya, Sabtu (6/12/2025). Baca juga: BLT Kesra Rp900 Ribu untuk 35 Juta Penerima Tersalurkan 75%, Tuntas Desember
Ia tak menampik terdapat sejumlah tantangan saat melakukan penyaluran BLT Kesra. Salah satunya, ketika masyarakat berharap mendapat bantuan ganda. Namun, hal tersebut bisa diatasi setelah pihaknya terus memberikan pengarahan dan penjelasan yang baik kepada warga.
"Tantangannya, masyarakat kadang meminta bantuannya, kadang kita tidak boleh, semakin dia sudah mendapat beras, dia ingin mendapat juga bantuan. Dia ingin double mendapat bantuannya," ujarnya.
Eni juga mengungkapkan proses penyaluran bantuan agar tepat sasaran. Agar bantuan tepat sasaran, verifikasi dilakukan langsung di tingkat lingkungan. "Verifikasi data ke bawah, kerja sama dengan Pak RT, pengurus lingkungan. Kita menerima nama itu dari atas, dari memo," katanya.
Eni juga memastikan pihaknya berkoordinasi dengan Pos Indonesia. Menurutnya, koordinasi dengan Pos Indonesia berjalan baik, terutama dalam menangani warga yang kesulitan datang ke kantor pos.
"Tetap kita saling koordinasi sama Pos Indonesia. Kalau ada warga yang belum menerima, silakan ke Kantorpos. Kalau ada yang lansia, petugas Pos akan turun ke rumahnya langsung atau door to door," ucapnya.
Dalam melakukan penyaluran BLT Kesra, Pos Indonesia melakukan berbagai tahap agar penyaluran bisa berjalan dengan baik. Setiap warga yang merupakan penerima manfaat akan mendapatkan kartu undangan.
"Penyaluran BLT di Kantorpos, mekanismenya sesuai dengan yang ada di kartu undangan tersebut, nanti kartu tersebut dibagikan ke masing-masing penerima manfaat BLTS," ujar Juru Bayar Kantorpos Mataram, Zulkardiman.
Pos Indonesia juga memberikan prioritas layanan bagi kelompok rentan. Bagi kelompok ini, mereka akan menggunakan penyaluran door to door alias langsung antar ke rumah.
"Kalau yang lansia, kita harus berkomunikasi dulu dengan pendampingnya, untuk dilibatkan turun langsung ke penerima manfaat yang tersebut. Didatangi langsung dengan tim dari Kantorpos, pendamping PKH dan kelurahan. Dan juga dilibatkan lingkungan," tuturnya.
Namun, ia tidak menampik adanya kendala, terutama terkait kelengkapan identitas. "Kendala pembagian di lapangan banyak sekali seperti penemuan antaranya KTP-nya hilang. Kadang dibawa sama anaknya pas kita mau kunjungan," ujarnya.
Ada pula kasus nama sama, tetapi NIK berbeda sehingga memerlukan pengecekan ulang. "Di KTP namanya sama. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata nomor NIK-nya sama, undangan beda," katanya. Baca juga: Penyaluran BLT Kesra, Pos Indonesia Antarkan ke Lokasi Pengungsian
Untuk kasus seperti ini, pihak Pos bekerja sama dengan pendamping PKH. "Kita arahkan, biar dicocokkan siapa tahu yang menerima tersebut bukan yang menerima. Karena namanya sama, cuma NIK-nya yang beda," terangnya.
Rukenah, salah satu penerima BLT Kesra di Mataram, mengungkapkan rasa gembira setelah mendapat bantuan. Ia mengaku bantuan ini bermanfaat untuknya dalam memenuhi kebutuhan dasar. "Buat beli pampers dan beras," ujarnya.
Proses penyaluran BLT Kesra ini berjalan lancar berkat proses pendataan, verifikasi, hingga pencairan bantuan.
Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Pejeruk, Eni Suaryati, menjelaskan pendataan penerima BLT Kesra dilakukan dengan mengacu pada tingkat kesejahteraan masyarakat. "Kategorinya dilihat dari desilnya, dari desil 1 sampai 5, dan juga kesejahteraan masyarakat," katanya, Sabtu (6/12/2025). Baca juga: BLT Kesra Rp900 Ribu untuk 35 Juta Penerima Tersalurkan 75%, Tuntas Desember
Ia tak menampik terdapat sejumlah tantangan saat melakukan penyaluran BLT Kesra. Salah satunya, ketika masyarakat berharap mendapat bantuan ganda. Namun, hal tersebut bisa diatasi setelah pihaknya terus memberikan pengarahan dan penjelasan yang baik kepada warga.
"Tantangannya, masyarakat kadang meminta bantuannya, kadang kita tidak boleh, semakin dia sudah mendapat beras, dia ingin mendapat juga bantuan. Dia ingin double mendapat bantuannya," ujarnya.
Eni juga mengungkapkan proses penyaluran bantuan agar tepat sasaran. Agar bantuan tepat sasaran, verifikasi dilakukan langsung di tingkat lingkungan. "Verifikasi data ke bawah, kerja sama dengan Pak RT, pengurus lingkungan. Kita menerima nama itu dari atas, dari memo," katanya.
Eni juga memastikan pihaknya berkoordinasi dengan Pos Indonesia. Menurutnya, koordinasi dengan Pos Indonesia berjalan baik, terutama dalam menangani warga yang kesulitan datang ke kantor pos.
"Tetap kita saling koordinasi sama Pos Indonesia. Kalau ada warga yang belum menerima, silakan ke Kantorpos. Kalau ada yang lansia, petugas Pos akan turun ke rumahnya langsung atau door to door," ucapnya.
Dalam melakukan penyaluran BLT Kesra, Pos Indonesia melakukan berbagai tahap agar penyaluran bisa berjalan dengan baik. Setiap warga yang merupakan penerima manfaat akan mendapatkan kartu undangan.
"Penyaluran BLT di Kantorpos, mekanismenya sesuai dengan yang ada di kartu undangan tersebut, nanti kartu tersebut dibagikan ke masing-masing penerima manfaat BLTS," ujar Juru Bayar Kantorpos Mataram, Zulkardiman.
Pos Indonesia juga memberikan prioritas layanan bagi kelompok rentan. Bagi kelompok ini, mereka akan menggunakan penyaluran door to door alias langsung antar ke rumah.
"Kalau yang lansia, kita harus berkomunikasi dulu dengan pendampingnya, untuk dilibatkan turun langsung ke penerima manfaat yang tersebut. Didatangi langsung dengan tim dari Kantorpos, pendamping PKH dan kelurahan. Dan juga dilibatkan lingkungan," tuturnya.
Namun, ia tidak menampik adanya kendala, terutama terkait kelengkapan identitas. "Kendala pembagian di lapangan banyak sekali seperti penemuan antaranya KTP-nya hilang. Kadang dibawa sama anaknya pas kita mau kunjungan," ujarnya.
Ada pula kasus nama sama, tetapi NIK berbeda sehingga memerlukan pengecekan ulang. "Di KTP namanya sama. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata nomor NIK-nya sama, undangan beda," katanya. Baca juga: Penyaluran BLT Kesra, Pos Indonesia Antarkan ke Lokasi Pengungsian
Untuk kasus seperti ini, pihak Pos bekerja sama dengan pendamping PKH. "Kita arahkan, biar dicocokkan siapa tahu yang menerima tersebut bukan yang menerima. Karena namanya sama, cuma NIK-nya yang beda," terangnya.
Rukenah, salah satu penerima BLT Kesra di Mataram, mengungkapkan rasa gembira setelah mendapat bantuan. Ia mengaku bantuan ini bermanfaat untuknya dalam memenuhi kebutuhan dasar. "Buat beli pampers dan beras," ujarnya.
(poe)
Lihat Juga :