Wagub Rano Karno Dukung Bursa Kerja Inklusif untuk Penyandang Disabilitas
Sabtu, 06 Desember 2025 - 13:37 WIB
loading...
Wagub DKI Jakarta Rano Karno menghadiri Bursa Kerja Penyandang Disabilitas lewat program Lintas Mentari 2025 yang diinisiasi Wanita Katolik RI di Jakarta Barat, Sabtu (6/12/2025). Kegiatan ini turut didukung MNC Peduli. Foto: Ravie Wardani
A
A
A
JAKARTA - Kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas di Indonesia kian terbuka lebar. Ini ditandai Bursa Kerja untuk Penyandang Disabilitas lewat program Lintas Mentari 2025 yang diinisiasi Wanita Katolik Republik Indonesia (Wanita Katolik RI) pada Sabtu (6/12/2025).
Kegiatan ini turut didukung MNC Peduli yang sejalan dalam program pemberdayaan penyandang disabilitas. Berlangsung di Universitas Tarumanagara 2 (Untar 2), Jakarta Barat, acara ini merupakan wujud nyata komitmen dalam memperluas akses kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas serta mendorong terciptanya ekosistem ketenagakerjaan inklusif di Indonesia.
Baca juga: Peringatan Hari Disabilitas Internasional Jadi Momentum Kesetaraan HAM
Gelaran perdana ini juga mengusung tema “Gunakan Kemampuan dan Talentaku: Aspirasi Penyandang Disabilitas untuk Masa Depan yang Inklusif dan Berkelanjutan” menegaskan keyakinan bahwa setiap individu memiliki potensi yang layak diberdayakan.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengaku salut dengan antusiasme para peserta. Meski baru pertama digelar, dia menilai kehadiran mereka menjadi bukti semangat para peserta dalam bersaing di dunia profesional.
"Alhamdulillah DKI sudah melangkah jauh membuka job fair untuk saudara-saudara kita. Kemarin Pak Gubernur membuka kegiatan job fair di TIM dan kita menerima hampir 150 orang dan mereka sudah bekerja di beberapa BUMD," ujar Rano.
Pihaknya akan memberi dukungan penuh terhadap job fair bagi masyarakat, khususnya penyandang disabilitas. "Tadi Ibu Elly sebagai Ketua menyampaikan Bang ini langkah pertama, saya bilang wah langkah pertama tapi pengunjungnya sudah banyak, kita akan dukung," katanya.
Pemerintah juga harus hadir mendukung lapangan kerja bagi masyarakat. Untuk penyandang disabilitas, Rano menekankan pentingnya penempatan khusus untuk memaksimalkan kemampuan calon pekerja.
“Jadi, ini adalah hak bagi saudara kita bahwa mereka juga berhak bekerja, tinggal masalah nanti kita tempatkan di mana, itu memerlukan penempatan khusus," ucapnya.
Kegiatan ini turut didukung MNC Peduli yang sejalan dalam program pemberdayaan penyandang disabilitas. Berlangsung di Universitas Tarumanagara 2 (Untar 2), Jakarta Barat, acara ini merupakan wujud nyata komitmen dalam memperluas akses kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas serta mendorong terciptanya ekosistem ketenagakerjaan inklusif di Indonesia.
Baca juga: Peringatan Hari Disabilitas Internasional Jadi Momentum Kesetaraan HAM
Gelaran perdana ini juga mengusung tema “Gunakan Kemampuan dan Talentaku: Aspirasi Penyandang Disabilitas untuk Masa Depan yang Inklusif dan Berkelanjutan” menegaskan keyakinan bahwa setiap individu memiliki potensi yang layak diberdayakan.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengaku salut dengan antusiasme para peserta. Meski baru pertama digelar, dia menilai kehadiran mereka menjadi bukti semangat para peserta dalam bersaing di dunia profesional.
"Alhamdulillah DKI sudah melangkah jauh membuka job fair untuk saudara-saudara kita. Kemarin Pak Gubernur membuka kegiatan job fair di TIM dan kita menerima hampir 150 orang dan mereka sudah bekerja di beberapa BUMD," ujar Rano.
Pihaknya akan memberi dukungan penuh terhadap job fair bagi masyarakat, khususnya penyandang disabilitas. "Tadi Ibu Elly sebagai Ketua menyampaikan Bang ini langkah pertama, saya bilang wah langkah pertama tapi pengunjungnya sudah banyak, kita akan dukung," katanya.
Pemerintah juga harus hadir mendukung lapangan kerja bagi masyarakat. Untuk penyandang disabilitas, Rano menekankan pentingnya penempatan khusus untuk memaksimalkan kemampuan calon pekerja.
“Jadi, ini adalah hak bagi saudara kita bahwa mereka juga berhak bekerja, tinggal masalah nanti kita tempatkan di mana, itu memerlukan penempatan khusus," ucapnya.
(jon)
Lihat Juga :