Hasil Tes DNA, RS Polri Pastikan Kerangka di Tenjo Bogor Alvaro Kiano
Kamis, 04 Desember 2025 - 14:25 WIB
loading...
Kepala RS Polri Brigjen Pol Prima Heru Yulihartono memastikan kerangka yang ditemukan di kawasan Tenjo, Bogor, Jawa Barat, merupakan Alvaro Kiano Nugroho. Foto/Ari Sandita
A
A
A
JAKARTA - Kepala RS Polri Brigjen Pol Prima Heru Yulihartono memastikan kerangka yang ditemukan di kawasan Tenjo, Bogor, Jawa Barat, merupakan Alvaro Kiano Nugroho . Hal itu berdasarkan hasil tes DNA yang dilakukan terhadap kerangka itu dengan ibunda Alvaro, Arum Indah Kusumastuti.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan DNA dan gigi, dapat disimpulkan bahwa kerangka dengan nomor register 0062/XI/2025 adalah Alvaro Kiano Nugroho, anak biologis dari Arum Indah Kusumastuti," ujarnya kepada wartawan, Kamis (4/12/2025).
Menurutnya, Tim Dokter RS Polri telah menerima kerangka manusia yang diduga sebagai Alvaro Kiano. Lantas, tim rumah sakit melakukan pemeriksaan jenazah hingga melakukan pengambilan sampel DNA guna penentuan identitas korban.
Baca Juga: Dengar Kabar Cucunya Meninggal, Nenek Alvaro Kiano Pingsan
"Kami juga telah mengirimkan sampel DNA postmortem, postmortem korban, serta sampel DNA antemortem dari saudari Arum Indah Kusumastuti ke Biro Lab DNA Pusdokkes Polri pada hari yang sama, tanggal 24 November 2025," tuturnya.
Dia menambahkan, hasil pemeriksaan tes DNA terhadap kerangka dan ibu Alvaro dipastikan kerangka itu merupakan Alvaro. Hal itu berdasarkan hasil tes DNA tulang rahang dan gigi.
Alvaro dilaporkan hilang sejak 6 Maret 2025. Korban diculik dan dibunuh oleh ayah tirinya, Alex Iskandar, gara-gara cemburu dan menuding ibu korban telah berselingkuh. Selama 8 bulan Alvaro menghilang, polisi telah melakukan segala upaya pencarian.
Polisi menemukan titik terang dan mengamankan Alex terkait hilangnya Alvaro, pada Jumat (21/11/2025). Alex mengakui telah membawa Alvaro dari masjid tempat mengaji di Bintaro, Jaksel.
Dia lalu membunuh korban dan membuang jasadnya ke wilayah Tenjo, Bogor, Jawa Barat, tiga hari setelah pembunuhan. Saat diamankan di ruang konseling di Polres Metro Jaksel, Alex nekat mengakhiri hidupnya.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan DNA dan gigi, dapat disimpulkan bahwa kerangka dengan nomor register 0062/XI/2025 adalah Alvaro Kiano Nugroho, anak biologis dari Arum Indah Kusumastuti," ujarnya kepada wartawan, Kamis (4/12/2025).
Menurutnya, Tim Dokter RS Polri telah menerima kerangka manusia yang diduga sebagai Alvaro Kiano. Lantas, tim rumah sakit melakukan pemeriksaan jenazah hingga melakukan pengambilan sampel DNA guna penentuan identitas korban.
Baca Juga: Dengar Kabar Cucunya Meninggal, Nenek Alvaro Kiano Pingsan
"Kami juga telah mengirimkan sampel DNA postmortem, postmortem korban, serta sampel DNA antemortem dari saudari Arum Indah Kusumastuti ke Biro Lab DNA Pusdokkes Polri pada hari yang sama, tanggal 24 November 2025," tuturnya.
Dia menambahkan, hasil pemeriksaan tes DNA terhadap kerangka dan ibu Alvaro dipastikan kerangka itu merupakan Alvaro. Hal itu berdasarkan hasil tes DNA tulang rahang dan gigi.
Alvaro dilaporkan hilang sejak 6 Maret 2025. Korban diculik dan dibunuh oleh ayah tirinya, Alex Iskandar, gara-gara cemburu dan menuding ibu korban telah berselingkuh. Selama 8 bulan Alvaro menghilang, polisi telah melakukan segala upaya pencarian.
Polisi menemukan titik terang dan mengamankan Alex terkait hilangnya Alvaro, pada Jumat (21/11/2025). Alex mengakui telah membawa Alvaro dari masjid tempat mengaji di Bintaro, Jaksel.
Dia lalu membunuh korban dan membuang jasadnya ke wilayah Tenjo, Bogor, Jawa Barat, tiga hari setelah pembunuhan. Saat diamankan di ruang konseling di Polres Metro Jaksel, Alex nekat mengakhiri hidupnya.
(zik)
Lihat Juga :