Pramono Minta Digitalisasi di Pasar Ditingkatkan: Copet Bisa Turun Drastis

Kamis, 04 Desember 2025 - 12:58 WIB
loading...
Pramono Minta Digitalisasi...
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta agar digitalisasi ditingkatkan di pasar-pasar tradisional yang ada di Jakarta. Foto/Danandaya
A A A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta agar digitalisasi ditingkatkan di pasar-pasar tradisional yang ada di Jakarta. Pramono meminta jajarannya agar berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia untuk meningkatkan digitalisasi di pasar.

Hal ini disampaikan Pramono dalam kegiatan High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) & Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi DKI Jakarta di Hotel Sari Pasific, Jakarta, Kamis (4/12/2025).

"Bekerja sama dengan BI dan OJK, menurut saya untuk digitalisasi di pasar-pasar di Jakarta dan juga tempat-tempat yang lain, kita adakan kembali untuk menaikkan digitalisasi yang ada," kata Pramono dalam sambutannya, Kamis (4/12/2025).

Baca juga: BI Mulai Resah dengan Maraknya Uang Kripto, Singgung Perlunya Rupiah Digital



Menurutnya, hal yang tak terbayangkan ketika melakukan percepatan digitalisasi di pasar akan membawa dampak keamanan karena tindakan pencopetan akan menurun drastis. Sebab, pembeli akan sedikit membawa uang tunai ketika pergi ke pasar.

"Karena yang dicopet sudah enggak ada lagi. Uang cash-nya kan berkurang secara sangat signifikan. Yang kedua, premanisme nya juga berkurang," ucapnya.

Dia menyampaikan bahwa Jakarta saat ini memang sudah waktunya agar semua lapisan menerapkan digitalisasi. Dia pun menyinggung OJK dan Bank Indonesia untuk mendukung percepatan digitalisasi di Jakarta.

"Untuk itu kata kuncinya Bank Indonesia dan OJK harus berperan serta untuk hal-hal seperti itu," tuturnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Wamen Stella dan Pramono...
Wamen Stella dan Pramono Anung Bahas Jakarta Jadi Pusat Pendidikan Internasional
Rekomendasi
Honda Siap Luncurkan...
Honda Siap Luncurkan 2 Motor Listrik Terbaru Lagi
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved