KPI Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Sumatera
Senin, 01 Desember 2025 - 19:22 WIB
loading...
Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat mengetuk nurani berbagai pihak, termasuk Kilang Pertamina Internasional (KPI). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar) mengetuk nurani berbagai pihak, termasuk Kilang Pertamina Internasional (KPI). Sebagai bentuk kepedulian, KPI mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk para korban di wilayah terdampak.
Penyaluran bantuan dilakukan dalam beberapa tahap dan menggandeng Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Baca juga: Update Bencana Aceh, Sumut, Sumbar: 442 Orang Meninggal, 402 Masih Hilang
Bantuan tahap pertama telah diserahkan pada 29 November 2025 kepada Kepala Subdirektorat Kemitraan Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB Erry Prawisuda. Bantuan tersebut disalurkan pada para korban bencana melalui jalur udara.
“Kami ikut berduka cita atas peristiwa bencana alam yang terjadi di beberapa provinsi bagian ujung pulau Sumatra. Sebagai bentuk solidaritas, kami tergerak untuk meringankan beban para korban dengan mengirimkan bantuan ke lokasi bencana,” ujar Pjs. Corporate Secretary KPI Milla Suciyani dalam keterangannya, Senin (1/12/2025).
Jenis bantuan yang dikirimkan untuk para korban bencana banjir dan longsor meliputi bahan makanan, seperti mi instan, biskuit, vitamin C dan air mineral, masing-masing ratusan pack. Ada pula ratusan kemasan kebutuhan peralatan mandi dan sanitasi seperti sabun mandi, sampo, pasta gigi dan karbol dan alat pembersih lantai.
“Bantuan tahap pertama untuk korban bencana di Kabupaten Sibolga. Bantuan untuk korban bencana di Provinsi Aceh dan Sumatra Barat menyusul akan segera kami berangkatkan,” tutur Milla.
Baca juga: Vladimir Putin Sampaikan Belasungkawa Atas Bencana Banjir dan Longsor Sumatera
Tak hanya dari Jakarta, KPI unit operasi Kilang Dumai juga bergerak memberangkatkan tim relawan ke Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Di sana terdapat daerah operasi Kilang Pangkalan Brandan yang juga saat ini pengelolaanya di bawah Kilang Dumai.
Menurut Milla, relawan tersebut berjumlah 25 orang yang terdiri dari para pekerja, dan anggota komunitas Patra Pala dan Mitra Kerja. Mereka diberangkatkan dari Dumai menuju lokasi bencana melalui jalur darat dan dilepas langsung oleh General Manager KIlang Dumai, Iwan Kurniawan, pada 28 November 2025.
Bersama para relawan, Kilang Dumai juga mengirimkan bantuan logistik, di antaranya 250 kg beras, 20 kg gula, 20 dus mie instan, dan 130 dus air mineral. KPI juga mengirimkan perlengkapan evakuasi berupa satu buah perahu karet, satu paket pelampung dan seperangkat alat komunikasi.
"Solidaritas KPI juga kami tunjukkan dengan pengiriman para relawan ke daerah-daerah yang terkena bencana. Mereka akan berkoordinasi dengan posko-posko bencana di sana," jelas Milla.
Bencana banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatera Barat terjadi dalam waktu yang hampir bersamaan, yakni pada 26-27 November 2025. Akibat peristiwa itu, korban jiwa telah mencapai 533 orang dan 504 orang dilaporkan hilang dan ribuan lainnya mengungsi.
Penyaluran bantuan dilakukan dalam beberapa tahap dan menggandeng Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Baca juga: Update Bencana Aceh, Sumut, Sumbar: 442 Orang Meninggal, 402 Masih Hilang
Bantuan tahap pertama telah diserahkan pada 29 November 2025 kepada Kepala Subdirektorat Kemitraan Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB Erry Prawisuda. Bantuan tersebut disalurkan pada para korban bencana melalui jalur udara.
“Kami ikut berduka cita atas peristiwa bencana alam yang terjadi di beberapa provinsi bagian ujung pulau Sumatra. Sebagai bentuk solidaritas, kami tergerak untuk meringankan beban para korban dengan mengirimkan bantuan ke lokasi bencana,” ujar Pjs. Corporate Secretary KPI Milla Suciyani dalam keterangannya, Senin (1/12/2025).
Jenis bantuan yang dikirimkan untuk para korban bencana banjir dan longsor meliputi bahan makanan, seperti mi instan, biskuit, vitamin C dan air mineral, masing-masing ratusan pack. Ada pula ratusan kemasan kebutuhan peralatan mandi dan sanitasi seperti sabun mandi, sampo, pasta gigi dan karbol dan alat pembersih lantai.
“Bantuan tahap pertama untuk korban bencana di Kabupaten Sibolga. Bantuan untuk korban bencana di Provinsi Aceh dan Sumatra Barat menyusul akan segera kami berangkatkan,” tutur Milla.
Baca juga: Vladimir Putin Sampaikan Belasungkawa Atas Bencana Banjir dan Longsor Sumatera
Tak hanya dari Jakarta, KPI unit operasi Kilang Dumai juga bergerak memberangkatkan tim relawan ke Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Di sana terdapat daerah operasi Kilang Pangkalan Brandan yang juga saat ini pengelolaanya di bawah Kilang Dumai.
Menurut Milla, relawan tersebut berjumlah 25 orang yang terdiri dari para pekerja, dan anggota komunitas Patra Pala dan Mitra Kerja. Mereka diberangkatkan dari Dumai menuju lokasi bencana melalui jalur darat dan dilepas langsung oleh General Manager KIlang Dumai, Iwan Kurniawan, pada 28 November 2025.
Bersama para relawan, Kilang Dumai juga mengirimkan bantuan logistik, di antaranya 250 kg beras, 20 kg gula, 20 dus mie instan, dan 130 dus air mineral. KPI juga mengirimkan perlengkapan evakuasi berupa satu buah perahu karet, satu paket pelampung dan seperangkat alat komunikasi.
"Solidaritas KPI juga kami tunjukkan dengan pengiriman para relawan ke daerah-daerah yang terkena bencana. Mereka akan berkoordinasi dengan posko-posko bencana di sana," jelas Milla.
Bencana banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatera Barat terjadi dalam waktu yang hampir bersamaan, yakni pada 26-27 November 2025. Akibat peristiwa itu, korban jiwa telah mencapai 533 orang dan 504 orang dilaporkan hilang dan ribuan lainnya mengungsi.
(shf)
Lihat Juga :