Gelar Sholawat Kebangsaan di Surabaya, Kemenag: Rawat Keharmonisan Sosial

Senin, 01 Desember 2025 - 14:35 WIB
loading...
Gelar Sholawat Kebangsaan...
Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Sholawat Kebangsaan dan Walk For Harmony di Surabaya. Foto/istimewa
A A A
SURABAYA - Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama ( Kemenag ) menggelar Sholawat Kebangsaan dan Walk For Harmony. Kegiatan tersebut bertujuan untuk merawat keharmonisan sosial dan kesadaran spiritual.

Sholawat Kebangsaan dan Walk For Harmony menjadi bagian dari rangkaian kegiatan The Wonder of Harmony. Kegiatan ini dimulai dengan Sholawat Kebangsaan pada 28 November 2025 yang menghadirkan 25.000 jemaah. Antusiasme meningkat pada Walk For Harmony yang digelar hari ini. Jumlah peserta mencapai 27.500 orang dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad, mengatakan, kegiatan ini bertujuan merawat harmoni sosial sekaligus memperkuat kesadaran spiritual. Abu juga mengajak masyarakat memperluas kepedulian sosial melalui zakat, infak, sedekah, dan wakaf.

Baca juga: Olimpiade PAI 2025, Wamenag Ajak Siswa Perkuat Karakter dan Praktik Nilai Agama

“Kami dari Kemenag merayakan toleransi, kerukunan, kedamaian, dan harmoni. Sekaligus saya mengajak masyarakat Jawa Timur dan Indonesia, kalau berkelebihan rezeki, mari kita melaksanakan zakat, infak, sedekah, dan wakaf untuk saudara-saudara kita yang sedang kekurangan,” ujarnya, Senin (1/12/2025).

Abu menilai, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan kuatnya komitmen warga Jawa Timur dalam menjaga kedamaian. Selain nilai spiritual, kegiatan ini ikut menggerakkan ekonomi lokal.

Senada, Kepala Kantor Kemenag Kota Surabaya Muhammad Muslim mengatakan, kegiatan yang diikuti 52.500 peserta ini memberi dampak ekonomi signifikan bagi UMKM di kawasan Masjid Al-Akbar Surabaya. Pedagang makanan, minuman, hingga pengemudi transportasi daring mencatat kenaikan transaksi.

Baca juga: British Council dan Kemenag Perkuat Hubungan Melalui Kolaborasi di Bidang Pendidikan

Salah satu pelaku food truck, bahkan meraih omzet Rp2 juta. Kehadiran peserta dari berbagai daerah juga memberi efek berantai pada jasa parkir dan pedagang kaki lima.

Muslim membenarkan adanya lonjakan ekonomi pada kegiatan tersebut. Menurut Muslim, keramaian sejak pagi langsung berdampak pada penjualan para pedagang.

“Yang namanya orang kumpul banyak itu dampaknya pasti positif. Di sepanjang jalur itu, jualan laris semua. Secara ekonomi sangat berdampak pada usaha kecil. Peserta banyak yang belum sarapan, jadi camilan dan minuman langsung habis,” ujarnya.

Muslim menyebut, tingginya minat masyarakat juga dipengaruhi hadiah besar dari panitia. Banyak warga datang bersama keluarga dan komunitas, sehingga suasana makin hidup dan peluang transaksi pedagang meningkat.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
Sambut 1 Muharram, Ulama...
Sambut 1 Muharram, Ulama Ajak Masyarakat Tolak Provokasi dan Jaga Persatuan Umat
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
Kemenag Fasilitasi Penyelesaian...
Kemenag Fasilitasi Penyelesaian GMS Bantul, Stafsus Menag: Kedepankan Musyawarah
354 Pencari Jodoh Padati...
354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
Penting, Ini Jadwal...
Penting, Ini Jadwal Simulasi dan Tes AKAP Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
Inspirasi Wanita Indonesia,...
Inspirasi Wanita Indonesia, Filantropis Sandiana Soemarko Kedepankan Kepedulian Sosial
Rekomendasi
Carlos Ghosn Klaim Cuma...
Carlos Ghosn Klaim Cuma Dirinya yang Bisa Memperbaiki Nissan
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026, Ini Namanya
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Berita Terkini
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
Soroti Kematian Dokter...
Soroti Kematian Dokter Icha, DPR Minta Kemenkes dan Polisi Usut Tuntas
Sidang Perdana Praperadilan...
Sidang Perdana Praperadilan Roy Suryo di PN Jaksel Digelar Hari Ini
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved