Warga Aceh Barat Diimbau Waspadai Potensi Banjir Susulan
Sabtu, 29 November 2025 - 09:56 WIB
loading...
Polisi mengimbau warga Aceh Barat mewaspadai potensi banjir susulan. Hujan deras terus mengguyur wilayah tersebut sehingga mengakibatkan sungai meluap. Foto: Dok Sindonews
A
A
A
ACEH BARAT - Polisi mengimbau warga Aceh Barat mewaspadai potensi banjir susulan. Hujan deras terus mengguyur wilayah tersebut sehingga mengakibatkan sungai meluap.
Wilayah Kabupaten Aceh Barat terdapat 15 gampong di Kecamatan Kaway XVI yang terendam banjir. Ketinggian air dilaporkan terus meningkat dan telah mencapai 30-50 cm. Meski demikian, sebagian besar warga masih bertahan di rumah masing-masing sambil memantau kondisi terbaru di wilayahnya.
Baca juga: Rumah Dinas Gubernur Sumut Bobby Nasution Terendam Banjir
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan dan menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama di tengah meningkatnya intensitas banjir.
“Kami mengimbau warga tetap siaga terhadap potensi banjir susulan dan segera menghubungi aparat apabila situasi memburuk,” ujar Joko, Sabtu (29/11/2025).
Jajaran kepolisian telah turun langsung ke lapangan untuk memastikan langkah penanganan cepat di wilayah terdampak banjir.
Polsek Kaway XVI bersama unsur Muspika dan para keuchik telah mendirikan posko tanggap darurat di sejumlah titik guna mempercepat penanganan situasi. Pihak kepolisian juga melakukan pendataan warga terdampak, pemantauan debit air, hingga penyampaian edukasi keamanan selama masa bencana.
Adapun gampong terdampak banjir meliputi Puuk, Alue On, Meunasah Rambot, Pasi Jempa, Putim, Palimbungan, Muko, Babah Meulaboh, Padang Mancang, Peunia, Pasi Jambu, Pasi Tengoh, Tumpok Ladang, Beureugang, dan Mesjid.
Dia meminta masyarakat, khususnya orang tua mengawasi aktivitas anak-anak dan membatasi kegiatan di sekitar sungai maupun area genangan air.
“Kami mengimbau warga agar tetap berada di rumah bila tidak ada keperluan mendesak, menghindari lokasi rawan banjir, serta mengikuti instruksi petugas di lapangan,” ucapnya.
Joko memastikan Polres Aceh Barat akan terus melakukan monitoring intensif terhadap perkembangan situasi banjir dan menyampaikan informasi secara berkala kepada masyarakat. “Kami siap memberikan bantuan kapan pun dibutuhkan. Keamanan dan keselamatan masyarakat merupakan fokus utama kami,” katanya.
Wilayah Kabupaten Aceh Barat terdapat 15 gampong di Kecamatan Kaway XVI yang terendam banjir. Ketinggian air dilaporkan terus meningkat dan telah mencapai 30-50 cm. Meski demikian, sebagian besar warga masih bertahan di rumah masing-masing sambil memantau kondisi terbaru di wilayahnya.
Baca juga: Rumah Dinas Gubernur Sumut Bobby Nasution Terendam Banjir
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan dan menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama di tengah meningkatnya intensitas banjir.
“Kami mengimbau warga tetap siaga terhadap potensi banjir susulan dan segera menghubungi aparat apabila situasi memburuk,” ujar Joko, Sabtu (29/11/2025).
Jajaran kepolisian telah turun langsung ke lapangan untuk memastikan langkah penanganan cepat di wilayah terdampak banjir.
Polsek Kaway XVI bersama unsur Muspika dan para keuchik telah mendirikan posko tanggap darurat di sejumlah titik guna mempercepat penanganan situasi. Pihak kepolisian juga melakukan pendataan warga terdampak, pemantauan debit air, hingga penyampaian edukasi keamanan selama masa bencana.
Adapun gampong terdampak banjir meliputi Puuk, Alue On, Meunasah Rambot, Pasi Jempa, Putim, Palimbungan, Muko, Babah Meulaboh, Padang Mancang, Peunia, Pasi Jambu, Pasi Tengoh, Tumpok Ladang, Beureugang, dan Mesjid.
Dia meminta masyarakat, khususnya orang tua mengawasi aktivitas anak-anak dan membatasi kegiatan di sekitar sungai maupun area genangan air.
“Kami mengimbau warga agar tetap berada di rumah bila tidak ada keperluan mendesak, menghindari lokasi rawan banjir, serta mengikuti instruksi petugas di lapangan,” ucapnya.
Joko memastikan Polres Aceh Barat akan terus melakukan monitoring intensif terhadap perkembangan situasi banjir dan menyampaikan informasi secara berkala kepada masyarakat. “Kami siap memberikan bantuan kapan pun dibutuhkan. Keamanan dan keselamatan masyarakat merupakan fokus utama kami,” katanya.
(jon)
Lihat Juga :