Asdo Artriviyanto Dicopot dari Jabatan Dirut KCI Imbas Tumbler Hilang?
Jum'at, 28 November 2025 - 00:10 WIB
loading...
Viral seorang wanita yang curhat soal pengalamannya yang baru saja kehilangan barang di KRL yang sempat dinaikinya. Foto/YouTube SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Asdo Artriviyanto dicopot dari jabatan Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter. PT KAI (persero) menunjuk Mochamad Purnomosidi sebagai Dirut KCI pengganti Asdo.
Pergantian posisi ini ditegaskan oleh VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda tak berkaitan dengan kasus tumbler penumpang yang hilang. "Betul ada penggantian direktur utama, namun hanya rotasi rutin saja ya, tidak ada kaitan dengan hilangnya tumbler,” kata Karina saat dihubungi wartawan, Kamis (27/11/2025).
Selain Direktur Utama, posisi Direktur Operasi dan Pemasaran kini dijabat oleh Heri Siswanto serta Direktur Keuangan dan Administrasi diemban oleh Nugroho Dwi Sasongko. "Penggantian Direktur Utama, Direktur Operasi dan Pemasaran, serta Direktur Keuangan dan Administrasi," sambungnya.
Baca juga: Kronologi Viralnya Petugas KAI yang Dipecat Perkara Tumbler Penumpang
Sebelumnya, viral di media sosial terkait penumpang KRL bernama Anita yang kehilangan cooler bag berisi botol minum atau tumbler yang hilang ketika ia menumpang kereta commuter line jurusan Stasiun Tanah Abang ke Rangkas Bitung.
Anita pun menghubungi petugas KAI untuk mengamankan barangnya yang tertinggal tersebut. Cooler bagnya pun berhasil diamankan oleh petugas KAI. Namun ia terkejut karena satu botol tumbler miliknya ternyata tak ada di dalam tas.
Anita pun bersikeras agar botol minumnya bisa kembali. Petugas KAI ini berusaha mencari jalan tengah hingga bersedia untuk mendampingi melihat rekaman CCTV. Pihak petugas ini menjelaskan membuka rekaman CCTV membutuhkan prosedur dan perizanan.
Berusaha menemukan titik terang, petugas KAI ini mengaku siap mengganti botol minum atau tumbler milik penumpang KRL tersebut. Diketahui petugas tersebut rela membeli botol minum seharga Rp300 ribu ini.
Alih-alih permasalahan selesai, nasib pekerjaan petugas KAI itu pun justru berada di ujung tanduk. Anita memutuskan memviralkan cerita hilangnya tumbler miliknya di media sosial.
Pergantian posisi ini ditegaskan oleh VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda tak berkaitan dengan kasus tumbler penumpang yang hilang. "Betul ada penggantian direktur utama, namun hanya rotasi rutin saja ya, tidak ada kaitan dengan hilangnya tumbler,” kata Karina saat dihubungi wartawan, Kamis (27/11/2025).
Selain Direktur Utama, posisi Direktur Operasi dan Pemasaran kini dijabat oleh Heri Siswanto serta Direktur Keuangan dan Administrasi diemban oleh Nugroho Dwi Sasongko. "Penggantian Direktur Utama, Direktur Operasi dan Pemasaran, serta Direktur Keuangan dan Administrasi," sambungnya.
Baca juga: Kronologi Viralnya Petugas KAI yang Dipecat Perkara Tumbler Penumpang
Sebelumnya, viral di media sosial terkait penumpang KRL bernama Anita yang kehilangan cooler bag berisi botol minum atau tumbler yang hilang ketika ia menumpang kereta commuter line jurusan Stasiun Tanah Abang ke Rangkas Bitung.
Anita pun menghubungi petugas KAI untuk mengamankan barangnya yang tertinggal tersebut. Cooler bagnya pun berhasil diamankan oleh petugas KAI. Namun ia terkejut karena satu botol tumbler miliknya ternyata tak ada di dalam tas.
Anita pun bersikeras agar botol minumnya bisa kembali. Petugas KAI ini berusaha mencari jalan tengah hingga bersedia untuk mendampingi melihat rekaman CCTV. Pihak petugas ini menjelaskan membuka rekaman CCTV membutuhkan prosedur dan perizanan.
Berusaha menemukan titik terang, petugas KAI ini mengaku siap mengganti botol minum atau tumbler milik penumpang KRL tersebut. Diketahui petugas tersebut rela membeli botol minum seharga Rp300 ribu ini.
Alih-alih permasalahan selesai, nasib pekerjaan petugas KAI itu pun justru berada di ujung tanduk. Anita memutuskan memviralkan cerita hilangnya tumbler miliknya di media sosial.
(rca)
Lihat Juga :