Empat Jembatan Putus Akibat Banjir Bandang dan Longsor di Aceh
Kamis, 27 November 2025 - 19:36 WIB
loading...
Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti menyebut empat jembat di Provinsi Aceh rusak akibat bencana banjir bandang dan longsor. Foto/SindoNews
A
A
A
ACEH - Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti menyebut empat jembat di Provinsi Aceh rusak akibat bencana banjir bandang dan longsor melanda wilayah tersebut. Adapun bencana hidrometeorologi ini juga melanda Provinsi Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
"Saat ini kami mengidentifikasi ada empat jembatan yang terputus yang ada di Aceh," kata Diana usia rapat terbatas bersama Menko PMK di kantor BNPB, Jakarta Timur, Kamis (27/11/2025).
Sementara di Provinsi Sumatera Utara atau tepatnya di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah tercatat ada 20 titik longsor. Namun pihaknya belum bisa mengidentifikasi lengkap titik tersebut karena kesulitan akses menuju lokasi.
Baca juga: BNPB: Banjir di Kabupaten Aceh Utara Belum Ada Tanda Surut
"Kemudian juga ada di Sibolga dan Tapanuli Tengah, yang sampai dengan saat ini ada 20 titik longsor yang kami sendiri juga belum bisa mengidentifikasi karena kami belum bisa masuk sampai ke Sibolga," sambungnya.
Dampak bencana di wilayah Sumatera Barat juga mengganggu layanan air bersih untuk warga. Sebab intalasi dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) mengalami kerusakan.
"Kemudian di Sumatera Barat juga, terkait dengan banjir dan juga terkait dengan masalah air PDAM dan air yang mungkin tidak bisa berfungsi lagi. Nah ini kami sedang mengidentifikasi itu semuanya," ucap dia.
Baca juga: Banjir Bandang dan Longsor Terjang Humbang Hasundutan, 5 Orang Meninggal dan 4 Hilang
Adapun bencana yang melanda tiga provinsi ini diakibatkan dengan adanya fenomena siklus tropis senyar. Diana berharap siklus ini cepat berhenti agar pihaknya bisa mengirimkan alat berat untuk penanganan pasca musibah.
"Mudah-mudahan alat berat kami yang saat ini sudah siap segera bisa sampai ke lokasi. 21 yang ada di Sumatera Utara, dan kemudian 12 yang ada di Aceh, dan 15 yang ada di Sumatera Barat," tuturnya.
"Saat ini kami mengidentifikasi ada empat jembatan yang terputus yang ada di Aceh," kata Diana usia rapat terbatas bersama Menko PMK di kantor BNPB, Jakarta Timur, Kamis (27/11/2025).
Sementara di Provinsi Sumatera Utara atau tepatnya di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah tercatat ada 20 titik longsor. Namun pihaknya belum bisa mengidentifikasi lengkap titik tersebut karena kesulitan akses menuju lokasi.
Baca juga: BNPB: Banjir di Kabupaten Aceh Utara Belum Ada Tanda Surut
"Kemudian juga ada di Sibolga dan Tapanuli Tengah, yang sampai dengan saat ini ada 20 titik longsor yang kami sendiri juga belum bisa mengidentifikasi karena kami belum bisa masuk sampai ke Sibolga," sambungnya.
Dampak bencana di wilayah Sumatera Barat juga mengganggu layanan air bersih untuk warga. Sebab intalasi dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) mengalami kerusakan.
"Kemudian di Sumatera Barat juga, terkait dengan banjir dan juga terkait dengan masalah air PDAM dan air yang mungkin tidak bisa berfungsi lagi. Nah ini kami sedang mengidentifikasi itu semuanya," ucap dia.
Baca juga: Banjir Bandang dan Longsor Terjang Humbang Hasundutan, 5 Orang Meninggal dan 4 Hilang
Adapun bencana yang melanda tiga provinsi ini diakibatkan dengan adanya fenomena siklus tropis senyar. Diana berharap siklus ini cepat berhenti agar pihaknya bisa mengirimkan alat berat untuk penanganan pasca musibah.
"Mudah-mudahan alat berat kami yang saat ini sudah siap segera bisa sampai ke lokasi. 21 yang ada di Sumatera Utara, dan kemudian 12 yang ada di Aceh, dan 15 yang ada di Sumatera Barat," tuturnya.
(cip)
Lihat Juga :