Pemprov Kaltim: Isu Beasiswa Gratispol Jadi Rp5 Juta Hoaks
Kamis, 27 November 2025 - 19:21 WIB
loading...
Jubir Pemprov Kaltim sekaligus Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal menyebut isu beasiswa gratispol dipangkas hoaks. Foto/istimewa
A
A
A
KALTIM - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur ( Pemprov Kaltim ) menegaskan, informasi mengenai pemangkasan bantuan pendidikan Gratispol hingga maksimal Rp5 juta adalah hoaks. Kabar sebelumnya menyebut pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) berdampak pada pengurangan nilai bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa.
Juru Bicara Pemerintah Provinsi Kaltim sekaligus Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal membantah informasi tersebut. “Ini kan jelas hoaks, hehe” tegas Faisal, Kamis (27/11/2025).
Faisal memastikan Program Gratispol tetap berjalan seperti biasa tanpa ada pengurangan. Bahkan cakupannya terus dibungkus agar bisa menyentuh seluruh mahasiswa Kaltim.
Baca juga: Pemprov Kaltim Tuntaskan Janji Gratispol, Marbot Diberangkatkan Umrah
Faisal memaparkan bahwa total anggaran Gratispol 2026 dialokasikan mencapai lebih dari Rp1,38 triliun dengan rincian:
Gratispol S1: Rp1.181.973.000.000
Gratispol S2–S3: Rp133.668.000.000
Gratispol Luar Kaltim: Rp12.870.000.000
Gratispol Luar Negeri: Rp14.844.500.000
Gratispol Khusus: Rp34.506.000.000
Tim Operasional Gratispol : Rp2.567.278.861
Total anggaran: Rp 1.380.428.778.861
Angka ini menyatakan Pemprov Kaltim tidak melakukan pemangkasan terhadap program unggulan bidang pendidikan tersebut.
Baca juga: Gratispol Wujudkan Layanan Publik Gratis bagi Warga Kaltim
Kepala Biro Kesra Setdaprov Kaltim Dasmiah menjelaskan batas atas bantuan UKT sudah diatur jelas dalam petunjuk teknis (juknis) dan tidak pernah berubah, yakni:
Sosial/Humaniora: Maksimal Rp5 juta
Eksakta: Maksimal Rp7 juta
Farmasi: Maksimal Rp8 juta
Kedokteran: Maksimal Rp15 juta
S2: Maksimal Rp12 juta
S3: Maksimal Rp15 juta
Batas atas ini bukan kebijakan baru, melainkan aturan yang sudah berlaku sejak awal program. Dasmiah mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.
Terutama dari akun-akun media sosial yang tidak memiliki kredibilitas. “Prinsipnya, Gratispol tetap jalan tanpa berkurang. Bahkan cakupannya kini semakin luas hingga menyasar semua pelajar,” ujarnya.
Pemprov Kaltim memastikan akan terus memberikan layanan pendidikan terbaik. Termasuk menginginkan program Gratispol Pendidikan yang menjadi kebanggaan daerah.
Juru Bicara Pemerintah Provinsi Kaltim sekaligus Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal membantah informasi tersebut. “Ini kan jelas hoaks, hehe” tegas Faisal, Kamis (27/11/2025).
Faisal memastikan Program Gratispol tetap berjalan seperti biasa tanpa ada pengurangan. Bahkan cakupannya terus dibungkus agar bisa menyentuh seluruh mahasiswa Kaltim.
Baca juga: Pemprov Kaltim Tuntaskan Janji Gratispol, Marbot Diberangkatkan Umrah
Faisal memaparkan bahwa total anggaran Gratispol 2026 dialokasikan mencapai lebih dari Rp1,38 triliun dengan rincian:
Gratispol S1: Rp1.181.973.000.000
Gratispol S2–S3: Rp133.668.000.000
Gratispol Luar Kaltim: Rp12.870.000.000
Gratispol Luar Negeri: Rp14.844.500.000
Gratispol Khusus: Rp34.506.000.000
Tim Operasional Gratispol : Rp2.567.278.861
Total anggaran: Rp 1.380.428.778.861
Angka ini menyatakan Pemprov Kaltim tidak melakukan pemangkasan terhadap program unggulan bidang pendidikan tersebut.
Baca juga: Gratispol Wujudkan Layanan Publik Gratis bagi Warga Kaltim
Kepala Biro Kesra Setdaprov Kaltim Dasmiah menjelaskan batas atas bantuan UKT sudah diatur jelas dalam petunjuk teknis (juknis) dan tidak pernah berubah, yakni:
Sosial/Humaniora: Maksimal Rp5 juta
Eksakta: Maksimal Rp7 juta
Farmasi: Maksimal Rp8 juta
Kedokteran: Maksimal Rp15 juta
S2: Maksimal Rp12 juta
S3: Maksimal Rp15 juta
Batas atas ini bukan kebijakan baru, melainkan aturan yang sudah berlaku sejak awal program. Dasmiah mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.
Terutama dari akun-akun media sosial yang tidak memiliki kredibilitas. “Prinsipnya, Gratispol tetap jalan tanpa berkurang. Bahkan cakupannya kini semakin luas hingga menyasar semua pelajar,” ujarnya.
Pemprov Kaltim memastikan akan terus memberikan layanan pendidikan terbaik. Termasuk menginginkan program Gratispol Pendidikan yang menjadi kebanggaan daerah.
(cip)
Lihat Juga :