Cornelia Agatha Datangi Rumah Duka Alvaro Kiano
Senin, 24 November 2025 - 12:19 WIB
loading...
Ketua Komnas PA DKI Jakarta Cornelia Agatha mendatangi rumah duka Alvaro Kiano Nugroho (6), bocah yang sebelumnya hilang di kawasan Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Foto/Ari Sandita
A
A
A
JAKARTA - Ketua Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA) DKI Jakarta Cornelia Agatha mendatangi rumah duka Alvaro Kiano Nugroho (6), bocah yang sebelumnya hilang di kawasan Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Cornelia datang untuk menenangkan kakek dan nenek Alvaro yang tengah berduka.
Berdasarkan pantauan, Cornelia datang ke rumah duka Alvaro pada Senin (24/11/2025) pukul 09.30 WIB. Dia datang untuk memberikan dukungan kepada keluarga Alvaro yang tengah dalam suasana duka.
Cornelia memeluk nenek Alvaro yang terus menangis di depan rumahnya itu. Kakek Alvaro, Tugiman, menangis saat menceritakan kabar yang diterimanya itu dari kepolisian.
Keluarga menerima kabar Alvaro telah ditemukan, tetapi dalam kondisi meninggal dunia. Saat ini, jenazah Alvaro masih berada di rumah sakit untuk dilakukan tes DNA terhadap ibunya guna memastikannya lebih lanjut.
Baca Juga: Ciri-ciri Pria Misterius Diungkap Marbot Masjid sebelum Alvaro Kiano Hilang
Cornelia mengatakan, dari awal kasus hilangnya Alvaro itu, Komnas PA sudah memberikan atensi dan datang ke rumah Alvaro. Pihaknya turut mengawal kasusnya, membantu di medsos juga menyebarkan informasi tentang Alvaro saat Alvaro masih berstatus hilang dengan seluas-luasnya dan berkoordinasi dengan kepolisian.
"Terutama memberikan support system pada keluarga, kita selalu berkomunikasi karena dukungan itu sangat penting," ujarnya kepada wartawan.
Cornelia mengatakan, kejadian ini bukan hanya ada di Jakarta, tapi di seluruh Indonesia. "Banyak sekali kasus kekerasan terhadap anak, anak hilang. Tentunya menurut saya kita ini harus ada, pertama kepekaan kolektif antara masyarakat. Ketika ada tanda-tanda berpotensi ancaman tentang anak itu kita harus peka, tentunya kita bisa menghindari, sama-sama melindungi," tuturnya.
Dia menambahkan, kasus dugaan kekerasan terhadap anak ataupun kasus anak hilang banyak sekali terjadi di Indonesia. Maka itu, sistem penguatan perlindungan anak harus ditingkatkan, khususnya di kalangan masyarakat.
Berdasarkan pantauan, Cornelia datang ke rumah duka Alvaro pada Senin (24/11/2025) pukul 09.30 WIB. Dia datang untuk memberikan dukungan kepada keluarga Alvaro yang tengah dalam suasana duka.
Cornelia memeluk nenek Alvaro yang terus menangis di depan rumahnya itu. Kakek Alvaro, Tugiman, menangis saat menceritakan kabar yang diterimanya itu dari kepolisian.
Keluarga menerima kabar Alvaro telah ditemukan, tetapi dalam kondisi meninggal dunia. Saat ini, jenazah Alvaro masih berada di rumah sakit untuk dilakukan tes DNA terhadap ibunya guna memastikannya lebih lanjut.
Baca Juga: Ciri-ciri Pria Misterius Diungkap Marbot Masjid sebelum Alvaro Kiano Hilang
Cornelia mengatakan, dari awal kasus hilangnya Alvaro itu, Komnas PA sudah memberikan atensi dan datang ke rumah Alvaro. Pihaknya turut mengawal kasusnya, membantu di medsos juga menyebarkan informasi tentang Alvaro saat Alvaro masih berstatus hilang dengan seluas-luasnya dan berkoordinasi dengan kepolisian.
"Terutama memberikan support system pada keluarga, kita selalu berkomunikasi karena dukungan itu sangat penting," ujarnya kepada wartawan.
Cornelia mengatakan, kejadian ini bukan hanya ada di Jakarta, tapi di seluruh Indonesia. "Banyak sekali kasus kekerasan terhadap anak, anak hilang. Tentunya menurut saya kita ini harus ada, pertama kepekaan kolektif antara masyarakat. Ketika ada tanda-tanda berpotensi ancaman tentang anak itu kita harus peka, tentunya kita bisa menghindari, sama-sama melindungi," tuturnya.
Dia menambahkan, kasus dugaan kekerasan terhadap anak ataupun kasus anak hilang banyak sekali terjadi di Indonesia. Maka itu, sistem penguatan perlindungan anak harus ditingkatkan, khususnya di kalangan masyarakat.
(zik)
Lihat Juga :