KA Batara Kresna Sajikan Pesona Perdesaan di Rute Solo-Wonogiri
Rabu, 19 November 2025 - 19:52 WIB
loading...
PT KAI Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta menggelar kegiatan Batara Kresna Experience Day di Stasiun Purwosari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (19/11/2025). Foto/Ist
A
A
A
SOLO - PT KAI Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta menggelar kegiatan Batara Kresna Experience Day di Stasiun Purwosari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (19/11/2025). Kegiatan untuk mengajak masyarakat lebih mengenal dan dekat dengan Kereta Api (KA) Batara Kresna rute Solo-Wonogiri PP.
Dalam event ini, KAI Daop 6 Yogyakarta berkolaborasi dengan Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Semarang sebagai bentuk sinergitas dalam mempromosikan dan mensosialisasikan keselamatan perjalanan KA Batara Kresna.
Baca juga: Perintahkan Tambah Rangkaian KRL, Prabowo: Diajuin Rp4,8 T, Saya Setujui Rp5 T
"Kegiatan juga sebagai upaya edukasi keselamatan jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, serta mendorong masyarakat menggunakan trasportasi umum ramah lingkungan, seperti kereta api," kata Manajer Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih.
Para peserta diajak tour menggunakan KA Batara Kresna relasi Purwosari - Wonogiri PP. Melalui kolaborasi ini, peserta diajak merasakan langsung sensasi perjalanan menggunakan kereta api Batara Kresna yang menyuguhkan pemandangan alam khas perdesaan, nuansa Kota Solo, serta keunikan budaya lokal di sepanjang lintasan.
Selain itu, KAI Daop 6 Yogyakarta juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terkait keselamatan terutama di jalur kereta api Batara Kresna lintas Purwosari-Wonogiri.
Feni menambahkan, KA Batara Kresna merupakan salah satu KA perintis subsidi pemerintah yang melayani relasi Purwosari - Wonogiri PP dan telah dikenal sebagai salah satu transportasi publik yang menawarkan tiket sangat terjangkau, pengalaman wisata menarik, nyaman, dan ramah lingkungan.
Baca juga: Proyek Peningkatan Jalur KA Solo-Wonogiri Dikebut, Ini Progresnya
"Melalui gelaran Batara Kresna Experience Day, kami ingin mengajak masyarakat, khususnya generasi muda untuk semakin mencintai moda transportasi kereta api serta mengajak orang terdekatnya menggunakan kereta api karena lebih aman, nyaman, tepat waktu dan ramah lingkungan,” ucapnya.
Dari aspek kinerja, lanjut dia, KA Batara Kresna menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. KAI Daop 6 mencatat total volume penumpang naik-turun KA Batara Kresna periode Januari - Oktober 2025 sebanyak 296.742 penumpang atau rata-rata sekitar 29.700 penumpang per bulan.
Angka ini meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun 2024 dengan total 203.586 penumpang atau rata-rata 20.400 penumpang per bulan, sehingga terjadi pertumbuhan sekitar 45,8 persen.
“Peningkatan ini kami syukuri sebagai bentuk kepercayaan masyarakat terhadap layanan KA Batara Kresna. Kami berharap tren positif ini terus berlanjut dan menjadi momentum perluasan minat masyarakat menggunakan transportasi massal yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan,” kata Feni.
Selain sebagai moda transportasi publik, KA Batara Kresna juga memiliki potensi sebagai daya tarik wisata tematik. Lanskap pedesaan, persawahan, dan suasana khas Surakarta yang tersaji sepanjang perjalanan menjadi nilai tambah bagi wisatawan yang ingin menikmati perjalanan santai, berfoto, maupun membuat konten kreatif.
Melalui Batara Kresna Day, KAI ingin meningkatkan awareness dan kepedulian masyarakat dalam menggunakan moda transportasi ramah lingkungan. Penggunaan kereta api diharapkan dapat menjadi salah satu solusi mengurangi kemacetan dan emisi kendaraan di jalan raya.
“Kereta api merupakan moda transportasi massal yang lebih ramah lingkungan serta mampu mengangkut banyak orang sekaligus. Dengan beralih menggunakan KA Batara Kresna, masyarakat tidak hanya mendapatkan pengalaman perjalanan yang unik, tetapi juga ikut berkontribusi pada kelestarian lingkungan dan pengurangan emisi,” jelas Feni.
Dalam event ini, KAI Daop 6 Yogyakarta berkolaborasi dengan Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Semarang sebagai bentuk sinergitas dalam mempromosikan dan mensosialisasikan keselamatan perjalanan KA Batara Kresna.
Baca juga: Perintahkan Tambah Rangkaian KRL, Prabowo: Diajuin Rp4,8 T, Saya Setujui Rp5 T
"Kegiatan juga sebagai upaya edukasi keselamatan jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, serta mendorong masyarakat menggunakan trasportasi umum ramah lingkungan, seperti kereta api," kata Manajer Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih.
Para peserta diajak tour menggunakan KA Batara Kresna relasi Purwosari - Wonogiri PP. Melalui kolaborasi ini, peserta diajak merasakan langsung sensasi perjalanan menggunakan kereta api Batara Kresna yang menyuguhkan pemandangan alam khas perdesaan, nuansa Kota Solo, serta keunikan budaya lokal di sepanjang lintasan.
Selain itu, KAI Daop 6 Yogyakarta juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terkait keselamatan terutama di jalur kereta api Batara Kresna lintas Purwosari-Wonogiri.
Feni menambahkan, KA Batara Kresna merupakan salah satu KA perintis subsidi pemerintah yang melayani relasi Purwosari - Wonogiri PP dan telah dikenal sebagai salah satu transportasi publik yang menawarkan tiket sangat terjangkau, pengalaman wisata menarik, nyaman, dan ramah lingkungan.
Baca juga: Proyek Peningkatan Jalur KA Solo-Wonogiri Dikebut, Ini Progresnya
"Melalui gelaran Batara Kresna Experience Day, kami ingin mengajak masyarakat, khususnya generasi muda untuk semakin mencintai moda transportasi kereta api serta mengajak orang terdekatnya menggunakan kereta api karena lebih aman, nyaman, tepat waktu dan ramah lingkungan,” ucapnya.
Dari aspek kinerja, lanjut dia, KA Batara Kresna menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. KAI Daop 6 mencatat total volume penumpang naik-turun KA Batara Kresna periode Januari - Oktober 2025 sebanyak 296.742 penumpang atau rata-rata sekitar 29.700 penumpang per bulan.
Angka ini meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun 2024 dengan total 203.586 penumpang atau rata-rata 20.400 penumpang per bulan, sehingga terjadi pertumbuhan sekitar 45,8 persen.
“Peningkatan ini kami syukuri sebagai bentuk kepercayaan masyarakat terhadap layanan KA Batara Kresna. Kami berharap tren positif ini terus berlanjut dan menjadi momentum perluasan minat masyarakat menggunakan transportasi massal yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan,” kata Feni.
Selain sebagai moda transportasi publik, KA Batara Kresna juga memiliki potensi sebagai daya tarik wisata tematik. Lanskap pedesaan, persawahan, dan suasana khas Surakarta yang tersaji sepanjang perjalanan menjadi nilai tambah bagi wisatawan yang ingin menikmati perjalanan santai, berfoto, maupun membuat konten kreatif.
Melalui Batara Kresna Day, KAI ingin meningkatkan awareness dan kepedulian masyarakat dalam menggunakan moda transportasi ramah lingkungan. Penggunaan kereta api diharapkan dapat menjadi salah satu solusi mengurangi kemacetan dan emisi kendaraan di jalan raya.
“Kereta api merupakan moda transportasi massal yang lebih ramah lingkungan serta mampu mengangkut banyak orang sekaligus. Dengan beralih menggunakan KA Batara Kresna, masyarakat tidak hanya mendapatkan pengalaman perjalanan yang unik, tetapi juga ikut berkontribusi pada kelestarian lingkungan dan pengurangan emisi,” jelas Feni.
(shf)
Lihat Juga :