IPM Kalteng 2025 Naik, Gubernur Agustiar: Perkuat Sektor Digitalisasi dan Pendidikan

Kamis, 13 November 2025 - 16:21 WIB
loading...
A A A
‎Peningkatan IPM Kalimantan Tengah 2025 tidak lepas dari fokus pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan manusia. ‎Data peningkatan HLS dan RLS menunjukkan semakin banyak generasi muda Kalteng yang menempuh pendidikan lebih lama, sebuah capaian yang diperkuat oleh transformasi digital di sektor pendidikan.

‎Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Agustiar Sabran telah menjalankan berbagai kebijakan strategis melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kalteng. Program digitalisasi sekolah SMA/SMK/SKH menjadi salah satu langkah visioner untuk membangun ekosistem pendidikan berbasis teknologi. Program tersebut meliputi, Penguatan infrastruktur TIK, seperti bantuan Starlink, panel surya, dan tv interaktif atau papan tulis interaktif.


‎Selain itu juga ada integrasi platform pembelajaran digital, termasuk e-learning, aplikasi ujian online, dan sistem manajemen sekolah. Peningkatan literasi digital guru dan siswa, melalui pelatihan coding, penggunaan AI, serta penerapan teknologi dalam pembelajaran interaktif.

‎Kebijakan digitalisasi ini tidak hanya mempercepat modernisasi sistem pendidikan, tetapi juga menjadi strategi nyata untuk memperluas akses pendidikan ke daerah terpencil dan meningkatkan pemerataan mutu pendidikan di seluruh wilayah Kalteng.

‎Transformasi digital terbukti memberikan dampak langsung terhadap peningkatan dimensi pengetahuan dalam IPM. Siswa kini lebih mudah mengakses sumber belajar global dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, sehingga kualitas hasil belajar meningkat.

‎Selain itu, lulusan SMA/SMK dengan keterampilan digital kini lebih kompetitif di pasar kerja, yang berdampak pada peningkatan pendapatan dan daya beli masyarakat. Di sisi lain, literasi digital juga memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan, mendukung peningkatan harapan hidup di daerah ini.

‎Capaian IPM 2025 menjadi bukti bahwa investasi pada pendidikan digital telah membuahkan hasil konkret. ‎“Peningkatan IPM Kalimantan Tengah 2025 adalah bukti nyata bahwa investasi pada pendidikan digital telah membuahkan hasil. Dengan sekolah-sekolah SMA/SMK yang semakin terhubung dengan teknologi, anak-anak kita tidak hanya belajar lebih lama, tetapi juga lebih cerdas, lebih kreatif, dan lebih siap menghadapi tantangan global,” demikian narasi publik yang kini digaungkan Pemprov Kalteng seperti yang dikutip dari berbagai sumber media.

‎Digitalisasi pendidikan terbukti menjadi jembatan emas yang menghubungkan generasi muda Kalteng dengan masa depan yang lebih cerah, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan manusia yang berkeadilan, berdaya saing, dan berkelanjutan. ‎Selain itu, yang menjadi bukti kuat majunya digitalisasi pendidikan di Kalteng adalah adanya Apresiasi Nasional, Mendikdasmen Sebut Kalteng Mendahului Pusat.

Capaian gemilang Kalteng dalam dunia pendidikan juga mendapat pengakuan langsung dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti saat menghadiri acara Gebyar Pendidikan Unggul Muhammadiyah untuk Kalteng Lebih Berkah di Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) Kampus 3, pada Jumat, 9 Mei 2025.

‎“Saya sangat berbahagia bisa hadir dan mendengarkan langsung paparan Bapak Gubernur. Program-program pendidikan di Kalimantan Tengah bukan hanya sejalan dengan arah kebijakan Presiden dan Kementerian, tetapi sudah lebih dulu dilaksanakan,” ungkapnya.

Abdul Mu’ti menilai kebijakan pendidikan Kalteng sangat progresif dan selangkah lebih maju dari pusat. ‎“Presiden Prabowo Subianto beberapa hari lalu meluncurkan Empat Program Cepat Pendidikan, yaitu bantuan guru honorer, beasiswa guru belum S1, revitalisasi sekolah, dan digitalisasi pendidikan. Namun Kalteng sudah menerapkannya lebih dulu, bahkan lebih terintegrasi,” tegasnya.

Abdul ‎Mu’ti mencontohkan SMK Negeri 3 Palangka Raya yang telah menerapkan pembelajaran digital dengan Smart Class dan Smart Board. “Kalimantan Tengah sudah mendahului kami di tingkat nasional. Ini patut menjadi contoh bagi daerah lain,” ucapnya.

Abdul Mu’ti juga memuji Program Kuliah Gratis untuk 10.000 mahasiswa dari keluarga kurang mampu serta bantuan pendidikan Rp2,4 juta bagi siswa kurang mampu. “Kalau sudah seperti ini, tugas saya tinggal menyampaikan kisah sukses Kalimantan Tengah ke seluruh Indonesia,” ujarnya.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Muhammad Reza Prabowo menyampaikan apresiasi atas pengakuan nasional tersebut. “Penghargaan dari Mendikdasmen menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus memperluas jangkauan digitalisasi pembelajaran. Semua ini adalah hasil dari komitmen kuat Bapak Gubernur H. Agustiar Sabran untuk memastikan tidak ada anak-anak Kalteng yang tertinggal pendidikan, baik di kota maupun pelosok desa,” ujarnya.

Reza menegaskan, arahan Gubernur sangat jelas tidak boleh ada masyarakat yang tidak bisa sekolah, tidak bisa berobat, dan tidak bisa makan. “Karena itu, kebijakan pendidikan kami selalu berpihak kepada masyarakat tidak mampu,” tambahnya.

‎Menurut Reza, Pemprov Kalteng akan terus memperluas program revitalisasi sekolah dan digitalisasi hingga ke pelosok-pelosok, pedalaman dan penjuru Kalteng. “Tahun ini kami juga menyiapkan pembangunan tujuh unit sekolah baru, termasuk sekolah khusus di Kabupaten Katingan, sebagai bukti perhatian terhadap pendidikan inklusif,” paparnya.

‎Reza menegaskan pentingnya sinergi antara pusat dan daerah. “Kolaborasi ini harus terus berlanjut demi mewujudkan pendidikan berkualitas dan berkarakter di Bumi Tambun Bungai. Apa yang kami capai hari ini adalah hasil kerja bersama seluruh elemen pendidikan dan dukungan penuh dari pemerintah pusat,” ucapnya
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cetak Generasi Berkarakter,...
Cetak Generasi Berkarakter, PHG Dirikan Sekolah Dian Harapan di Bandung
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Pendaftaran Kartu Huma...
Pendaftaran Kartu Huma Betang Sejahtera Kini Berbasis Digital, Masyarakat Kalteng Bisa Daftar Melalui humabetang.id
SDH Depok Komitmen Bangun...
SDH Depok Komitmen Bangun Pendidikan Karakter hingga Pengembangan Kepemimpinan
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
Kepala BPS Ungkap Progres...
Kepala BPS Ungkap Progres Sensus Ekonomi 2026 DKI Jakarta: Capai 45,17%
Sambut Harlah ke-28,...
Sambut Harlah ke-28, PKB Fasilitasi Beasiswa Jejak Nusantara untuk Siswa Arus Kualan
Rekomendasi
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
FIP Bronze Banten 2026...
FIP Bronze Banten 2026 Hadirkan Persaingan Atlet Padel dari 30 Negara
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Berita Terkini
UMB Bangun Sistem Pengelolaan...
UMB Bangun Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu di Pondok Kelor Tangerang
Gunung Dukono Erupsi,...
Gunung Dukono Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik Setinggi 2.300 Meter
Sidang Praperadilan,...
Sidang Praperadilan, Ahli Pidana Soroti Bukti Permulaan Penetapan Tersangka Roy Suryo
Penampakan Tiang dan...
Penampakan Tiang dan Tangga JPO Tendean Dipotong Petugas Gabungan
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi...
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi Pemkab Bandung dalam Perkuat Pengawasan Berbasis Digital
Bangun Budaya Peduli...
Bangun Budaya Peduli Lingkungan, SDN Keranggan Tangsel Bidik Adiwiyata Nasional
Infografis
Ketentuan Seragam dan...
Ketentuan Seragam dan 4 Hal yang Dilarang Selama MPLS 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved