Kemenkes: Masih Ada Puskesmas yang Jarak Tempuhnya di Atas 2 Jam dari Desa

Kamis, 13 November 2025 - 12:28 WIB
loading...
Kemenkes: Masih Ada...
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat ada 10.300 puskesmas di seluruh Indonesia. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Kementerian Kesehatan ( Kemenkes ) mencatat ada 10.300 puskesmas di seluruh Indonesia. Dari jumlah itu, sebagian puskesmas memiliki jarak tempuh hingga 2 jam dari desa dan rasionya terbilang tinggi.

Hal itu diungkapkan Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes, Maria Endang Sumiwi, saat raker bersama Komisi IX DPR RI, di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Kamis (13/11/2025).

Maria menyampaikan, ada 10.300 puskesmas yang tersebar di seluruh Indonesia. Dari jumlah itu, ada 2.652 yang kategori puskesmas yang berada di wilayah Daerah Terpencil, Tertinggal, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK).

Baca juga: Menkes: IMEDIC 2025 Jadi Forum Strategis Kembangkan Sektor Kesehatan

"Namun dari 10.300 itu kita melihat kalau sesuai standar kita, satu puskesmas bisa menangani 30.000 orang. Sekarang ada 160 kabupaten kota yang sudah rata-ratanya di atas 1 banding 30.000, sehingga ini relatif overload," ungkap Maria.

Maria pun mengakui, masih ada 36 kecamatan yang belum memiliki puskesmas. Bahkan, kata dia, ada ratusan piskesmas yang harus diakses dua jam dari desa terjauhnya.

"Masih ada 268 puskesmas dengan waktu tempuh di atas 2 jam untuk desa terjauhnya. Nah, ini yang di bawah ini yang nanti kami akan terus mengurangi puskesmas-puskesmas, keadaan-keadaan seperti ini," katanya.

Baca juga: Kemenkes dan Jerman Luncurkan ACTIVE 2.0 untuk Penanganan Kanker Serviks di Indonesia

Maria juga menyampaikan, ada 129 puskesmas yang direncanakan untuk direlokasi. Langkah itu dilakukan atas berbagai pertimbangan, salahnya, 111 puskesmas dalam kondisi rusak berat.


"54.257 desa sudah memiliki UPKDK, ini Pustu. Dan rencananya sampai 2029 kita akan membangun 2.082 puskesmas dan 6.576 UPKDK," ucap Maria.

Maria menambahkan, ada 6.361 atau 61% dari jumlah puskesmas yang sudah memiliki 9 jenis tenaga kesehatan. Angka ini mengalami kenaikan dari tahun lalu yang hanya mencapai 59%.

"Jadi ada 76 kabupaten kota yang 100% lengkap, 127 kabupaten kota masih 81 sampai 99% lengkap, 126 yang 51 sampai 80%, dan 185 yang 0 sampai 50%. Kekurangannya paling banyak adalah dokter gigi (2.775), kesling, gizi, ATLM, dokter, farmasi, kesmas, bidan, dan perawat. Dan ini sudah direncanakan oleh Dirjen SDM-K, untuk melakukan pemenuhan terhadap SDM kesehatan agar pelayanan di kesehatan primer itu lengkap dengan pengadaan ASN bidang kesehatan, penugasan khusus, pemberian beasiswa, dan program internship," katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dilaporkan soal Dugaan...
Dilaporkan soal Dugaan Gelar Palsu, Kemenkes: Menkes Budi Tak Pernah Cantumkan Gelar dalam Administrasinya
Prabowo Dapat Laporan...
Prabowo Dapat Laporan Puskesmas di Miangas Belum Pernah Diperbaiki Sejak Era Soeharto
Tinjau Puskesmas Miangas,...
Tinjau Puskesmas Miangas, Prabowo Soroti Pelayanan Kesehatan di Daerah Perbatasan
Bantu Kesehatan Perempuan,...
Bantu Kesehatan Perempuan, UNFPA Indonesia Terima Her Health Grant 2026 dari Organon
Program JKN Tanggung...
Program JKN Tanggung Biaya Pengobatan Anak Yunita di RSU Cempaka Lima Banda Aceh
Dukung Layanan Kesehatan...
Dukung Layanan Kesehatan Pascabencana, Astra Salurkan Bantuan ke Sumatera
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi...
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi Kesehatan Tak Boleh Hanya Terjadi di Atas Kertas
Prabowo Komitmen Sediakan...
Prabowo Komitmen Sediakan Obat Murah Agar Bisa Diakses Masyarakat
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Rekomendasi
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Infografis
5 Pencurian di Museum...
5 Pencurian di Museum yang Paling Terkenal, dari Mona Lisa hingga Van Gogh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved