Dedie Ragukan Pernyataan Satgas COVID-19 Nasional yang Sebut Bogor Zona Oranye

Senin, 14 September 2020 - 20:30 WIB
loading...
Dedie Ragukan Pernyataan...
Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Bogor Dedie A. Rachim (Kanan). Foto/SINDOnews
A A A
BOGOR - Data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Nasional masih mencatat Kota Bogor sebagai zona oranye. Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Bogor Dedie A. Rachim menduga data Satgas Nasional belum update.

"Itu jam berapa dilihatnya? (Kalau memang zona oranye), bagus kalau betul. Mudah-mudahan benar zona oranye," ucapnya, Senin (14/9/2020). Sebelumnya, Wali Kota Bima Arya juga menyebutkan Kota Bogor sudah kembali ke zona merah. (Baca juga; Bima Arya Sebut Kota Bogor Zona Merah Lagi, Ini Faktanya )

Dedie menduga Satgas COVID-19 Nasional tidak update alias belum diperbarui. "Betul (Kemungkinan Satgas Nasional belum update), ada data positively rate 100% berarti masih harus dikoreksi lagi," ungkapnya.

Sebelumnya Bima Arya mengklaim Kota Bogor masuk zona merah berdasarkan data Satgas Nasional. Namun faktanya data Covid19.go.id masih mencatat Bogor (Kota/Kabupaten) masih zona oranye. (Baca juga; Survei COVID-19 di Bogor, Bima Arya Gandeng Kampus Singapura )

Untuk itu, Pemkot Bogor memutuskan untuk kembali memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Mikro dan Komunitas (PSBMK). Perpanjangan berlaku hingga dua minggu ke depan terhitung mulai 15-29 September 2020.

"Baru saja kami Forkopimda, Ketua MUI, Ketua IDI, Ketua HIPMI, Ketua KNPI, Karang Taruna telah melakukan pembahasan menentukan langkah lanjut ke depan. Yang pertama, Kota Bogor dengan melihat perkembangan yang ada, baik di dalam Kota Bogor maupun kebijakan yang diputuskan di DKI, memutuskan untuk melanjutkan PSBMK selama dua minggu ke depan hingga 29 September 2020,” ungkap Bima.

Dia menambahkan, pertemuan tersebut juga menyepakati untuk dilakukan penguatan di wilayah, khususnya di tingkat RW zona merah. “Jadi kami semua akan berkolaborasi, akan menguatkan pengawasan di RW dan RT yang saat ini masuk kategori zona merah. Betul-betul akan dilakukan restriksi atau pembatasan aktivitas yang ada di sana,” katanya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendaftaran SPMB SD...
Pendaftaran SPMB SD Kota Bogor 2026 Mulai 8 Juni, Ini Syarat dan Cara Seleksinya
Banyak Saham Tenggelam...
Banyak Saham Tenggelam di Zona Merah, OJK Bilang Begini
Saham-saham Rontok Berjamaah,...
Saham-saham Rontok Berjamaah, Danantara Sebut Koreksi Alam
Rekomendasi
Lewat Buku, Saddam Permana...
Lewat Buku, Saddam Permana Bongkar Kisah Masa Lalunya
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
Thomas Muller Buka Lagi...
Thomas Muller Buka Lagi Momen Kontroversial Bersama Messi, Sindir Keputusan Wasit
Berita Terkini
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
Plt Bupati Bekasi Bakal...
Plt Bupati Bekasi Bakal Evaluasi Kinerja Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
Hadir di IFBC Yogyakarta...
Hadir di IFBC Yogyakarta 2026, Booth Bingxue Dipadati Calon Mitra
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
Infografis
Waspada, Kasus COVID-19...
Waspada, Kasus COVID-19 Meningkat 2 Kali Lipat di Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved