Program DSA Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Flores
Selasa, 11 November 2025 - 22:56 WIB
loading...
Program Pembinaan Desa Sejahtera Astra (DSA) membuka lapangan kerja baru dan berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Bajawa, Ngada, Pulau Flores, NTT. Foto/Ist
A
A
A
NGADA - Program Pembinaan Desa Sejahtera Astra (DSA) berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Program tersebut juga mampu membuka lapangan kerja baru.
Hal itu penting untuk memperkuat kemandirian ekonomi desa melalui pendampingan berkelanjutan dan pemberdayaan potensi lokal. Salah satu wujud komitmen tersebut adalah melalui DSA Bajawa di Ngada, Pulau Flores, NTT yang mendorong tumbuhnya ekosistem kopi berkualitas serta usaha produktif berbasis masyarakat.
Baca juga: Desa di Ngada NTT Ekspor 15 Ton Kopi ke Thailand Bernilai Rp1,65 Miliar
“Astra meyakini percepatan kemajuan bangsa dapat dibangun melalui penguatan kapasitas ekonomi masyarakat di tingkat desa. Melalui pembinaan yang terstruktur dan kolaboratif, kami mendorong terbentuknya ekosistem usaha yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan sehingga masyarakat desa dapat mandiri dan berkembang sesuai potensi yang dimilikinya,” ujar Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro, Selasa (11/11/2025).
Program pembinaan Desa Sejahtera Astra Bajawa mencakup enam desa, yaitu Naru, Wawowae, Mukuvoka, Ngoranale, Bolonga, dan Bowali. Melalui pendampingan intensif, lebih dari 200 masyarakat terlibat aktif dalam seluruh rantai nilai kopi, mulai dari budidaya hingga pemasaran.
“Program ini berhasil meningkatkan pendapatan petani hingga 67 persen, menciptakan 54 lapangan kerja baru, menyerap 100% hasil panen, termasuk yang kini diarahkan ke pasar ekspor Thailand, serta melahirkan dua unit usaha baru dan satu kelompok pengolahan limbah menjadi produk bernilai tambah,” katanya.
Baca juga: Kapolda Metro Jaya: Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Jarang Bergaul dan Tertarik Konten Kekerasan
Semangat Kolaborasi Desa Sejahtera Astra Bajawa. Di dataran tinggi Flores, semangat perubahan itu terasa nyata. Para petani tidak hanya mempelajari teknik budidaya dan pengolahan, tetapi juga membangun cara pandang baru bahwa bekerja di desa adalah pilihan masa depan yang berkelanjutan.
Pendampingan dilakukan bersama dua penggerak Desa Sejahtera Astra Bajawa, yaitu Bernard Suryanto Langoday, fasilitator pembinaan yang berperan dalam penguatan business character, standar kualitas, dan tata kelola pascapanen serta Donatus Philipus Kabe, pemimpin Rumah Kopi Bajawa yang mendorong regenerasi petani muda melalui ruang belajar dan inovasi berbasis komunitas.
Keduanya memastikan ekosistem kopi Bajawa tumbuh tidak hanya dalam skala ekonomi, tetapi juga dalam mutu, kebanggaan lokal, dan keberlanjutan lingkungan dan senantiasa mendapatkan pendampingan.
Hal itu penting untuk memperkuat kemandirian ekonomi desa melalui pendampingan berkelanjutan dan pemberdayaan potensi lokal. Salah satu wujud komitmen tersebut adalah melalui DSA Bajawa di Ngada, Pulau Flores, NTT yang mendorong tumbuhnya ekosistem kopi berkualitas serta usaha produktif berbasis masyarakat.
Baca juga: Desa di Ngada NTT Ekspor 15 Ton Kopi ke Thailand Bernilai Rp1,65 Miliar
“Astra meyakini percepatan kemajuan bangsa dapat dibangun melalui penguatan kapasitas ekonomi masyarakat di tingkat desa. Melalui pembinaan yang terstruktur dan kolaboratif, kami mendorong terbentuknya ekosistem usaha yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan sehingga masyarakat desa dapat mandiri dan berkembang sesuai potensi yang dimilikinya,” ujar Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro, Selasa (11/11/2025).
Program pembinaan Desa Sejahtera Astra Bajawa mencakup enam desa, yaitu Naru, Wawowae, Mukuvoka, Ngoranale, Bolonga, dan Bowali. Melalui pendampingan intensif, lebih dari 200 masyarakat terlibat aktif dalam seluruh rantai nilai kopi, mulai dari budidaya hingga pemasaran.
“Program ini berhasil meningkatkan pendapatan petani hingga 67 persen, menciptakan 54 lapangan kerja baru, menyerap 100% hasil panen, termasuk yang kini diarahkan ke pasar ekspor Thailand, serta melahirkan dua unit usaha baru dan satu kelompok pengolahan limbah menjadi produk bernilai tambah,” katanya.
Baca juga: Kapolda Metro Jaya: Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Jarang Bergaul dan Tertarik Konten Kekerasan
Semangat Kolaborasi Desa Sejahtera Astra Bajawa. Di dataran tinggi Flores, semangat perubahan itu terasa nyata. Para petani tidak hanya mempelajari teknik budidaya dan pengolahan, tetapi juga membangun cara pandang baru bahwa bekerja di desa adalah pilihan masa depan yang berkelanjutan.
Pendampingan dilakukan bersama dua penggerak Desa Sejahtera Astra Bajawa, yaitu Bernard Suryanto Langoday, fasilitator pembinaan yang berperan dalam penguatan business character, standar kualitas, dan tata kelola pascapanen serta Donatus Philipus Kabe, pemimpin Rumah Kopi Bajawa yang mendorong regenerasi petani muda melalui ruang belajar dan inovasi berbasis komunitas.
Keduanya memastikan ekosistem kopi Bajawa tumbuh tidak hanya dalam skala ekonomi, tetapi juga dalam mutu, kebanggaan lokal, dan keberlanjutan lingkungan dan senantiasa mendapatkan pendampingan.
(shf)
Lihat Juga :