Wujud Pengabdian Masyarakat, UI Gelar Pelatihan Teknisi AC
Minggu, 09 November 2025 - 21:35 WIB
loading...
Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan Universitas Indonesia (UI) mengadakan pengabdian masyarakat berupa pelatihan teknisi perawatan AC. Kegiatan dilaksanakan di Yayasan Debintal Bekasi, belum lama ini. Foto: Ist
A
A
A
BEKASI - Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan Universitas Indonesia (UI) mengadakan pengabdian masyarakat berupa pelatihan teknisi perawatan AC. Kegiatan dilaksanakan di Yayasan Debintal Bekasi, belum lama ini.
Dosen Tetap Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan UI Sapto Priyanto menyatakan kegiatan pelatihan teknisi perawatan AC tersebut merupakan langkah nyata kampusnya untuk memberikan dampak kepada masyarakat.
"Pengabdian masyarakat ini merupakan perwujudan dari Universitas Indonesia sebagai universitas unggul dan berdampak untuk masyarakat (impactful)," ujar Sapto.
Nur Ahmanudin yang merupakan instruktur dari Perkumpulan Teknisi Refrigerasi dan Tata Udara (PTRTU) menyampaikan para peserta pelatihan sangat antusias mengikuti pelatihan baik sesi pemaparan maupun praktik.
Dalam sesi pelatihan, instruktur memberikan pembelajaran yang lengkap, mulai dari mempersiapkan peralatan, setting mesin air, membukan bagian AC indoor yang akan dibersihkan, memasang plastik dan selang air untuk pembuangan, membersihkan AC indoor, memasang kembali bagian AC indoor dengan benar dan membersihkan AC outdoor.
Ketua Yayasan Debintal Hendro Fernando mengatakan pelatihan teknisi perawatan AC yang diadakan oleh Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan UI merupakan bentuk implementasi pengabdian terhadap masyarakat yang nyata.
"Peserta yang mengikuti dari DKM masjid dan musala sangat berdampak kebermanfaatannya, sehingga nantinya dapat merawat AC masjid dan musala secara mandiri," ujar Hendro.
Salah satu peserta bernama Muhnajib gembira dengan pelatihan ini, karena sangat bermanfaat dan bisa jadi motivasi untuk masyarakat yang umumnya sulit mencari kerja karena keterbatasan skill.
Terlebih dalam pelatihan tersebut, instruktur yang dihadirkan memang sangat berpengalaman dan sangat jelas dalam memberikan pemaparan. Sehingga, dia berharap kegiatan tersebut dapat ditingkatkan lagi.
Peserta yang terlibat dalam pelatihan berjumlah 13 orang. Materi awal yang diberikan adalah sekilas sejarah tentang AC, preventive maintenance (PM) dan corrective maintenance (CM) AC. Kemudian disusul dengan praktik.
Dosen Tetap Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan UI Sapto Priyanto menyatakan kegiatan pelatihan teknisi perawatan AC tersebut merupakan langkah nyata kampusnya untuk memberikan dampak kepada masyarakat.
"Pengabdian masyarakat ini merupakan perwujudan dari Universitas Indonesia sebagai universitas unggul dan berdampak untuk masyarakat (impactful)," ujar Sapto.
Nur Ahmanudin yang merupakan instruktur dari Perkumpulan Teknisi Refrigerasi dan Tata Udara (PTRTU) menyampaikan para peserta pelatihan sangat antusias mengikuti pelatihan baik sesi pemaparan maupun praktik.
Dalam sesi pelatihan, instruktur memberikan pembelajaran yang lengkap, mulai dari mempersiapkan peralatan, setting mesin air, membukan bagian AC indoor yang akan dibersihkan, memasang plastik dan selang air untuk pembuangan, membersihkan AC indoor, memasang kembali bagian AC indoor dengan benar dan membersihkan AC outdoor.
Ketua Yayasan Debintal Hendro Fernando mengatakan pelatihan teknisi perawatan AC yang diadakan oleh Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan UI merupakan bentuk implementasi pengabdian terhadap masyarakat yang nyata.
"Peserta yang mengikuti dari DKM masjid dan musala sangat berdampak kebermanfaatannya, sehingga nantinya dapat merawat AC masjid dan musala secara mandiri," ujar Hendro.
Salah satu peserta bernama Muhnajib gembira dengan pelatihan ini, karena sangat bermanfaat dan bisa jadi motivasi untuk masyarakat yang umumnya sulit mencari kerja karena keterbatasan skill.
Terlebih dalam pelatihan tersebut, instruktur yang dihadirkan memang sangat berpengalaman dan sangat jelas dalam memberikan pemaparan. Sehingga, dia berharap kegiatan tersebut dapat ditingkatkan lagi.
Peserta yang terlibat dalam pelatihan berjumlah 13 orang. Materi awal yang diberikan adalah sekilas sejarah tentang AC, preventive maintenance (PM) dan corrective maintenance (CM) AC. Kemudian disusul dengan praktik.
(jon)
Lihat Juga :