Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Dikenal Tertutup dan Jarang Bergaul, Sempat Terekam CCTV
Sabtu, 08 November 2025 - 15:22 WIB
loading...
Terduga pelaku aksi teror ledakan di SMAN 72 Jakarta terekam CCTV saat berangkat sekolah diantar oleh ayahnya. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - RUMAH yang ditinggali terduga pelaku peledakan area masjid SMAN 72 Jakarta yang berada di Jalan Mahoni 1, Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara sempat dipasangi garis polisi. Namun kini garis polisi telah dilepas.
![Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Dikenal Tertutup dan Jarang Bergaul, Sempat Terekam CCTV]()
Siswa laki-laki SMAN 72 Jakarta kelas 12 yang diduga menjadi pelaku peledakan ini diketahui tinggal bersama sang ayah di rumah majikan tempat ayahnya bekerja. Remaja itu juga dikenal tertutup dan tidak bergaul serta lebih banyak memilih berdiam diri di kamar.
Baca juga: 20 Korban Ledakan di SMA 72 Kelapa Gading Dibawa ke Rumah Sakit, 1 Pelaku Ditangkap
Menurut Ketua Rukun Tetangga (RT) 10, RW 12, Danny Rumonfor, terduka pelaku lebih banyak menghabiskan waktu di dalam rumah. Ia juga menjalaskan remaja tersebut tidak pernah bergaul di lingkungannya.
Dari rekaman kamera CCTV komplek tempat tinggal terduga, terlihat sosok remaja ini tengah berangkat sekolah dan dibonceng sang ayah menuju ke sekolah di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Sekilas, tak ada yang salah dari rekaman CCTV tersebut yang merekam beberapa kegiatab terduga peledakan sebelum melancarkan aksinya di sekolah.
Rumah tersebut sempat digeladah petugas Puslabfor Mabes Polti dan dipasang garis polisi. Namun diketahui rumah tersebut sudah kembali ditinggali.
Baca juga: 1 Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta Masih Dirawat di ICU RS Yarsi
Berdasarkan informasi yang diterima, ledakan di masjid SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta ini terjadi sekira pukul 12.15 WIB. Tepatnya, saat pelaksanaan salat Jumat yang diikuti para siswa dan guru di aula sekolah.
Ketika khotbah Jumat sedang berlangsung, tiba-tiba terdengar suara ledakan cukup keras dari arah belakang aula. Ledakan tersebut menyebabkan kepanikan di antara jemaah dan menimbulkan asap tebal di lokasi kejadian. Sebanyak 61 korban siswa dan staf menjadi korban dan mengalami luka-luka.
Polisi yang menyisir lokasi kejadian menemukan senjata mainan dan air soft gun, serta kaleng minuman yang diduga sebagai tempat bom rakitan.

Siswa laki-laki SMAN 72 Jakarta kelas 12 yang diduga menjadi pelaku peledakan ini diketahui tinggal bersama sang ayah di rumah majikan tempat ayahnya bekerja. Remaja itu juga dikenal tertutup dan tidak bergaul serta lebih banyak memilih berdiam diri di kamar.
Baca juga: 20 Korban Ledakan di SMA 72 Kelapa Gading Dibawa ke Rumah Sakit, 1 Pelaku Ditangkap
Menurut Ketua Rukun Tetangga (RT) 10, RW 12, Danny Rumonfor, terduka pelaku lebih banyak menghabiskan waktu di dalam rumah. Ia juga menjalaskan remaja tersebut tidak pernah bergaul di lingkungannya.
Dari rekaman kamera CCTV komplek tempat tinggal terduga, terlihat sosok remaja ini tengah berangkat sekolah dan dibonceng sang ayah menuju ke sekolah di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Sekilas, tak ada yang salah dari rekaman CCTV tersebut yang merekam beberapa kegiatab terduga peledakan sebelum melancarkan aksinya di sekolah.
Rumah tersebut sempat digeladah petugas Puslabfor Mabes Polti dan dipasang garis polisi. Namun diketahui rumah tersebut sudah kembali ditinggali.
Baca juga: 1 Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta Masih Dirawat di ICU RS Yarsi
Berdasarkan informasi yang diterima, ledakan di masjid SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta ini terjadi sekira pukul 12.15 WIB. Tepatnya, saat pelaksanaan salat Jumat yang diikuti para siswa dan guru di aula sekolah.
Ketika khotbah Jumat sedang berlangsung, tiba-tiba terdengar suara ledakan cukup keras dari arah belakang aula. Ledakan tersebut menyebabkan kepanikan di antara jemaah dan menimbulkan asap tebal di lokasi kejadian. Sebanyak 61 korban siswa dan staf menjadi korban dan mengalami luka-luka.
Polisi yang menyisir lokasi kejadian menemukan senjata mainan dan air soft gun, serta kaleng minuman yang diduga sebagai tempat bom rakitan.
(shf)
Lihat Juga :