1 Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta Masih Dirawat di ICU RS Yarsi
Sabtu, 08 November 2025 - 11:42 WIB
loading...
Korban ledakan di SMAN 72 Jakarta di Kelapa Gading, Jakarta Utara, masih menjalani perawatan di RS Yarsi Jakarta Pusat. Informasi terkini, terdapat total 15 korban dirawat, 1 di antaranya di ruang ICU. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Korban ledakan di SMAN 72 Jakarta di Kelapa Gading, Jakarta Utara, masih menjalani perawatan di RS Yarsi Jakarta Pusat. Informasi terkini terdapat total 15 korban yang dirawat, 1 di antaranya di ruang ICU.
Korban yang dirawat di ruang ICU mengalami kondisi luka cukup serius termasuk luka bakar, sehingga sudah dilakukan tindakan operasi. Sementara itu, 13 korban lainnya masih menjalani rawat inap dengan kondisi yang dikeluhkan yaitu telinga berdengung akibat trauma ledakan yang terjadi.
13 korban telah dicek oleh dokter spesialis THT dan akan dilakukan observasi lanjutan jika memang diperlukan. Sementara, 1 korban lainnya diperbolehkan untuk rawat jalan.
Baca Juga: Fasilitas SMAN 72 Kelapa Gading Terdampak Ledakan Segera Diperbaiki
Menteri Sosial Saifullah Yusuf juga akan meninjau langsung para korban yang dirawat di RS Yarsi. Mensos akan meninjau korban di RS Yarsi setelah melakukan peninjauan ke RS Islam Jakarta Cempaka Putih.
Tim medis RS Yarsi yang terdiri dari dokter spesialis bedah, anestesi, spesialis anak, psikologi klinis dan perawatan luka bakar terus memberikan penanganan intensif kepada korban. RS Yarsi juga telah menyiapkan fasilitas tambahan dan ruang perawatan darurat untuk mengantisipasi kemungkinan adanya korban tambahan yang dirujuk.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Bhudi Hermanto menyebutkan, dari 54 korban ledakan di SMAN 72 Jakarta pada Jumat (7/11/2025) siang, sebanyak 33 korban yang menjalani perawatan medis di rumah sakit.
"Dari 54 tinggal 33, 21 sudah pulang dalam kondisi alhamdulillah sudah baik. 33 orang masih dalam penanganan medis dan kita berharap cepat diberikan kesembuhan dan bisa pulang seperti teman rakan-rakan yang lain," ujarnya kepada wartawan, Jumat (7/11/2025).
Korban yang dirawat di ruang ICU mengalami kondisi luka cukup serius termasuk luka bakar, sehingga sudah dilakukan tindakan operasi. Sementara itu, 13 korban lainnya masih menjalani rawat inap dengan kondisi yang dikeluhkan yaitu telinga berdengung akibat trauma ledakan yang terjadi.
13 korban telah dicek oleh dokter spesialis THT dan akan dilakukan observasi lanjutan jika memang diperlukan. Sementara, 1 korban lainnya diperbolehkan untuk rawat jalan.
Baca Juga: Fasilitas SMAN 72 Kelapa Gading Terdampak Ledakan Segera Diperbaiki
Menteri Sosial Saifullah Yusuf juga akan meninjau langsung para korban yang dirawat di RS Yarsi. Mensos akan meninjau korban di RS Yarsi setelah melakukan peninjauan ke RS Islam Jakarta Cempaka Putih.
Tim medis RS Yarsi yang terdiri dari dokter spesialis bedah, anestesi, spesialis anak, psikologi klinis dan perawatan luka bakar terus memberikan penanganan intensif kepada korban. RS Yarsi juga telah menyiapkan fasilitas tambahan dan ruang perawatan darurat untuk mengantisipasi kemungkinan adanya korban tambahan yang dirujuk.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Bhudi Hermanto menyebutkan, dari 54 korban ledakan di SMAN 72 Jakarta pada Jumat (7/11/2025) siang, sebanyak 33 korban yang menjalani perawatan medis di rumah sakit.
"Dari 54 tinggal 33, 21 sudah pulang dalam kondisi alhamdulillah sudah baik. 33 orang masih dalam penanganan medis dan kita berharap cepat diberikan kesembuhan dan bisa pulang seperti teman rakan-rakan yang lain," ujarnya kepada wartawan, Jumat (7/11/2025).
(zik)
Lihat Juga :