Perkuat Seleksi Bintara Kompetensi Khusus, Polda Bengkulu Kerja Sama dengan 4 Dinas Provinsi
Jum'at, 07 November 2025 - 22:38 WIB
loading...
Sebagai langkah konkret dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan pengembangan SDM Polri yang profesional, Polda Bengkulu menjalin kerja sama strategis dengan empat instansi pemerintahan di Provinsi Bengkulu. Foto: Ist
A
A
A
BENGKULU - Sebagai langkah konkret dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Polri yang profesional, Polda Bengkulu melalui Biro SDM menjalin kerja sama strategis dengan empat instansi pemerintahan di Provinsi Bengkulu. Penandatanganan perjanjian kerja sama dipimpin Karo SDM Polda Bengkulu Kombes Pol Sih Harno di Gedung Rapat Utama Polda Bengkulu, beberapa waktu lalu.
Kerja sama ini diinisiasi Kabag Psikologi Biro SDM Polda Bengkulu AKBP Merson Masluhadi dengan melibatkan empat dinas terkait. Dinas itu yakni Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Bengkulu, Dinas Kelautan dan Perikanan Bengkulu, Dinas Kesehatan Bengkulu, dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Bengkulu.
Baca juga: Polda Bengkulu Terapkan Prinsip Betah di Seleksi Penerimaan Calon Anggota Polri
Kolaborasi ini berfokus pada proses seleksi Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) yang difokuskan pada sektor-sektor strategis seperti pertanian, peternakan, kesehatan, serta kelautan dan perikanan.
Sih Harno mengatakan, kerja sama ini wujud komitmen Polda Bengkulu dalam menghadirkan personel Polri yang unggul, berkarakter, serta memiliki keahlian teknis sesuai kebutuhan masyarakat dan tantangan zaman.
“Program Bintara Kompetensi Khusus ini bukan hanya memperkuat kapasitas internal Polri, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi Polri dalam mendukung ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Merson selaku inisiator program menambahkan kolaborasi lintas sektor tersebut merupakan bentuk sinergi antara Polri dan pemerintah daerah untuk menghasilkan personel yang tidak hanya memiliki integritas, tetapi juga keahlian teknis di bidang masing-masing.
“Kami ingin mencetak bintara yang siap mengabdi dengan kemampuan spesifik dan relevan dengan kebutuhan masyarakat, terutama dalam konteks pangan dan kesehatan,” ungkapnya.
Perjanjian kerja sama ini mencakup pendampingan teknis hingga pelaksanaan asesmen untuk seleksi Bintara yang akan ditempatkan sebagai garda terdepan dalam program-program ketahanan pangan dan layanan publik. Para Dinas Provinsi terkait akan menjadi mitra dalam memberikan pelatihan teknis, penyediaan fasilitas pembelajaran, serta rekomendasi kompetensi di bidang masing-masing.
Kerja sama strategis ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam transformasi rekrutmen Polri, khususnya dalam menyiapkan personel yang memiliki spesialisasi unggul untuk mendukung program nasional Indonesia Emas 2045 dan visi ketahanan pangan berkelanjutan di daerah.
Kerja sama ini diinisiasi Kabag Psikologi Biro SDM Polda Bengkulu AKBP Merson Masluhadi dengan melibatkan empat dinas terkait. Dinas itu yakni Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Bengkulu, Dinas Kelautan dan Perikanan Bengkulu, Dinas Kesehatan Bengkulu, dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Bengkulu.
Baca juga: Polda Bengkulu Terapkan Prinsip Betah di Seleksi Penerimaan Calon Anggota Polri
Kolaborasi ini berfokus pada proses seleksi Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) yang difokuskan pada sektor-sektor strategis seperti pertanian, peternakan, kesehatan, serta kelautan dan perikanan.
Sih Harno mengatakan, kerja sama ini wujud komitmen Polda Bengkulu dalam menghadirkan personel Polri yang unggul, berkarakter, serta memiliki keahlian teknis sesuai kebutuhan masyarakat dan tantangan zaman.
“Program Bintara Kompetensi Khusus ini bukan hanya memperkuat kapasitas internal Polri, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi Polri dalam mendukung ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Merson selaku inisiator program menambahkan kolaborasi lintas sektor tersebut merupakan bentuk sinergi antara Polri dan pemerintah daerah untuk menghasilkan personel yang tidak hanya memiliki integritas, tetapi juga keahlian teknis di bidang masing-masing.
“Kami ingin mencetak bintara yang siap mengabdi dengan kemampuan spesifik dan relevan dengan kebutuhan masyarakat, terutama dalam konteks pangan dan kesehatan,” ungkapnya.
Perjanjian kerja sama ini mencakup pendampingan teknis hingga pelaksanaan asesmen untuk seleksi Bintara yang akan ditempatkan sebagai garda terdepan dalam program-program ketahanan pangan dan layanan publik. Para Dinas Provinsi terkait akan menjadi mitra dalam memberikan pelatihan teknis, penyediaan fasilitas pembelajaran, serta rekomendasi kompetensi di bidang masing-masing.
Kerja sama strategis ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam transformasi rekrutmen Polri, khususnya dalam menyiapkan personel yang memiliki spesialisasi unggul untuk mendukung program nasional Indonesia Emas 2045 dan visi ketahanan pangan berkelanjutan di daerah.
(jon)
Lihat Juga :