Update Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading: Korban Bertambah Jadi 55 Orang
Jum'at, 07 November 2025 - 18:26 WIB
loading...
Petugas medis memberikan penanganan kepada korban luka akibat ledakan di SMAN 72 Jakarta di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Islam Cempaka Putih, Jakarta Timur, Jumat (7/11/2025). Foto: IMG/Arif Julianto
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap ada tambahan korban luka-luka dalam insiden ledakan di SMAN 72 , Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Jumat (7/11/2025). Berdasarkan data dari Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri, terdapat 55 korban yang tengah menjalani perawatan di RS Islam Cempaka Putih dan RS Yarsi, Jakarta Pusat.
"Iya. Ada 55 (korban) dari (data) Pak Kapolda," kata Pramono di RS Islam Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep mengatakan jajarannya masih melakukan pendalaman di tempat kejadian perkara (TKP). "Nanti akan sampaikan, ya. Sampaikan bukan sekarang. Ini masih pendalaman, anggota kami masih di lapangan," ucap Asep.
![Update Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading: Korban Bertambah Jadi 55 Orang]()
Baca juga: Kronologi dan Detik-detik Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading
Sebelumnya, Pramono memastikan tanggungan biaya rumah sakit menjadi tanggungjawab Pemprov DKI Jakarta. Ia juga meminta agar pelayanan diberikan sebaik mungkin terhadap para korban.
"Tetapi, dalam keadaan yang seperti ini, pemerintah DKI akan hadir untuk semua hal yang berkaitan dengan tanggungan di rumah sakit sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab pemerintah DKI. Di mana pun yang terjadi, pokoknya akan menjadi tanggung jawab pemerintah DKI apakah di rumah sakit ini, rumah sakit lain, dan sebagainya," ucapnya.
"Sehingga dengan demikian, kami segera, tadi saya sudah ada Ibu Kepala Dinas Pendidikan, Ibu Kepala Dinas Kesehatan, dan juga ada Wali Kota, saya minta untuk semuanya ditangani secara baik," tambahnya.
"Iya. Ada 55 (korban) dari (data) Pak Kapolda," kata Pramono di RS Islam Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep mengatakan jajarannya masih melakukan pendalaman di tempat kejadian perkara (TKP). "Nanti akan sampaikan, ya. Sampaikan bukan sekarang. Ini masih pendalaman, anggota kami masih di lapangan," ucap Asep.

Baca juga: Kronologi dan Detik-detik Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading
Sebelumnya, Pramono memastikan tanggungan biaya rumah sakit menjadi tanggungjawab Pemprov DKI Jakarta. Ia juga meminta agar pelayanan diberikan sebaik mungkin terhadap para korban.
"Tetapi, dalam keadaan yang seperti ini, pemerintah DKI akan hadir untuk semua hal yang berkaitan dengan tanggungan di rumah sakit sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab pemerintah DKI. Di mana pun yang terjadi, pokoknya akan menjadi tanggung jawab pemerintah DKI apakah di rumah sakit ini, rumah sakit lain, dan sebagainya," ucapnya.
"Sehingga dengan demikian, kami segera, tadi saya sudah ada Ibu Kepala Dinas Pendidikan, Ibu Kepala Dinas Kesehatan, dan juga ada Wali Kota, saya minta untuk semuanya ditangani secara baik," tambahnya.
(rca)
Lihat Juga :