Jokowi Angkat Bicara soal Usulan Pahlawan Nasional untuk Soeharto dan Gus Dur
Kamis, 06 November 2025 - 14:08 WIB
loading...
Mantan Presiden Joko Widodo angkat bicara soal usulan gelar pahlawan nasional untuk mantan Presiden Suharto dan mantan Presiden Abdurahman Wahid (Gus Dur) di Solo, Kamis (6/11/2025). Foto/Ary Wahyu Wibowo
A
A
A
SOLO - Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara mengenai usulan gelar pahlawan nasional untuk mantan Presiden Suharto dan mantan Presiden Abdurahman Wahid (Gus Dur). Jokowi menilai kedua tokoh ini memiliki peran dan jasa terhadap negara.
"Kita semuanya harus menghargai itu, dan kita sadar setiap pemimpin pasti ada kelebihan dan kekurangannya," kata Jokowi saat ditemui di kediamannya di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah, Kamis (6/11/2025).
Baca juga: Fadli Zon Tepis Soeharto Pelaku Genosida: Enggak Pernah Terbukti
Dikatakannya, pemberian gelar jasa terhadap para pemimpin juga melalui proses dan pertimbangan dari tim pemberian gelar dan jasa.
Jokowi mengemukakan, peran dan jasa yang telah diberikan oleh mantan Presiden Suharto maupun mantan Presiden Gus Dur bagi bangsa dan negara semestinya dihormati.
Mengenai pro kontra pemberian gelar untuk mantan Presiden Suharto, mantan Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta ini menilai hal itu merupakan hal yang wajar di negara demokrasi.
Baca juga: Nama Soeharto Masuk Daftar Prioritas Jadi Pahlawan Nasional? Ini Kata Menbud Fadli Zon
"Tapi yang jelas ini kan ada tim, para pakar yang memiliki pertimbangan pertimbangan yang kita semua harus menghargainya," tandas Jokowi.
"Kita semuanya harus menghargai itu, dan kita sadar setiap pemimpin pasti ada kelebihan dan kekurangannya," kata Jokowi saat ditemui di kediamannya di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah, Kamis (6/11/2025).
Baca juga: Fadli Zon Tepis Soeharto Pelaku Genosida: Enggak Pernah Terbukti
Dikatakannya, pemberian gelar jasa terhadap para pemimpin juga melalui proses dan pertimbangan dari tim pemberian gelar dan jasa.
Jokowi mengemukakan, peran dan jasa yang telah diberikan oleh mantan Presiden Suharto maupun mantan Presiden Gus Dur bagi bangsa dan negara semestinya dihormati.
Mengenai pro kontra pemberian gelar untuk mantan Presiden Suharto, mantan Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta ini menilai hal itu merupakan hal yang wajar di negara demokrasi.
Baca juga: Nama Soeharto Masuk Daftar Prioritas Jadi Pahlawan Nasional? Ini Kata Menbud Fadli Zon
"Tapi yang jelas ini kan ada tim, para pakar yang memiliki pertimbangan pertimbangan yang kita semua harus menghargainya," tandas Jokowi.
(shf)
Lihat Juga :