Unjuk Rasa di Gedung DPR, Massa Buruh Bawa Boneka Gurita Raksasa hingga Bendera Palestina
Kamis, 06 November 2025 - 13:37 WIB
loading...
Massa buruh dari Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (Kasbi) tiba di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (6/11/2025). Buruh mendesak pemerintah segera menerbitkan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang proburuh. Foto: Jonathan Simanjuntak
A
A
A
JAKARTA - Massa buruh Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (Kasbi) tiba di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (6/11/2025). Buruh mendesak pemerintah segera menerbitkan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang proburuh.
Ratusan buruh melakukan long march dari Fly Over Taman Ria pukul 11.50 WIB. Sekitar 15 menit kemudian, massa tiba di Gedung DPR.
Baca juga: Kebijakan Tapera Bebani Buruh, KASBI: Tidak Langsung Dapat Rumah
Massa Kasbi kompak menggunakan seragam bertuliskan Kasbi berwarna merah. Mereka juga membawa atribut seperti bendera, spanduk terkait keresahan dan tuntutan mereka.
Tak hanya itu, massa juga membawa boneka gurita raksasa. Tak lupa, bendera Palestina juga dibawa dalam aksi ini.
Selama long march mereka juga tak henti-hentinya menyerukan orasi. Orasi itu tak terhenti ketika massa tiba di Gedung DPR.
Mereka mendesak pemerintah dan DPR menerbitkan UU Ketenagakerjaan yang proburuh. Salah satu tuntutannya yakni menaikkan upah sebesar 15% untuk tahun 2026 hingga menghapus sistem kerja kontrak, outsourcing, pemagangan eksploitatif, hingga kemitraan palsu ojol.
Rencananya, sejumlah perwakilan massa aksi juga akan melakukan audiensi langsung dengan DPR. Namun, hingga saat ini belum ada perwakilan massa yang diterima anggota DPR.
2. Berlakukan Upah Layak Nasional dan naikkan upah 2026 minimal 15%
3. Hapus sistem kerja kontrak, outsourcing, pemagangan eksploitatif, dan kemitraan palsu ojol
4. Lindungi buruh perempuan; segera ratifikasi Konvensi ILO 190
5. Sediakan Day Care murah dan berkualitas, serta ruang laktasi
6. Jamin hak buruh perkebunan, pertanian, pertambangan, pendidikan, dan kesehatan
7. Lindungi buruh migran dan pekerja perikanan; ratifikasi Konvensi ILO 188
8. Turunkan harga sembako, BBM, TDL, dan tarif tol
9. Hentikan represi dan kriminalisasi gerakan rakyat; bebaskan seluruh tahanan aksi
10. Stop perang, blokade ekonomi, dan genosida, dukung kemerdekaan Palestina.
Ratusan buruh melakukan long march dari Fly Over Taman Ria pukul 11.50 WIB. Sekitar 15 menit kemudian, massa tiba di Gedung DPR.
Baca juga: Kebijakan Tapera Bebani Buruh, KASBI: Tidak Langsung Dapat Rumah
Massa Kasbi kompak menggunakan seragam bertuliskan Kasbi berwarna merah. Mereka juga membawa atribut seperti bendera, spanduk terkait keresahan dan tuntutan mereka.
Tak hanya itu, massa juga membawa boneka gurita raksasa. Tak lupa, bendera Palestina juga dibawa dalam aksi ini.
Selama long march mereka juga tak henti-hentinya menyerukan orasi. Orasi itu tak terhenti ketika massa tiba di Gedung DPR.
Mereka mendesak pemerintah dan DPR menerbitkan UU Ketenagakerjaan yang proburuh. Salah satu tuntutannya yakni menaikkan upah sebesar 15% untuk tahun 2026 hingga menghapus sistem kerja kontrak, outsourcing, pemagangan eksploitatif, hingga kemitraan palsu ojol.
Rencananya, sejumlah perwakilan massa aksi juga akan melakukan audiensi langsung dengan DPR. Namun, hingga saat ini belum ada perwakilan massa yang diterima anggota DPR.
10 Tuntutan Kasbi Dalam Unjuk Rasa
1. Sahkan Undang-Undang Ketenagakerjaan Pro Buruh2. Berlakukan Upah Layak Nasional dan naikkan upah 2026 minimal 15%
3. Hapus sistem kerja kontrak, outsourcing, pemagangan eksploitatif, dan kemitraan palsu ojol
4. Lindungi buruh perempuan; segera ratifikasi Konvensi ILO 190
5. Sediakan Day Care murah dan berkualitas, serta ruang laktasi
6. Jamin hak buruh perkebunan, pertanian, pertambangan, pendidikan, dan kesehatan
7. Lindungi buruh migran dan pekerja perikanan; ratifikasi Konvensi ILO 188
8. Turunkan harga sembako, BBM, TDL, dan tarif tol
9. Hentikan represi dan kriminalisasi gerakan rakyat; bebaskan seluruh tahanan aksi
10. Stop perang, blokade ekonomi, dan genosida, dukung kemerdekaan Palestina.
(jon)
Lihat Juga :