Berkontribusi di Bidang Kesehatan hingga Teknologi, Lima Pemuda Raih Penghargaan
Rabu, 05 November 2025 - 18:32 WIB
loading...
Lima pemuda menerima penghargaan SATU Indonesia Awards 2025 atas kontribusi mereka di bidang Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan, Kewirausahaan, dan Teknologi. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Peringati Hari Sumpah Pemuda , sebanyak lima pemuda dari sejumlah daerah berhasil meraih penghargaan bergengsi. Penghargaan tersebut diberikan lantaran mereka dinilai telah berkontribusi dalam di bidang Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan, Kewirausahaan, dan Teknologi.
Atas inovasi dan dedikasi para pemuda tersebut, Astra menganugerahi penghargaan 16th SATU Indonesia Awards 2025. Hadir dalam penganugerahan tersebut, Direksi dan Eksekutif Astra, Dewan Juri SATU Indonesia Awards, serta sejumlah penerima penghargaan dari periode 2010–2024.
“Generasi muda merupakan pencipta masa depan dengan inovasi dan kreasi. Astra melalui SATU Indonesia Awards yang telah mencapai tahun ke-16 berupaya menjadi jembatan agar semangat, kepedulian, dan karya anak muda dapat bertemu dengan kebutuhan masyarakat, menciptakan perubahan yang bukan hanya terasa hari ini, tetapi juga berarti bagi masa depan bangsa,” ujar Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro, .
Baca juga: Refleksi Sumpah Pemuda, Melodi Nusantara Serukan Kebangkitan Karya Pemuda Indonesia
Menurut Djony, pemberian penghargaan ini merupakan wujud komitmennya untuk senantiasa mendorong perubahan yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan bangsa.
Kelima penerima penghargaan tersebut yakni, Alvin Henri dari Sumatera Utara. Dia berkontribusi dalam bidang kesehatan melalui Sahabat Dokter Masa Depan. Pendiri Medsense Your Study Buddy, platform edukasi medis digital yang telah digunakan lebih dari 200.000 tenaga kesehatan di seluruh Indonesia. Alvin menghadirkan ruang belajar inklusif dari Papua hingga Nusa Tenggara Timur, menjembatani kesenjangan akses pendidikan medis.
Kemudian, Imelda Riris Damayanti dari DKI Jakarta di Bidang Pendidikan, Pelindung Harapan di Ruang Kerja. Melalui Never Okay Project (NOP), Imelda dan timnya aktif mencegah kekerasan seksual di ruang kerja dan pendidikan. Dalam delapan tahun, NOP telah melibatkan 3.582 peserta pelatihan di 12 kota, bekerja sama dengan 53 institusi, serta mendampingi 117 penyintas dengan dukungan hukum dan psikologis.
Baca juga: 20 Jenderal TNI Bersiap Tinggalkan Militer usai Dimutasi pada Akhir September 2025
Selain itu, Hanzalah Rangkuti dari Sumatera Utara yang berkontribusi di Bidang Lingkungan, Perintis Ekonomi Sirkular dari Bukit Lawang. Pendiri Sumatera Trash Bank, yang mengubah sampah menjadi aset bernilai melalui konsep tabungan sampah. Kini program ini melibatkan lebih dari 400 rumah tangga dan institusi, menghasilkan produk seperti ecobrick dan kerajinan upcycle, sekaligus menjaga kebersihan kawasan wisata Bukit Lawang.
Tatag Adi Sasono dari Jawa Timur Bidang Kewirausahaan. Penggagas Ternak Desa Pendiri Mitra Ternak Farm, memberdayakan desa melalui peternakan domba terintegrasi berbasis digital. Saat ini memiliki lebih dari 300 mitra aktif, melayani 500 ekor domba untuk aqiqah dan qurban, serta menarik peserta hingga mancanegara seperti Malaysia dan Singapura.
Oka Bayu Pratama dari Jawa Timur yang berkontribusi di Bidang Teknologi, Nahkoda Konservasi Digital. Pengembang SeeShark, aplikasi berbasis kecerdasan buatan yang mampu mengidentifikasi spesies hiu dengan akurasi 95% untuk mendukung konservasi laut. Inovasi ini telah diterapkan di Banyuwangi, Lamongan, dan Lombok Barat sejak 2023.
“Kelima penerima apresiasi masing-masing mendapatkan dana bantuan sebesar Rp65 juta, serta pembinaan kegiatan yang dapat dikolaborasikan dengan program sosial Astra, seperti Desa Sejahtera Astra dan Kampung Berseri Astra,” ucapnya.
Tahun ini, jumlah pendaftar SATU Indonesia Awards meningkat 5,5% dibanding tahun sebelumnya, mencapai 17.708 peserta. Astra juga menggandeng mitra lintas bidang: Tempo, Antara, Kumparan, IDN Times, dan Young On Top.
Dewan Juri 16th SATU Indonesia Awards 2025 terdiri dari: Prof. Nila Moeloek (Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia), Rektor Universitas YARSI dan Guru Besar Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta Fasli Jalal, Pendiri Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan Tri Mumpuni, Pakar Teknologi Informasi Onno W. Purbo, Direktur Utama PT Tempo Inti Media Tbk Arif Zulkifli.
Selain itu, Pegiat Seni dan Pendiri Yayasan Dian Sastrowardoyo Dian Sastrowardoyo, Founder Young On Top Billy Boen, Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital RI Raline Shah, Head of Environment & Social Responsibility Astra Diah Suran Febrianti, dan Head of Corporate Communications Astra Windy Riswantyo.
Rangkaian kegiatan 16th SATU Indonesia Awards 2025 berlangsung pada 3–6 November 2025. Acara dimulai dengan Galeri SATU Indonesia, menampilkan workshop kreatif dan pameran karya para penerima apresiasi serta Yayasan Astra. Kegiatan dilanjutkan dengan AstraTalks, menghadirkan pembicara lintas bidang Raline Shah, Dian Sastrowardoyo, Angela Lew Dermawan, dr. Mesty Ariotedjo, Bijaksana Junerosano, dan Tamara Gondo, bersama seluruh penerima apresiasi 2025. Puncak acara dimeriahkan penampilan musik dari Bottle Smoker dan Juicy Luicy.
Melalui SATU Indonesia Awards, Astra menegaskan komitmennya mendukung peran aktif generasi muda dalam pembangunan Indonesia yang berkelanjutan, sejalan dengan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia.
Atas inovasi dan dedikasi para pemuda tersebut, Astra menganugerahi penghargaan 16th SATU Indonesia Awards 2025. Hadir dalam penganugerahan tersebut, Direksi dan Eksekutif Astra, Dewan Juri SATU Indonesia Awards, serta sejumlah penerima penghargaan dari periode 2010–2024.
“Generasi muda merupakan pencipta masa depan dengan inovasi dan kreasi. Astra melalui SATU Indonesia Awards yang telah mencapai tahun ke-16 berupaya menjadi jembatan agar semangat, kepedulian, dan karya anak muda dapat bertemu dengan kebutuhan masyarakat, menciptakan perubahan yang bukan hanya terasa hari ini, tetapi juga berarti bagi masa depan bangsa,” ujar Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro, .
Baca juga: Refleksi Sumpah Pemuda, Melodi Nusantara Serukan Kebangkitan Karya Pemuda Indonesia
Menurut Djony, pemberian penghargaan ini merupakan wujud komitmennya untuk senantiasa mendorong perubahan yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan bangsa.
Kelima penerima penghargaan tersebut yakni, Alvin Henri dari Sumatera Utara. Dia berkontribusi dalam bidang kesehatan melalui Sahabat Dokter Masa Depan. Pendiri Medsense Your Study Buddy, platform edukasi medis digital yang telah digunakan lebih dari 200.000 tenaga kesehatan di seluruh Indonesia. Alvin menghadirkan ruang belajar inklusif dari Papua hingga Nusa Tenggara Timur, menjembatani kesenjangan akses pendidikan medis.
Kemudian, Imelda Riris Damayanti dari DKI Jakarta di Bidang Pendidikan, Pelindung Harapan di Ruang Kerja. Melalui Never Okay Project (NOP), Imelda dan timnya aktif mencegah kekerasan seksual di ruang kerja dan pendidikan. Dalam delapan tahun, NOP telah melibatkan 3.582 peserta pelatihan di 12 kota, bekerja sama dengan 53 institusi, serta mendampingi 117 penyintas dengan dukungan hukum dan psikologis.
Baca juga: 20 Jenderal TNI Bersiap Tinggalkan Militer usai Dimutasi pada Akhir September 2025
Selain itu, Hanzalah Rangkuti dari Sumatera Utara yang berkontribusi di Bidang Lingkungan, Perintis Ekonomi Sirkular dari Bukit Lawang. Pendiri Sumatera Trash Bank, yang mengubah sampah menjadi aset bernilai melalui konsep tabungan sampah. Kini program ini melibatkan lebih dari 400 rumah tangga dan institusi, menghasilkan produk seperti ecobrick dan kerajinan upcycle, sekaligus menjaga kebersihan kawasan wisata Bukit Lawang.
Tatag Adi Sasono dari Jawa Timur Bidang Kewirausahaan. Penggagas Ternak Desa Pendiri Mitra Ternak Farm, memberdayakan desa melalui peternakan domba terintegrasi berbasis digital. Saat ini memiliki lebih dari 300 mitra aktif, melayani 500 ekor domba untuk aqiqah dan qurban, serta menarik peserta hingga mancanegara seperti Malaysia dan Singapura.
Oka Bayu Pratama dari Jawa Timur yang berkontribusi di Bidang Teknologi, Nahkoda Konservasi Digital. Pengembang SeeShark, aplikasi berbasis kecerdasan buatan yang mampu mengidentifikasi spesies hiu dengan akurasi 95% untuk mendukung konservasi laut. Inovasi ini telah diterapkan di Banyuwangi, Lamongan, dan Lombok Barat sejak 2023.
“Kelima penerima apresiasi masing-masing mendapatkan dana bantuan sebesar Rp65 juta, serta pembinaan kegiatan yang dapat dikolaborasikan dengan program sosial Astra, seperti Desa Sejahtera Astra dan Kampung Berseri Astra,” ucapnya.
Tahun ini, jumlah pendaftar SATU Indonesia Awards meningkat 5,5% dibanding tahun sebelumnya, mencapai 17.708 peserta. Astra juga menggandeng mitra lintas bidang: Tempo, Antara, Kumparan, IDN Times, dan Young On Top.
Dewan Juri 16th SATU Indonesia Awards 2025 terdiri dari: Prof. Nila Moeloek (Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia), Rektor Universitas YARSI dan Guru Besar Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta Fasli Jalal, Pendiri Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan Tri Mumpuni, Pakar Teknologi Informasi Onno W. Purbo, Direktur Utama PT Tempo Inti Media Tbk Arif Zulkifli.
Selain itu, Pegiat Seni dan Pendiri Yayasan Dian Sastrowardoyo Dian Sastrowardoyo, Founder Young On Top Billy Boen, Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital RI Raline Shah, Head of Environment & Social Responsibility Astra Diah Suran Febrianti, dan Head of Corporate Communications Astra Windy Riswantyo.
Rangkaian kegiatan 16th SATU Indonesia Awards 2025 berlangsung pada 3–6 November 2025. Acara dimulai dengan Galeri SATU Indonesia, menampilkan workshop kreatif dan pameran karya para penerima apresiasi serta Yayasan Astra. Kegiatan dilanjutkan dengan AstraTalks, menghadirkan pembicara lintas bidang Raline Shah, Dian Sastrowardoyo, Angela Lew Dermawan, dr. Mesty Ariotedjo, Bijaksana Junerosano, dan Tamara Gondo, bersama seluruh penerima apresiasi 2025. Puncak acara dimeriahkan penampilan musik dari Bottle Smoker dan Juicy Luicy.
Melalui SATU Indonesia Awards, Astra menegaskan komitmennya mendukung peran aktif generasi muda dalam pembangunan Indonesia yang berkelanjutan, sejalan dengan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia.
(cip)
Lihat Juga :