Kisah Subagyo HS, Jenderal Kopassus Berjuluk Bima yang Disegani Prabowo

Selasa, 04 November 2025 - 07:33 WIB
loading...
Kisah Subagyo HS, Jenderal...
Presiden Prabowo Subianto dan Jenderal TNI (Purn) Subagyo HS (kanan). Prabowo sangat menyegani Subagyo karena sosoknya yang ramah, jiwa loyal, setia, dan selalu membela anak buah. Foto: Ist
A A A
JENDERALTNI (Purn) Subagyo HS yang dijuluki Bima sangat disegani Presiden Prabowo Subianto. Tokoh pewayangan Bima disematkan pada mantan KSAD itu karena gagah, garang, dan berkumis lebat.

Tak heran, Prabowo yang mantan Danjen Kopassus banyak belajar dari Subagyo di antaranya sifat yang ramah, jiwa loyal, setia, serta selalu membela anak buah.

“Saya kira tidak keliru kalau orang-orang memberi julukan beliau sebagai Bima. Mungkin tampannya garang dengan kumis lebat, tapi beliau selalu senyum, bahkan ramah dan selalu penuh humor,” ujar Prabowo dalam biografinya Kepemimpinan Militer: Catatan dari Pengalaman Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto dikutip, Selasa (4/11/2025).

Baca juga: Kisah Penyamaran Jenderal Kopassus Sutiyoso saat Menyusup Sendirian ke Wilayah Musuh

Subagyo HS lahir di Desa Piyungan, Kabupaten Bantul, 12 Juni 1946. Lulusan Akabri 1970 ini pernah ditertawakan kawan-kawannya gara-gara bermimpi menjadi seorang Jenderal TNI. Ketika itu, pangkat Subagyo masih Letkol sebagai perwira menengah Kopassus.

Namun, Subagyo menjadikan itu sebagai cambuk baginya untuk membuktikan impiannya bukanlah omong kosong. “Sok, aku dadi bintang papat (besok, aku jadi bintang empat),” kata Subagyo dalam hati.

Memasuki Mei 1994 atau tiga windu mengabdi di militer, Kolonel Inf Subagyo mendapatkan promosi kenaikan pangkat. Subagyo tembus bintang satu alias Brigjen TNI.

Hal itu sekaligus mencatatkan Subagyo sebagai lulusan pertama leting 70 yang pecah bintang. Karier Subagyo makin bersinar.

ABRI kembali melakukan mutasi besar-besaran pada akhir Agustus 1994. Subagyo yang menjabat Kadispamad tanpa diduga ditunjuk sebagai Danjen Kopassus atau orang nomor satu di Korps Baret Merah.

Penunjukan Subagyo mengejutkan banyak pihak. Betapa tidak, nama Subagyo jauh dari bursa calon Danjen Kopassus ketika itu. Subagyo juga tak menyangka.

Saat menjabat Kolonel dan menjadi Komandan Grup A Paswalpres (kini Paspampres), Subagyo mendukung Asisten Operasi Kopassus saat itu Luhut Binsar Pandjaitan menjadi Danjen Kopassus.

Dalam bayangan Subagyo, jika Luhut Pandjaitan menjadi Danjen Kopassus, dia berharap bisa menjadi salah satu Panglima Divisi Kostrad. Namun, yang terjadi tidak demikian.

Luhut Pandjaitan adalah rekan seangkatan Subagyo di Akabri 70 sekaligus peraih Adhi Makayasa. Subagyo menggantikan seniornya Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar.

Menurut Subagyo, menduduki jabatan tertinggi di Kopassus tentu kebanggaan. Subagyo lahir dan besar di pasukan elite tersebut, meskipun pada tujuh tahun terakhir sebelum jadi Danjen, dia berkarier di struktur lain mulai Paswalpres, Bais ABRI, dan Dispamad.

Subagyo menjabat Danjen Kopassus hanya setahun periode 1994-1995. Kariernya pun terus naik. Subagyo menjabat Pangdam IV/Diponegoro pada 1995-1997.

Kemudian, Jenderal Kopassus ini ditunjuk menjadi Wakil KSAD pada pertengahan Juni 1997. Promosi pada 1997 itu mengembuskan kabar lain.

Banyak yang menyebut mereka yang dipromosikan kebanyakan jenderal yang dekat dengan Presiden Soeharto. Ini berlaku juga bagi Subagyo yang pernah bertahun-tahun menjadi pengawal Pak Harto atau Soeharto.

Dengan kata lain, mereka yang dekat dengan Cendana pasti dianggap bakal bersinar terang. Anggapan itu banyak benarnya, namun tidak semuanya bernasib sama.

“Jangan keliru, tidak semua yang dikenal Pak Harto menjadi orang penting. Karena lewat perkenalan itu Pak Harto berkesimpulan, orang-orang itu tidak bisa diberi beban lebih besar dari yang diberikan ketika mereka berada di sekitar Pak Harto,” ujar Pengamat Militer Salim Said dalam buku ‘Wawancara tentang Tentara dan Politik’.

Subagyo mencapai puncak karier di kemiliteran pada 16 Februari 1998. Presiden Soeharto melantik Subagyo sebagai KSAD di Istana Negara, Jakarta.

Subagyo menggantikan seniornya Jenderal TNI (Purn) Wiranto yang ditunjuk sebagai Panglima TNI. Impian jenderal berjuluk Bima itu akhirnya terbukti. Subagyo benar-benar meraih empat bintang emas di pundaknya alias jenderal. Prajurit komando itu menjadi orang nomor satu di Angkatan Darat (AD) hingga 20 November 1999.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Mantan Kapolda Jabar...
3 Mantan Kapolda Jabar yang Duduk di Kabinet Prabowo, 1 di Antaranya Wakapolri
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
Pembudidaya Ikan Bioflok...
Pembudidaya Ikan Bioflok Karawang Sukses Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo
Prabowo Akan Bertemu...
Prabowo Akan Bertemu Presiden Jerman Frank Walter Steinmeier di Istana Besok, Bahas Apa?
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan 17 Juni, Ini Kata Wamenlu
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Rekomendasi
Resmi Menikah, Jennifer...
Resmi Menikah, Jennifer Coppen Disambut Hangat Keluarga Justin Hubner
Mantan Wasit FIFA Bongkar...
Mantan Wasit FIFA Bongkar Bobrok Piala Dunia 2026: Teknologi VAR Gagal Simpulkan Offside
Ikut Audisi Miss Indonesia...
Ikut Audisi Miss Indonesia 2026, Mutia Ingin Lawan Insecure
Berita Terkini
Polisi Sebut Aksi Unjuk...
Polisi Sebut Aksi Unjuk Rasa BEM UI di Bundaran HI Tak Sesuai Aturan
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
CCTV Bundaran HI Dituding...
CCTV Bundaran HI Dituding Mati saat Demo Mahasiswa, Diskominfotik DKI Jakarta Buka Suara
Sudirman Said: Kepemimpinan...
Sudirman Said: Kepemimpinan Berkelanjutan Lahir dari Sistem yang Kuat
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved