Ratusan Rumah di Ulujami Pesanggrahan Terendam Banjir
Sabtu, 01 November 2025 - 07:39 WIB
loading...
Ratusan rumah di 8 RT kawasan Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan terendam banjir, Sabtu (1/11/2025). Banjir diakibatkan hujan deras dan luapan kali pada Jumat (31/10/2025) malam. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Ratusan rumah di 8 RT kawasan Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan terendam banjir , Sabtu (1/11/2025). Banjir diakibatkan hujan deras dan luapan kali pada Jumat (31/10/2025) malam.
Berdasarkan video yang diterima, ketinggian air mencapai lebih dari lutut orang dewasa. Terlihat sejumlah warga menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman.
Baca juga: Banjir, Lalin Jalan Daan Mogot Macet Total
Warga Ulujami Erna menuturkan banjir sudah menjadi langganan daerahnya. Bahkan, hujan dengan intensitas rendah pun menyebabkan daerahnya banjir.
"Saya nggak tahu penyebabnya apa, yang pasti itu banjirnya bukan sebulan sekali, tapi seminggu tiga kali bisa empat kali. Setiap hujan sedikit pasti banjir," ujar Erna.
Dia menduga banjir yang melanda daerahnya lantaran meluapnya air kali penghubung Pesanggrahan. "Kali yang di perbatasan Jakarta Barat dan Jakarta Selatan itu kayaknya mengecil, jadi air tidak lancar," ucapnya.
Kondisi itu diperparah dengan lingkungannya yang merupakan cekungan. "Di sana tinggi, kita ini cekungan satu RW delapan RT," katanya.
Dengan kondisi ini, warga sekitar mandiri membuat tanggul di depan rumahnya masing-masing dengan dilapisi lilin guna menahan aliran air memasuki tempat tinggal. Daerahnya yang cukup sering terendam banjir sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Berdasarkan video yang diterima, ketinggian air mencapai lebih dari lutut orang dewasa. Terlihat sejumlah warga menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman.
Baca juga: Banjir, Lalin Jalan Daan Mogot Macet Total
Warga Ulujami Erna menuturkan banjir sudah menjadi langganan daerahnya. Bahkan, hujan dengan intensitas rendah pun menyebabkan daerahnya banjir.
"Saya nggak tahu penyebabnya apa, yang pasti itu banjirnya bukan sebulan sekali, tapi seminggu tiga kali bisa empat kali. Setiap hujan sedikit pasti banjir," ujar Erna.
Dia menduga banjir yang melanda daerahnya lantaran meluapnya air kali penghubung Pesanggrahan. "Kali yang di perbatasan Jakarta Barat dan Jakarta Selatan itu kayaknya mengecil, jadi air tidak lancar," ucapnya.
Kondisi itu diperparah dengan lingkungannya yang merupakan cekungan. "Di sana tinggi, kita ini cekungan satu RW delapan RT," katanya.
Dengan kondisi ini, warga sekitar mandiri membuat tanggul di depan rumahnya masing-masing dengan dilapisi lilin guna menahan aliran air memasuki tempat tinggal. Daerahnya yang cukup sering terendam banjir sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.
(jon)
Lihat Juga :