Kongres V Forkom BEM PTAI Tetapkan M. Mu’tasim Billah sebagai Presidium Nasional 2025-2027
Jum'at, 31 Oktober 2025 - 10:00 WIB
loading...
Kongres V Forkom BEM/Dema PTAI se-Indonesia menetapkan M. Mu’tasim Billah sebagai Presidium Nasional terpilih periode 2025–2027. Foto/istimewa
A
A
A
PALEMBANG - Kongres V Forum Komunikasi Badan Eksekutif Mahasiswa /Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Agama Islam (Forkom BEM/Dema PTAI) se-Indonesia resmi menetapkan M. Mu’tasim Billah sebagai Presidium Nasional terpilih periode 2025–2027.
Penetapan ini dilakukan dalam sidang pleno terakhir Kongres yang digelar di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, Kamis 30 Oktober 2025.
Kongres yang berlangsung sejak 28–31 Oktober 2025 ini mengusung tema “Konsolidasi Gerakan Mengawal Kebangsaan dan Keberagaman”. Forum bergengsi tersebut dihadiri lebih dari 500 delegasi BEM dan DEMA dari berbagai Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri maupun Swasta se-Indonesia, serta berbagai tokoh nasional dan akademisi.
Baca juga: Kongres BEM PTAI Se-Indonesia di Palembang, Wamentan: Pemuda Agen Perubahan dan Pelopor Keberagaman
Pembukaan Kongres V ini dilakukan secara resmi oleh Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono, yang menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam menjaga ketahanan pangan dan memperkuat sektor pertanian berbasis inovasi generasi muda.
“Mahasiswa PTAI merupakan kekuatan moral bangsa yang harus menjadi pelopor dalam menjaga nilai kebangsaan dan keberagaman,” ujarnya, Jumat (31/10/2025).
Selama empat hari pelaksanaan, Kongres V Forkom BEM/Dema PTAI menjadi ruang dialog dan konsolidasi nasional bagi mahasiswa PTAI untuk memperkuat gerakan intelektual, sosial, dan keagamaan. Rangkaian kegiatan meliputi seminar nasional, sarasehan kebangsaan, sidang pleno, serta pembahasan isu-isu strategis yang menyangkut masa depan pendidikan Islam dan arah gerakan mahasiswa Indonesia.
Baca juga: Kisah Prajurit Marinir Selamat dari Maut usai Ditolong Hantu Laut saat Terombang-ambing selama 3 Hari
Melalui musyawarah mufakat, M. Mu’tasim Billah terpilih sebagai Presidium Nasional yang baru. Keputusan tersebut disahkan dalam sidang pleno terakhir yang dihadiri seluruh perwakilan wilayah dan kampus anggota Forkom BEM/Dema PTAI.
Dalam pidato perdananya usai terpilih, M. Mu’tasim Billah menegaskan komitmennya untuk menjadikan Forkom BEM/Dema PTAI sebagai wadah kolaborasi dan kaderisasi kepemimpinan mahasiswa Islam Indonesia.
“Kita harus terus menjaga marwah mahasiswa PTAI sebagai pelopor moderasi beragama dan penggerak perubahan sosial. Gerakan ini bukan sekadar wadah aspirasi, tetapi pusat pengabdian intelektual bagi kemajuan bangsa,” ujarnya.
Mu’tasim Billah juga menambahkan Forkom BEM/Dema PTAI akan diarahkan menjadi wadah konsolidasi ide dan aksi mahasiswa yang progresif, adaptif, serta responsif terhadap isu-isu nasional dan keumatan.
“Kita akan memperkuat literasi kebangsaan, memperluas jejaring gerakan, dan meneguhkan semangat moderasi beragama sebagai jati diri mahasiswa Islam Indonesia. Gerakan ini harus menjadi oase di tengah keringnya moralitas dan tantangan globalisasi,” tambahnya.
Mu’tasim Billah menyatakan, Kongres V Forkom BEM/Dema PTAI menjadi tonggak penting dalam perjalanan organisasi mahasiswa Islam tingkat nasional. Selain menjadi ajang regenerasi kepemimpinan, forum ini juga melahirkan rekomendasi strategis bagi peran mahasiswa dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan, demokrasi, dan keberagaman di tengah tantangan global.
Pidato Mu’tasim disambut antusias oleh peserta kongres yang memadati aula utama UIN Raden Fatah Palembang. Suasana penuh semangat kebersamaan mencerminkan kuatnya komitmen mahasiswa PTAI untuk menjaga keutuhan bangsa melalui kerja intelektual dan sosial berkelanjutan.
Dengan terpilihnya M. Mu’tasim Billah sebagai Presidium Nasional yang baru, diharapkan Forkom BEM/Dema PTAI mampu melanjutkan tradisi intelektual dan moral mahasiswa Islam Indonesia untuk terus berkontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan agama.
Penetapan ini dilakukan dalam sidang pleno terakhir Kongres yang digelar di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, Kamis 30 Oktober 2025.
Kongres yang berlangsung sejak 28–31 Oktober 2025 ini mengusung tema “Konsolidasi Gerakan Mengawal Kebangsaan dan Keberagaman”. Forum bergengsi tersebut dihadiri lebih dari 500 delegasi BEM dan DEMA dari berbagai Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri maupun Swasta se-Indonesia, serta berbagai tokoh nasional dan akademisi.
Baca juga: Kongres BEM PTAI Se-Indonesia di Palembang, Wamentan: Pemuda Agen Perubahan dan Pelopor Keberagaman
Pembukaan Kongres V ini dilakukan secara resmi oleh Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono, yang menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam menjaga ketahanan pangan dan memperkuat sektor pertanian berbasis inovasi generasi muda.
“Mahasiswa PTAI merupakan kekuatan moral bangsa yang harus menjadi pelopor dalam menjaga nilai kebangsaan dan keberagaman,” ujarnya, Jumat (31/10/2025).
Selama empat hari pelaksanaan, Kongres V Forkom BEM/Dema PTAI menjadi ruang dialog dan konsolidasi nasional bagi mahasiswa PTAI untuk memperkuat gerakan intelektual, sosial, dan keagamaan. Rangkaian kegiatan meliputi seminar nasional, sarasehan kebangsaan, sidang pleno, serta pembahasan isu-isu strategis yang menyangkut masa depan pendidikan Islam dan arah gerakan mahasiswa Indonesia.
Baca juga: Kisah Prajurit Marinir Selamat dari Maut usai Ditolong Hantu Laut saat Terombang-ambing selama 3 Hari
Melalui musyawarah mufakat, M. Mu’tasim Billah terpilih sebagai Presidium Nasional yang baru. Keputusan tersebut disahkan dalam sidang pleno terakhir yang dihadiri seluruh perwakilan wilayah dan kampus anggota Forkom BEM/Dema PTAI.
Dalam pidato perdananya usai terpilih, M. Mu’tasim Billah menegaskan komitmennya untuk menjadikan Forkom BEM/Dema PTAI sebagai wadah kolaborasi dan kaderisasi kepemimpinan mahasiswa Islam Indonesia.
“Kita harus terus menjaga marwah mahasiswa PTAI sebagai pelopor moderasi beragama dan penggerak perubahan sosial. Gerakan ini bukan sekadar wadah aspirasi, tetapi pusat pengabdian intelektual bagi kemajuan bangsa,” ujarnya.
Mu’tasim Billah juga menambahkan Forkom BEM/Dema PTAI akan diarahkan menjadi wadah konsolidasi ide dan aksi mahasiswa yang progresif, adaptif, serta responsif terhadap isu-isu nasional dan keumatan.
“Kita akan memperkuat literasi kebangsaan, memperluas jejaring gerakan, dan meneguhkan semangat moderasi beragama sebagai jati diri mahasiswa Islam Indonesia. Gerakan ini harus menjadi oase di tengah keringnya moralitas dan tantangan globalisasi,” tambahnya.
Mu’tasim Billah menyatakan, Kongres V Forkom BEM/Dema PTAI menjadi tonggak penting dalam perjalanan organisasi mahasiswa Islam tingkat nasional. Selain menjadi ajang regenerasi kepemimpinan, forum ini juga melahirkan rekomendasi strategis bagi peran mahasiswa dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan, demokrasi, dan keberagaman di tengah tantangan global.
Pidato Mu’tasim disambut antusias oleh peserta kongres yang memadati aula utama UIN Raden Fatah Palembang. Suasana penuh semangat kebersamaan mencerminkan kuatnya komitmen mahasiswa PTAI untuk menjaga keutuhan bangsa melalui kerja intelektual dan sosial berkelanjutan.
Dengan terpilihnya M. Mu’tasim Billah sebagai Presidium Nasional yang baru, diharapkan Forkom BEM/Dema PTAI mampu melanjutkan tradisi intelektual dan moral mahasiswa Islam Indonesia untuk terus berkontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan agama.
(cip)
Lihat Juga :