Tingkatkan Jangkauan Pasar, BUMD DKI Ini Pastikan Akses Pangan dengan Harga Terjangkau
Kamis, 30 Oktober 2025 - 07:32 WIB
loading...
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya Raditya Endra Budiman mengoptimalkan pelaksanaan pasar murah di seluruh wilayah Jakarta. Hingga triwulan ketiga tahun 2025, BUMD DKI Jakarta ini telah melaksanakan 808 pasar murah. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Memastikan mendapatkan akses pangan terjangkau, Perumda Dharma Jaya mengoptimalkan pelaksanaan pasar murah di seluruh wilayah Jakarta. Hingga triwulan ketiga tahun 2025, tercatat BUMD DKI Jakarta ini telah melaksanakan 808 kegiatan pasar murah.
Jumlah ini telah melampui target awal sebesar 695 pasar murah, bahkan diproyeksikan akan tembus hingga 975 pasar murah.
Baca juga: Dharma Jaya Gencarkan Ekonomi Lokal lewat Waralaba Djawara
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya Raditya Endra Budiman mengatakan, capaian ini menunjukkan tingginya minat sekaligus kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau.
“Kami bergerak cepat. Awalnya mengejar target, tapi ternyata bisa terpenuhi bahkan sebelum waktunya. Karena antusiasme warga tinggi dan kebutuhannya besar, kami terus lanjutkan dan optimistis tembus ke angka 900 kegiatan pasar murah,”ujar Raditya, Rabu (29/10/2025).
Salah satu faktor utama keberhasilan ini adalah harga yang lebih murah dari harga pasar serta variasi produk yang sesuai kebutuhan rumah tangga seperti daging dan telur yang menjadi primadona pembeli.
“Kita memang menjual beberapa barang di bawah harga pasar. Itu sebabnya masyarakat sangat antusias datang ke bazar murah Dharma Jaya. Selain itu, kita mencoba memenuhi permintaan kebutuhan pangan masyarakat,” ucapnya.
Untuk memperluas jangkauan layanan masyarakat, pihaknya menambah armada mobil keliling menjadi 16 unit, dari sebelumnya hanya 8 unit. Mobil-mobil ini beroperasi setiap hari berkeliling ke berbagai kelurahan, RPTRA, rumah susun, dan fasilitas publik di seluruh wilayah Jakarta.
Tidak hanya itu, Dharma Jaya juga mengembangkan sistem hub pangan bekerja sama dengan Perumda Pasar Jaya agar masyarakat bisa membeli bahan pokok murah setiap hari tanpa harus menunggu giliran pasar keliling.
“Kalau hub pangan ini tetap ada di lokasi. Jadi warga bisa datang langsung setiap hari untuk membeli kebutuhan pokok murah,” kata Raditya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Hasudungan Sidabalok mendukung upaya Perumda Dharma Jaya dalam memperluas akses pangan terjangkau bagi masyarakat.
Peningkatan jumlah pasar murah hingga melampaui target menunjukkan sinergi yang baik antara BUMD pangan dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga.
“Capaian ini bukan hanya soal angka, tetapi bukti bahwa program pangan murah ini memang dibutuhkan warga. Dharma Jaya mampu bergerak cepat dan adaptif, sehingga manfaatnya dirasakan langsung masyarakat luas,” ungkapnya.
Pihaknya akan terus mendukung perluasan jangkauan layanan, termasuk penguatan sistem hub pangan dan operasional mobil pasar keliling.
“Kami memastikan dukungan penuh agar upaya yang telah berjalan baik ini terus berkelanjutan. Harapannya, tidak hanya menjaga keterjangkauan harga dan pasokan pangan, tetapi juga membantu pengendalian inflasi Jakarta secara konsisten,” ujarnya.
Jumlah ini telah melampui target awal sebesar 695 pasar murah, bahkan diproyeksikan akan tembus hingga 975 pasar murah.
Baca juga: Dharma Jaya Gencarkan Ekonomi Lokal lewat Waralaba Djawara
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya Raditya Endra Budiman mengatakan, capaian ini menunjukkan tingginya minat sekaligus kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau.
“Kami bergerak cepat. Awalnya mengejar target, tapi ternyata bisa terpenuhi bahkan sebelum waktunya. Karena antusiasme warga tinggi dan kebutuhannya besar, kami terus lanjutkan dan optimistis tembus ke angka 900 kegiatan pasar murah,”ujar Raditya, Rabu (29/10/2025).
Salah satu faktor utama keberhasilan ini adalah harga yang lebih murah dari harga pasar serta variasi produk yang sesuai kebutuhan rumah tangga seperti daging dan telur yang menjadi primadona pembeli.
“Kita memang menjual beberapa barang di bawah harga pasar. Itu sebabnya masyarakat sangat antusias datang ke bazar murah Dharma Jaya. Selain itu, kita mencoba memenuhi permintaan kebutuhan pangan masyarakat,” ucapnya.
Untuk memperluas jangkauan layanan masyarakat, pihaknya menambah armada mobil keliling menjadi 16 unit, dari sebelumnya hanya 8 unit. Mobil-mobil ini beroperasi setiap hari berkeliling ke berbagai kelurahan, RPTRA, rumah susun, dan fasilitas publik di seluruh wilayah Jakarta.
Tidak hanya itu, Dharma Jaya juga mengembangkan sistem hub pangan bekerja sama dengan Perumda Pasar Jaya agar masyarakat bisa membeli bahan pokok murah setiap hari tanpa harus menunggu giliran pasar keliling.
“Kalau hub pangan ini tetap ada di lokasi. Jadi warga bisa datang langsung setiap hari untuk membeli kebutuhan pokok murah,” kata Raditya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Hasudungan Sidabalok mendukung upaya Perumda Dharma Jaya dalam memperluas akses pangan terjangkau bagi masyarakat.
Peningkatan jumlah pasar murah hingga melampaui target menunjukkan sinergi yang baik antara BUMD pangan dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga.
“Capaian ini bukan hanya soal angka, tetapi bukti bahwa program pangan murah ini memang dibutuhkan warga. Dharma Jaya mampu bergerak cepat dan adaptif, sehingga manfaatnya dirasakan langsung masyarakat luas,” ungkapnya.
Pihaknya akan terus mendukung perluasan jangkauan layanan, termasuk penguatan sistem hub pangan dan operasional mobil pasar keliling.
“Kami memastikan dukungan penuh agar upaya yang telah berjalan baik ini terus berkelanjutan. Harapannya, tidak hanya menjaga keterjangkauan harga dan pasokan pangan, tetapi juga membantu pengendalian inflasi Jakarta secara konsisten,” ujarnya.
(jon)
Lihat Juga :